Suamiku Seorang MAFIA

Suamiku Seorang MAFIA
BONUS


__ADS_3

***


"Sayang, bagaimana hasilnya? apakah pembibitan yang kita lakukan setiap hari sudah membuahkan hasil?" seru Rean dengan wajah yang sangat antusias, dia menunggu istrinya menunjukkan hasil test kehamilan.


Rean ingin segera memiliki anak kedua, dia merasa iri dan kesal pada Nick karena telah mengambil waktu berharga saat istrinya sedang hamil anak pertama mereka yaitu Levi.


"Kau mengatakan nya dalam bahasa yang aneh, tapi dugaan mu benar sayang, aku hamil anak kedua kita," Lily menunjukkan alat kecil yang ia gunakan untuk mengetahui ia hamil atau tidak.


"Benarkah? benarkah? sayang, aku tidak pernah sebahagia ini sebelumnya, ini harus di rayakan!" Rean dengan erat memeluk istrinya dan menggendongnya karena terlalu kegirangan.


Bagaimana tidak, setiap malam dan jika ada waktu luang dia berusaha keras untuk melakukan pembibitan dengan istrinya ini, dia sudah tidak sabar ingin melalui proses sebagai ayah, dia ingin merasakan dan melihat istrinya melahirkan anak untuknya.


"Tu ... turunkan aku, aku kan bukan anak kecil yang harus di gendong seperti ini, sebagai gantinya, boleh kah kau cuti dari permafiaan mu selama satu minggu? kita bisa liburan dengan Levi, hitung-hitung sebagai bulan madu kita," dengan mata bulatnya dan bibirnya yang imut dia berbicara dengan sangat menggemaskan pada suaminya ini.


"Dasar suami tidak peka! aku harus melakukan cara ini agar dia membawaku bukan madu! Ais, tapi tidak masalah lah, lagian kami juga sudah menjadi suami istri, tidak peduli siapa yang bilang lebih dulu," decak Lily dalam hatinya.


Dia merasa ketidakpekaan suaminya ini sama sekali tidak bisa berubah, Rean hanya ingin bersama Lily sepanjang waktu tetapi tidak pernah berpikir untuk membawanya liburan bersama.


"Cup ... cup ... cup!"


Rean mencium istrinya berkali-kali, wajahnya sangat berbinar dan kebahagiaan nya meluap-luap.

__ADS_1


"Sayang, aku akan melakukan segalanya untukmu, tentu saja kita akan pergi jika itu mau mu, apakah ada permintaan yang lain? katakan saja sayang, aku akan melakukan apa saja," Rean melonggarkan sedikit pelukannya dan berbicara tepat di depan wajah istrinya.


Mendengar itu Lily tersenyum, di peluknya kembali suaminya ini.


"Tidak sayang, kau tahu hanya bersamamu saja sudah merupakan hadiah yang paling berharga untukku, kau hanya perlu mencintai ku seumur hidupmu, itu sudah sangat cukup bagiku," suara lembut itu menghangatkan hati Rean, betapa beruntungnya dia menikahi Lily, seseorang yang memberikan nya kehangatan dan rasa cinta yang berlimpah.


"Kau tahu, aku akan mencintaimu bahkan di kehidupan berikutnya," bisik Rean mempererat pelukannya.


Untuk merayakan kehamilan istrinya, Rean memberikan surprise untuk istrinya, mereka makan malam bersama Winston dan Luna, juga ada ibunya, Hera, sedangkan Sean sedang melakukan hal-hal yang tidak ia suka menjadi Raja di Eden.


***


Hari sebelum keluarga kecil Rean liburan dengan istri dan anaknya dia melakukan makan malam bersama orang-orang terdekatnya.


"Aku hanya ingin mendapatkan pacar, sepertinya hidupku tidak berwarna sama sekali, aku akan mengambilnya cuti setelah ini dan mencari pacar," gumam Sammy dalam mode berapi-api saat mengangkat gelas wine di tangannya.


Sedangkan Winston memandangi Luna dengan tatapan paling tajam yang pernah ada.


"Aku juga, aku juga ingin punya anak lagi, aku juga ingin merayakan hal-hal seperti ini, baiklah sehabis ini aku akan berolahraga panas dengan istriku, hehe, rencana telah tersusun dengan rapih, malam ini dia akan kuhabisi," gumam Winston tiba-tiba ekspresi nya berubah tersenyum sangat nakal.


Bulu kuduk Luna jadi merinding, ia hanya bisa geleng-geleng saat melihat suaminya ini.

__ADS_1


Winston meminum wine yang ada di gelasnya dan menatap istrinya dengan intens, itu membuat tampilan Winston terlihat sangat garang dan jantan.


"Aku yakin malam ini aku akan kelelahan sampai hampir pingsan, yang bisa kulakukan sekarang ini hanyalah mengisi energi ku," gumam Luna memakan makanan untuk mengisi energi nya.


Dia tahu betul suaminya, suaminya ini memiliki gairah yang sangat besar terhadap nya, juga memiliki sifat mendominasi dan kurang suka tertinggal, Luna yakin jika suaminya ini sedang berapi-api untuk mencetak anak ketiga mereka.


Di tempat yang tidak jauh dari mereka, sepertinya Axel dan Levi menjadi akrab, mereka menyukai dan tertarik dengan hal yang sama, mereka suka mengotak-atik sebuah barang seperti teknisi dan memiliki ketertarikan untuk memperbaiki nya lagi.


Mereka sedang berbincang seperti halnya orang dewasa dan Alexa hanya menjadi pendengar yang baik, dia bolak balik melihat kearah kakaknya dan Levi, mengikuti siapa yang sedang berbicara.


***


Disaat yang sama di kerajaan Eden,


"Bos, apakah kau yakin? kau akan kena masalah jika para petinggi kerajaan tahu," seru Logan yang sudah tidak habis pikir dengan Bos-nya ini.


"Tidak kah kau bosan hanya meminum jus setiap hari, sudahlah nikmati saja, aku juga sudah rindu dengan kehangatan tubuh seorang gadis, hehe, malam ini aku akan menunjukkan bagaimana seorang pria jantan bersaksi," Sean berbicara sembari mengatur waktu di jam tangannya, sekarang ini dia sedang menghasut penasehat pribadinya, yang tidak lain adalah Logan untuk menyusup dan menyamar menjadi orang biasa untuk bisa bersenang-senang di klub malam.


Logan yang tahu dia tidak akan bisa mempengaruhi bos-nya ini hanya bisa geleng-geleng, sesungguhnya dia juga ingin sekali-kali keluar dan menikmati hidup seperti ini.


***

__ADS_1


Bonusnya sekian dulu ya hehe 🥰


__ADS_2