System Kocok Dadu

System Kocok Dadu
100 Milyar dolar Original


__ADS_3

Arlot turun ke lantai bawah, terlihat Levi dan yang lainnya sedang membongkar kotak-kotak senjata yang ada di tempat tersebut.


"Bagaimana Levi, apa semuanya barang bagus?" tanya Arlot saat baru turun ke bawah.


"Tuan, banyak sekali Narkoba, senjata hanya beberapa kotak saja," jawab pria paruh baya itu tidak berdaya.


Arlot mengernyitkan dahi, pria itu segera melihat kotak-kotak Narkoba yang memang sangat banyak.


"Cepat hancurkan, jangan sampai tuan Adelray melihatnya, untuk senjatanya kalian rapikan segera!" perintah Arlot tegas.


"Tuan, bukankah ini bisa kita jual? Kenapa harus dihancurkan?" tanya Levi yang merasa aneh.


"Bodoh! Apa kamu ingin di bunuh tuan Adelray? Beliau tidak suka dengan obat-obatan haram, kalaupun mau menjual barang, ia hanya memperbolehkan transaksi senjata saja, apa kau mengerti!" bentak Arlot kepada pria paruh baya tersebut.


"Me-Mengerti tuan," jawab Levi ketakutan.


Memang aneh peraturan Seva, karena Mafia tapi tidak mau bertransaksi barang ilegal tersebut. Namun, Arlot tahu dari Luci, jika Seva sebenarnya bukanlah seorang Mafia. Ia hanyalah sosok orang baik yang terjebak dalam kehidupan dunia gelap.


Awalnya Arlot tidak mempercayai hal tersebut, akan tetapi setelah mengikuti Seva. Ia juga berpikiran sama dengan Luci.


Arlot tidak membenci Seva sama sekali walau bagi para Mafia tindakannya itu naif, karena bagi pria itu sekarang, kehidupannya lebih berarti lagi saat bertemu dengan Seva, dirinya yang dulu tidak pernah merasakan kehangatan keluarga, setelah Seva menjadi bosnya, kehangatan itu ada, terbukti dari Seva yang tidak membiarkannya turun langsung ke medan perang. Bosnya itu lebih memilih dirinya sendiri yang terjun langsung, hal itu saja sudah membuat Arlot semakin mengagumi Seva.


Barang-Barang ilegal tersebut lamgsung di bakar oleh Levi dan yang lainnya dihalaman depan Markas.


"Padahal ini kalau dijual dapat ratusan juta dolar kita," ucap Levi tidak berdaya.


"Mau bagaimana lagi, tampaknya tuan Adelray tidak butuh uang sama sekali," jawab rekannya santai.


Levi hanya tersenyum kecut, ia masih belum paham kenapa pria yang berdarah dingin jika berhadapan dengan musuhnya, malah melarang mereka bermain dengan obat-obatan terlarang tersebut.


Bagi mereka kata Mafia pasti sudah terdengar buruk di mata semua orang, lalu apa yang dicari bosnya itu? Levi hanya bisa menerka-nerka saja.


...***...


Sementara itu Arlot sedang mengawasi bawahannya merapikan senjata yang ada di kotak. Mereka memisahkannya, mengambil yang kiranya akan digunakan, sisanya nanti akan mereka jual.


"Kau sudah bangun," ucap Roni yang baru turun dari atas saat sudah siang.


"Ubah jam tidurmu, kalau mau berguna untuk tuan Adelray," tegur Arlot.


"Iya-Iya, aku tahu itu, biasanya juga aku bangun pagi, kemarin terlalu banyak minum dengan tuan Adelray lalu di sambung dengan kamu," jawabnya sambil duduk di sebelah Arlot.


Roni melihat kotak-kotak yang sedang di bongkar, pria itu mengernyitkan dahi ketika kotak-kotak obat terlarang tidak ada di sana dan hanya ada kotak senjata saja.


"Arlot, kotak yang lainnya mana?" tanya Roni memastikan.

__ADS_1


"Sudah suruh mereka bakar," tunjuk Arlot keluar.


"Astaga, apa kamu bodoh? Itu nilainya ratusan juta dolar!" Roni beranjak dari duduknya akan menghentikan bawahan yang membakar kotak-kotak obat terlarang tersebut.


