
...Romance 108. Membeli AC...
Hari Sabtu pun tiba yang mana Arya telah berjanji untuk menemani Haruka ke sebuah tempat.
Dan, setibanya di rumah Paman Bayu. Arya pun menekan bel pintu yang tidak lama Haruka keluar dengan ekspresi senang dan Arya pun menyapa nya.
"Selamat pagi, Haruka!"
"Pagi juga, Arya! Ayo kita berangkat!" seru Haruka yang sontak meraih tangan dan membawa Arya pergi. "Ayah, Ibu. Kami pergi!"
Haruka yang berpakaian santai dengan celana jeans, kaos dengan sweater menutup kaos nya mengajak Arya pergi ke sebuah tempat.
"Haruka, memang kamu ingin membawa ku kemana?" tanya Arya seraya melangkah.
"Arya, antar kan aku ke Kupang untuk beli AC!" jawab Haruka seraya berjalan disamping Arya.
"Baiklah, Ayo!" jawab Arya.
Setelah itu, Arya dan Haruka pun pergi ke pulau Timur, Kupang dengan mengunakan boat biasa ditemani oleh rekan kerja nya Jack yang mengendarai boat nya.
Beberapa saat kemudian, mereka pun tiba di kota Kupang dan mengunjungi toko elektronik disana seraya berjalan pelan mencari AC yang cocok untuk nya.
Melihat itu, Arya pun sempat terheran lantaran pencarian Haruka yang lama.
"Haruka, kamu mencari AC yang seperti apa?"
"Apapun boleh asalkan murah?! Tapi ..." Haruka melihat kearah Arya dan tersenyum lebar, "Tidak tahu nya mahal semua."
Mendengar itu, Arya pun menghela nafas panjang. "Kenapa kamu tidak bilang dari tadi?!" jawab santai Arya.
"Eh? Maksud nya?" tanya Haruka.
Arya pun tersenyum lalu, dia memilih AC yang terbaik dengan merek yang cukup terkenal. "Ini seperti nya bagus."
Mendengar komentar itu, Haruka sontak menyamakan pandangan dan melihat AC yang di tunjuk oleh Arya namun, dia sontak terkejut.
"Iya, ini bagus tapi sangat mahal!"
Haruka berekspresi itu lantaran AC yang ditunjukkan oleh Arya seharga 7 juta rupiah.
__ADS_1
Meski begitu, Arya yang tersenyum kecil. "Tidak masalah, aku yang membayar nya."
Haruka pun terkejut lagi, "Eh? Membayarnya? Tidak usah, aku tidak ingin merepotkan."
Arya pun memegang kepala Haruka seraya menjawab santai, "Tidak masalah lagi pula paman Bayu sudah banyak membantu."
Haruka pun tersenyum dan menundukkan kepalanya, "Baiklah. Terima kasih kalau Arya memaksa."
Lalu, Arya dan Haruka pun saling bertukar senyum. Setelah itu, Arya pun membeli AC itu ditambah biaya kurir nya, 150.000 rupiah.
Sesuai itu, Arya dan Haruka berjalan-jalan keliling kota Kupang seraya membeli makanan pinggir jalan.
Di tengah itu, mereka melihat ada kios undian putaran yang mana setiap pembeli nya harus memutarkan alat hingga keluar bola kelereng, jika warnanya putih artinya tidak beruntung, warna biru berhadiah biasa saja, warna merah berhadiah istimewa dan terakhir kelereng warna emas yang artinya mendapatkan hadiah jackpot.
Rata-rata orang yang mencobanya pasti mendapatkan bola putih atau biru. Namun, Haruka begitu bersemangat ingin memutarkan undian.
“Arya, kamu tidak ingin mendapatkan hadiah?" tanya semangat Haruka.
"Kalau, kamu? Apakah mau mencoba adu keberuntungan?" balas Arya.
Haruka pun tersenyum lebar, "Tentu saja, aku sangat menyukai adu keberuntungan."
"Ini pak. Aku ingin mencoba 10 kali!" ucap Haruka seraya memberikan 50 ribu rupiah.
"Silahkan!" seru penjaga.
Dan, Haruka pun memutar putaran yang kebanyakan keluar adalah kelereng putih dan biru yang mana Haruka hanya mendapatkan tissue.
Sampai kepada putaran yang terakhir, Haruka memanjatkan doa. "Wahai Roh Tanah Suci, berikan aku keberuntungan!"
Setelah itu, Haruka memutarkan kembali putaran nya yang mana keluar lah bola kelereng emas.
Sesaat kemudian, penjaga kios menyambut Haruka dengan meriah.
“Tepat sasaran! Selamat kamu memenangkan hadiah pergi ke Bali!"
"Hore!" Haruka menoleh kearah Arya dan sontak memeluk nya dengan riang. "Arya, aku berhasil."
Arya pun tersenyum kecil dan menepuk pelan punggung Haruka. Lalu, sesaat kemudian Haruka pun tersadar dengan dirinya yang sedang memeluk Arya.
__ADS_1
Lalu, Haruka dengan segera melepaskan pelukannya dan menundukkan kepalanya dengan tersenyum kecil serta merapihkan rambut di atas telinga nya.
"Maaf, Arya. Aku tidak sopan."
Arya pun tersenyum kecil, "Tidak masalah."
Tidak lama kemudian, penjaga kios menghampiri Haruka dan memberikan dua voucher liburan di Bali selama 3 hari.
"Kak, ini voucher nya!" seru penjaga kios seraya memberikan dua voucher liburan.
"Terimakasih," jawab Haruka.
Setelah itu, Haruka terus menatap voucher nya. Melihat itu, Arya pun merasa khawatir.
"Haruka, ada apa? Kenapa kamu terlihat tidak senang?" tanya Arya.
Mendengar itu, Haruka pun tersenyum kecil seraya melihat Arya. "Tiket ini hanya untuk pasangan. Jika kita liburan Kak Elsa dan Adira pasti marah kepada ku."
Arya yang mendengar itu, dia pun menghela nafas panjang. "Haruka, kamu mau liburan itu?"
Haruka pun menjawab nya dengan menggelengkan kepalanya. "Aku juga tidak ingin. Tapi, sebagai ganti nya ... Ayo kita buat pesta malam di cafe Sunrise. Bagaimana?"
"Baiklah, setelah festival olahraga. Kita buat acara kembang api di Cafe Sunrise," jawab Arya.
"Benarkah, terimakasih," jawab Haruka.
"Sama-sama," jawab Arya.
Lalu, Haruka pun menukar tiket dengan Ipod dan Arya serta Haruka melangkah kembali ke pulau Sumeru.
...# System Of Romance #...
Estimasi Bab ini ...
• Ongkos, -200 ribu rupiah.
• Makan dan jajanan, -150 ribu rupiah.
• Membeli AC, -7 juta rupiah.
__ADS_1