Suamiku Seorang MAFIA

Suamiku Seorang MAFIA
Istri kesayangan ketua mafia


__ADS_3

***


Liburan selama satu minggu akhirnya berlalu, kebahagiaan yang dirasakan oleh Lily merebak ke segala arah, dia tersenyum lebar sekali, dia memeluk suaminya terus menerus.


Hari ini Lily sedang dalam suasana hati yang baik, dia ingin terus menerus memeluk suaminya.


"Sayang, apakah menjadi mafia itu menyenangkan?" tiba-tiba pertanyaan itu tercetus dari Lily, mereka sudah ada di dalam mobil menuju kediaman mereka.


"Hmm? kenapa kau menanyakan itu? apakah kau sudah menerima profesiku sebagai seorang mafia?" Rean mencubit lembut pipi istrinya, dia mengusap lengannya lembut dan menyadarkan kepala istrinya ke dadanya.


"Umm, kalau aku bilang aku mau menjadi mafia bagaimana? tidakkah menurutmu itu keren, suaminya mafia dan istrinya mafia juga, jadi kita bisa bekerja bersama setiap hari, selalu bergandengan tangan, tertawa lalu makan siang bersama saat pekerja selesai, lalu kita bisa jalan-jalan jika pekerjaan kita sudah longgar," dengan mata yang berbinar dan wajah polos Lily menjelaskan dengan gerakan tangan seperti biasa.


Wajahnya penuh ekspresi dan membuatnya semakin lucu.


"Pffft!"

__ADS_1


Supir yang membawa Rean dan istrinya, yang juga merupakan anggota mafia Rean tertawa tidak bisa menutupi lagi, sungguh ucapan Lily sangat konyol.


Menurut Lily menjadi mafia itu sama saja seperti pekerjaan kantor biasa, dia mejelaskan dengan pemikirannya yang sangat sederhana.


"Ck! beraninya kau tertawa pada istriku yang sangat pintar ini!" Rean langsung melihat tajam kearah anggota nya itu membuat anggotanya langsung terdiam dan menunduk.


"Ma ... maafkan saya Bos," ucapan menunduk sembari menelan salivanya.


"Sayang, kalau kau menjadi mafia siapa nanti yang akan menjaga Levi dan calon bayi kita? jika kita bekerja bagaimana dengan anak kita?" Rean tersenyum, dia tidak akan langsung menolak, jika dia menolak pasti Lily akan kesal dan melakukan hal-hal di luar nalar lagi.


Termasuk supir itu lagi, dia tertawa lagi dan tidak bisa menahan dirinya, menurutnya istri bos-nya ini terlalu lucu dan apa yang dia katakan selalu membuat orang tertawa.


"Aku akan menghajar mu nanti lihatlah!" Rean kesal, dia tidak ingin ada yang mentertawakan jawaban istrinya, walaupun itu anak buahnya sendiri.


Anak buahnya itu tiba-tiba keringat dingin, mulutnya memang tidak pernah bisa menuruti apa yang diinginkan nya, kali ini dia akan dihukum karena tertawa mendengar jawaban istri bos-nya yang lucu.

__ADS_1


"Hah, nasibku yang malang," gumamnya tetap melanjutkan mobilnya.


Waktu akhirnya berlalu, Rean selalu kurang tidur, istrinya yang mengidam kali ini sungguh berada di taraf yang sangat merepotkan, kadang Rean akan dibuat tidur diluar karena menurut Lily Rean bernafas terlalu keras.


Atau kadang Rean harus menemani Lily seharian padahal saat itu ada misi penting, yang menjadi penyelamat Rean adalah para anak buahnya yang juga posesif terhadap bos-nya ini, yaitu ke tiga serangkai Sammy, Loki dan Finn.


Mereka akan melakukan segalanya pada bosnya ini.


Hari ini sudah lima bulan kandungan Lily, di markas rahasia Rean sedang berjalan mondar-mandir, dia akan mengetahui jenis kelamin anaknya yang masih ada di dalam kandungan.


Rean tidak diijinkan Lily menemani, karena katanya dia sedang sensitif, jadi Rean hanya bisa menunggu.


Semua anak buahnya dibuat tegang, melihat bos mereka tegang, "Aku tidak tahu hanya untuk mengetahui jenis kelamin anak sebegini tegangnya," ketusnya masih tidak bisa tenang.


***

__ADS_1


Menurut kalian jenis kelamin anak Rean yang kedua apa hayo? hehe ( author )


__ADS_2