System Of Romance

System Of Romance
System Of Romance | Romance 88


__ADS_3

...Romance 88. Avatar terkaya bertemu Avatar Curang....


Party adalah sekelompok pemain yang terdiri dari 2 sampai 6 yang menjalankan misi bersama. Adapun beberapa misi yang harus mengunakan party. Maka dari itu, sebuah party dibutuhkan kerja sama yang solid.


Di kantor guild petualang, Yua sedang mencari misi yang cocok dengan peringkatnya.


“Hmm … misi tingkat F,” gumam Yua yang memeriksa satu persatu kertas misi yang berada dipapan.


Tidak lama, Yua menemukan misi yang cocok.


“Sepertinya aku ambil ini,” batin Yua.


Lalu, Yua pun memilih;


[Misi tingkat F – berburu 5 wild boar.


Hadiah: 100 Richie dan 2 poin misi. ]


Setelah itu, Yua pergi ke padang rumput yang sama dengan lokasi ballon predator. Yua yang begitu bersemangat membuat dia berlari menelusuri gang dan kota. Akan tetapi, saat dia melewati pasar. Seorang pemain pria melihat Yua yang berlari.


Yua yang begitu senang, dia berlari menelusuri jalanan gang.


“Kakak! Oiii, bolehkan aku minta bantuan?!” suara pria yang berada di belakang Yua.


Yua yang mendengar itu, moodnya pun berubah dan dia melirik ke belakang. Dia melihat seorang pria berwajah tampan, tinggi dan berambut putih dengan wajah yang penuh senyuman.


Sosok itu tidak lain Arc, Avatar yang dimainkan oleh Arya.


“Oiiii, kakak!” teriak Arya.


“Hah? Aku?” batin Yua yang menoleh kebelakang dan sambil berlari.


Saat melihat Yua yang menoleh, Arya pun melambaikan tangan kearah Yua yang mana posisi Arya masih dalam kondisi berlari.


“Eh, menjijikan! Yang dia maksudkan aku!” batin Yua.


Setelah itu, Yua melihat kedepan lagi dan dia mempercepat langkahnya.


“Lebih baik, aku cepat menghindarinya!” batin kesal Yua.


Arya pun terkejut saat melihat wanita yang berada didepannya berlari semakin cepat.


“Ehh, kenapa?” gumam Arya.


Beberapa saat kemudian, Yua pun berhasil bersembunyi dan melihat Arya sedang mencarinya.


“Oiii, kakak! Dimana kamu? Aku bukan orang jahat. Aku hanya ingin bertanya!! Oiii,” teriak Arya.


Yua yang berbadan kecil, dia pun bisa bersembunyi di kotak kayu dan mengintip melihat Arya yang sedang mencari dirinya.


“Sungguh menjengkelkan!” batin Yua.


Yua pun terus memperhatikan Arya sampai melihat Arya merasa berputus asa dengan menurunkan kedua bahunya.


“Baiklah, aku bermain sendiri saja,” ucap Arya.


Arya pun pergi dan menjauh dari Yua. Maka, Yua yang melihat itu. Dia pun keluar dari kotak kayu.


“Ahuu, akhirnya dia pergi juga!” batin Yua yang memegang dadanya dan bernafas lega.


Seusai mengatakan itu, Yua menatap kedepan.

__ADS_1


“Yosh! Waktunya untuk berburu!” batin Yua.


Setibanya di padang rumput, Yua dengan mudah mengalahkan Wild Boar dengan mudah karena mengunakan belati Flying Dagger sehingga muncul beberapa pemberitahuan.


Ding!


[ Selamat anda telah naik level 5!]


[ Selamat anda mendapatkan boar meat x 5.]


[ Selamat anda telah naik level 6!]


Beberapa saat kemudian, Yua pun kelelahan dan dia pun menghentikan pemburuan nya.


“Sepertinya ini cukup!” ucap Yua saat melihat menu misi dan Yua sudah memburu 15 wild boar.


“Wuaaa!” teriak dari suara pria.


Yua yang sedang beristirahat, dia pun mendengar suara pria yang sama seperti di gang.


“Suara ini sepertinya tidak asing!” batin Yua.


Rasa penasaran Yua itu pun membuat dia ingin mengetahui suara tersebut. Dia pun berjalan disisi pohon yang berada diatas bukit padang rumput dan terlihat seorang pria berambut putih lagi yang tidak lain Arc, karakter yang dimainkan Arya.