Arlot menarik baju bagian belakang Roni, hingga pria itu terjungkal jatuh karena masih mabuk.


Brug


"Aduh!" pekiknya ketika jatuh terduduk.


"Apa-apaan kamu ini Arlot!" bentaknya kesal.


"Kamu yang apa-apaan, sudah menjadi bawahan tuan Adelray tapi tidak tahu apa saja yang di inginkannya," jawabnya santai.


Roni mengernyitkan dahi. "Apa maksudmu?" tanyanya sambil beranjak berdiri.


"Tuan Seva tidak butuh uang," jawab Arlot singkat.


"Eh," Roni tertegun mendengar hal tersebut.


Bagaimana dia tidak tertegun kalau seorang Mafia yang seharusnya mengumpulkan banyak uang untuk menggaji para bawahannya tidak butuh uang?


Lantas bagaimana Seva membayar mereka semua? Pertanyaan demi pertanyaan muncul di kepala Roni.


Roni di buat semakin bingung dengan kata-kata Arlot, pebisnis yang menjadi Mafia.


Roni membelalakkan mata lebar, lalu duduk dan bertanya dengan semangat. "Bisnis apa yang dilakukan tuan Adelray?"


Arlot menggelengkan kepalanya. "Aku tidak tahu, dia juga tidak pernah bilang padaku."


Arlot tidak berbohong kepada Roni, faktanya Seva tidak pernah memberitahukan dari mana ia dapat uang. Sehingga membuat Arlot mengambil kesimpulan jika bisnis tuannya sangat rahasia, padahal Seva dapat uang dari Sistem.


Roni hanya bisa terdiam, ia sekarang bertambah kagum dengan Seva, pasalnya Mafia yang memiliki bisnis sendiri biasanya sangatlah kaya raya.


Seperti contohnya orang terkaya di dunia yang dikenal semua orang. Rokie Mekaja, pria itu sangatlah kaya sampai-sampai sudah memiliki pulau sendiri untuk membangun Istananya, dimana tempat tersebut sangatlah megah dan Mewah bagaikan surga dunia.


Kekayaan Rokie Mekaja berasal dari bisnisnya yang tersebar luas di seluruh penjuru dunia dan desas-desus mengatakan kalau sosok tersebut juga merupakan seorang mafia, karena itulah ia lancar dalam berbisnis.


Roni berpikir sampai jauh ke sana, ia berharap bos barunya itu juga akan mengikuti jejak Rokie.


...***...


Bersamaan dengan Roni yang sedang berpikir jauh menerawang angan-angan.


Seva terbangun dari tidurnya, sepeti biasa sosok tersebut bangun perlahan agar tidak membangunkan kedua wanitanya.

__ADS_1


[Tuan, apa anda ingin mengocok Dadu?]


Sistem memberikan pemberitahuan kepada Seva.


Seva menghela napas. "Ya Kocok sekarang," jawabnya sambil bergegas ke kamar mandi.


[ Mulai mengocok Dadu!]


Layar hologram menunjukkan Dadu yang di kocok kemudian dilemparkan, tidak berselang lama Dadu berhenti.


[Selamat anda mendapatkan uang 100 Milyar dolar Original!]


[ Status ]


Sistem Kocok Dadu Evolusi 1


Nama : Seva Adelray


Umur : 24 tahun


Tinggi: 176 cm


Berat : 66 Kg


Tubuh : Manusia Unik


Kemampuan : menggunakan senjata Api berbagai jenis / Beladiri Kuno / Fisik Kuat / Ahli Medis / Regenerasi/ Kebal Racun / Penyamaran /


Penyimpanan dimensi : Katana /


Toko Sistem :


Berbagai jenis senjata ( Klik )


Berbagai Obat Langka ( Klik )


Kemampuan Langka ( Klik )


Saldo Sistem :101.009.709.000 dolar Original.


Saldo Kekayaan Host : 300.000.000.000 dolar Original.


Harga toko barang toko Sistem semakin mahal kualitasnya semakin baik.]


Seva tertegun ketika mendapatkan uang sebanyak itu, ia pikir untuk apa uang tersebut. Padahal Sistem memberikannya banyak uang karena tuannya membutuhkan untuk memberikan gaji kepada bawahannya.

__ADS_1


__ADS_2