Suamiku Seorang MAFIA

Suamiku Seorang MAFIA
Dia masih hidup


__ADS_3

***


Di mobil Rean,


Rean baru saja mendapatkan laporan dari para anggotanya mengenai anak kecil bernama Levi yang tidak sengaja ia jumpai.


Jantungnya berdegup sangat cepat, dia menjadi gugup saat membuka laporan itu. dia mengatur pernafasan nya untuk menenangkan betapa bersemangat nya dia.


Rean mengepalkan tangannya dan kemudian membuka laporan itu, hanya dari satu foto dia merasakan getaran yang sudah lama mati.


Matanya langsung berkaca-kaca dan tangannya bergetar hebat, dia tersenyum namun juga menangis, dia menyentuh wajah yang ada di foto yang sedang ia genggam.


"Lily, ini adalah istriku, hahahaha, sudah kuduga, aku, aku tidak pernah salah, dia tidak meninggalkan ku, lihatlah ini istriku, dia masih hidup, aku akan mati jika saja ini hanya imajinasi ku," Rean tertawa dan juga menangis disaat yang bersamaan.


Dia mengedipkan matanya berkali-kali, dia berada di tahap dimana dia sudah tidak bisa membedakan kenyataan dan imajinasi.


Apalagi sekarang imajinasi nya akan Lily semakin sering terjadi, jadi dia takut jika kali ini yang ada di foto itupun hanya imajinasi nya saja.


"Sammy! Sammy, Li ... lihat foto ini, apakah, apakah sama wajahnya dengan yang ada di ponselku?" tangannya yang bergetar menyodorkan sebuah foto yang di kirimkan oleh anak buahnya untuk menyelidiki anak keicl tadi juga Poto Lily yang ada di ponselnya.


Sammy membelalakkan matanya dan seperti tidak percaya apa yang ia lihat, dia mengedipkan matanya dan ikut terkejut.

__ADS_1


Melihat ekspresi Sammy, Rean menunduk. "Sudah kuduga, ini pasti hanya imajinasi ku saja, tidak mungkin dia bisa meninggalkan ku begitu saja jika dia masih hidup," ekspresinya jadi lesu dan semangatnya hampir memudar lagi.


"Ti ... tidak Bos, wajah yang ada di laporan ini dan yang ada di ponsel mu sama persis," sahut Sammy dengan nada yang memburu karena ikut terkejut.


"APA? BENARKAH?" nadanya meninggi dan ia kembali melihat foto itu, dia membaca dengan cepat semua laporan singkat yang sudah di kumpulkan oleh anak buahnya.


Di beberapa foto, terlihat sekali jika Lily seperti menikmati hidupnya dan tertawa bahagia, hanya melihat itu saja sudah menunjukkan kebahagiaan tidak ternilai bagi Rean.


Seolah dia sedang di berikan keajaiban paling berharga sepanjang hidupnya, itulah yang dirasakan oleh Rean sekarang.


Tetapi setelah itu ia melihat foto seorang pria bernama Nick, dia bahkan menggandeng tangan putranya, Rean sangat yakin jika Levi adalah putra kandungnya.


"Rencana apa Bos?" sahut Sammy sudah siap sedia, dia merasa rencana kali ini adalah rencana menantang penuh maut, karena tadi Rean mengatakan jika misi itu adalah misi tentang masa depan.


"Rencana merebut kembali istri dan putraku! jika saja benar dia adalah dalangnya, maka dia akan merasakan akibatnya!" ketus Rean mengepal tangannya dengan kuat.


Namun, diatas segalanya dia sangat bahagia, rasanya ini seperti mimpi, dan dia tidak ingin bangun.


***


Disaat yang sama di kediaman Nick,

__ADS_1


Serry sudah menceritakan semua yang terjadi saat di mall, sekarang, Nick akhirnya tahu seberapa jauh pun dia menjauhkan Lily takdir sepertinya tidak akan bisa memisahkan mereka.


"Apakah aku memang sudah tidak memiliki kesempatan? aku juga mencintai Lily, tetapi mengapa hanya pria itu yang memiliki hatinya? bahkan saat dia tidak mengingat apapun, hatinya tetap tidak berubah!" wajahnya menunduk dan matanya terpejam.


Selama lima tahun dia mencoba menikahi Lily, tetapi tidak sekalipun Lily menerima nya, Lily tidak mengingat apapun tetapi matanya tidak pernah bisa menyembunyikan kerinduan yang tidak pernah ia tahu.


"Tring ... Tring ... Tring,"


Tiba-tiba ponselnya berdering, dan itu adalah dari assiten pribadinya.


"Halo Pak, ada masalah di kantor, saya harap Bapak datang segera," suara assiten nya itu panik, dan sepertinya Nick sudah tahu alasannya.


"Baiklah aku akan segera kesana," sahut Nick langsung mematikan panggilan nya dan pergi ke kantor.


"Sudah di mulai ya," gumamnya dalam hati.


Nick yang sudah tahu semua konsekuensi yang akan ia terima pergi ke kantor, sedangkan Rean saat ini sedang datang menuju rumahnya.


***


Jangan lupa di like 🥰

__ADS_1


__ADS_2