“Dia lagi!” gumam kesal Yua.


Avatar Arya pun meminum potion dan berdiri lagi.


“Aku tidak akan menyerah!” teriak Arya.


“Ngok! Ngok!” suara wild boar yang bersiap untuk menyeruduk Arya.


“Hiyaaa!” ucap Arya yang berlari mengayunkan tongkat nya.


Arya yang sama sekali tidak bisa bermain game RPG, dia pun terlihat bodoh dimata Yua.


Bukkk!


“Wuaah …” teriak Arya yang terpental oleh serangan monster tersebut


Yua yang melihat itu, dia pun terkejut hingga menurunkan bahunya.


“Eh, lemahnya!” batin Yua.


“Belum! Aku masih bisa!” ucap Arya dan dia berdiri kembali lalu menyerang wild Boar dengan tongkat nya.


“Hiyaaa!” seru Arya.


Buk!


Buk!


Buk!


Yua yang melihat itu, dia pun semakin menurunkan bahunya dan menutup wajahnya.


“Dia tidak hanya lemah tapi bodoh,” batin Yua yang mengomentari pria berambut putih.


Saat dijatuhnya yang terakhir, pria berambut putih kehabisan potion.


“Gawat! Potionku habis!”

__ADS_1


“Ngokk!”


Wild boar pun berlari menyerang pria berambut putih tersebut.


Bukkkkkk!


Serudukan fatal di lesatkan oleh wild boar.


“Wuah!" seru Arya dan dia pun mulai terluka juga bajunya menjadi robek.


Meski, Arya terjatuh. Dia pun berusaha untuk bisa berdiri kembali meski garis bar sudah menunjukan di bar merah.


“Aku tidak akan menyerah!” ucap Arya yang berdiri tegak kembali dengan pedang ditangannya.


Yua yang melihat kegigihan dari Arya, dia pun tersenyum.


“Cihh … pria yang keras kepala!”


Ngokkk!


Wild Boar pun langsung membuat serangan lagi.


“Hihihi … datanglah!” tantang Arya yang sudah memasang kuda-kuda nya.


Ngokkk!


Wild boar pun berlari dengan cepat dan disaat monster itu berada di dekat Arya.


Tiba-tiba Arya mendengar seruan gadis.


"Wind Knife!"


Sesaat kemudian, sebuah belati angin melesatkan ke Arya dan tepat menusuk kepala wild board yang membuat monster itu berubah menjadi gelembung serta mewujudkan sebuah daging dari kumpulan gelembung dalam sekejap.


“Ehh, serangan siapa itu?” ucap kaget Arya yang sontak melihat sumber serangan sihir angin tersebut. Yang mana, dia melihat sosok gadis yang dimintai tolong sebelum nya.


“Kakak yang tadi," gumam Arya.


Melihat itu, Arya pun sontak berbalik badan dan berlari menghampiri Yua yang saat itu sedang berada di atas bukit. Lalu, dia berhenti di dekat Yua.


"Terimakasih. Kakak telah membantuku," ucap Arya.


"Sama-sama. Tapi, kenapa kamu tadi mencari ku? Dan, terus memanggil ku?" ucap ketus Yua.


"Ah, itu ... Maaf. Itu karena kakak terlihat seperti pemain veteran. Jadi, aku ingin meminta kakak untuk menjadi mentor ku. Apakah kakak bersedia? Aku bisa membayar kakak kok!" ucap Arya.


Yua pun menghela nafas panjang. "Oh, begitu. Tidak masalah. Kamu tidak perlu membayar, aku akan mengajarkan mu."


Mendengar itu, Arya sontak senang. "Benarkah, Terimakasih."


"Tapi, ada syarat nya. Jika, aku ingin meminta bantuan. Kamu harus datang!" seru Yua.


"Baik, kakak!" jawab Arya.


"Dan, satu hal lagi. Jangan panggil aku Kakak! Panggil saja Alice!"


"Baik, Alice dan kamu juga panggil aku Arc!"


Setelah itu, Arya dan Yua pun saling bertukar senyum melalui Avatar mereka.


"Oke, mari kita mulai pelajaran, Arc!" seru Yua.

__ADS_1


"Baik, Alice!" jawab Arya.


...# System Of Romance #...


__ADS_2