System Of Romance

System Of Romance
Sumeru VIP | Romance 157


__ADS_3

...Romance 157. Ruang Rahasia dan Hardisk....


Ditempat apartemen sengketa, Yua bersama Ye Zhang menelusuri ruang bawah tanah dan tibalah mereka disebuah pintu besi dengan kontrol keamanan di tengah pintu itu.


Ye Zhang melihat Yua dan memberikan kode untuk meretaskan pintu itu dan Yua pun menganggukan kepalanya.


Setelah itu, Yua menghampiri pintu dan memeriksa kontrol keamanan. Seusai memahami keamanan itu, Yua menyambung kabel dari ponselnya ke alat keamanan pintu itu.


Tidak sampai lima menit, lampu yang awalnya merah berubah menjadi hijau.


"Bingo!" gumam Yua.


Sesaat kemudian, pintu terbuka kesisi kiri dan kanan. Yua pun mundur untuk menjaga jarak.


Beberapa saat kemudian pintu terbuka sepenuhnya, Yua dan Ye Zhang saling bertukar senyum lalu, masuk ke dalam ruangan itu yang dimana membuat mereka takjub melihat isi didalamnya.


"Jackpot!" ucap Ye Zhang sambil mengangkat satu alisnya.


Yua yang melihat juga tersenyum senang melihatnya.


Ruangan rahasia itu merupakan banker yang berisikan setumpuk emas Antam hingga membuat ruangan itu bersinar kuning keemasan.


"Pantas saja, Mirage Group tidak mau menyerah dan memaksa membeli gedung ini," ucap Yua.


...# System Of Romance #...


Saat ini, Arya sedang dan mengantar pulang Elsa.


Dengan bergandengan tangan, Arya dan Elsa berjalan pelan sambil berbincang kecil. Inilah salah satu yang di suka Arya. Elsa sosok wanita yang banyak cerita. Apapun Elsa bisa ceritakan dan Arya senang mendengar semua cerita nya


Beberapa saat kemudian, mereka pun sampai di rumah Elsa.


Elsa melangkah kedepan dan membalik badannya menghadap Arya namun tangannya masih bergandengan.


"Yaa, kita sudah sampai," ucap Elsa sambil cemberut manja.


"Iya, begitulah," jawab Arya seraya senyum kepada Elsa.

__ADS_1


"Padahal aku masih pengen jalan bareng," ucap manja Elsa sambil menggoyangkan badannya seperti anak kecil yang meminta es krim.


Arya tertawa kecil dan mengelus-elus kepala Elsa dengan tangan kirinya. "Nanti sore. Aku lagi ada urusan dulu," jawab Arya.


"Iya, Arya. Aku mengerti," ucap Elsa sambil tersenyum lebar tanpa gigi terlihat serta kedua mata nya tertutup.


Arya pun terpesona dengan keimutan dari Elsa. Lalu, Arya maju mendekat kan jarak terhadap Elsa setelah itu, Arya mengencup dahi Elsa. Hingga Elsa yang lagi tertutup mata nya sontak membuka dan tersenyum senang hingga membuat wajah Elsa memerah.


Sesudah itu, Arya melepaskan gandengan dan memegang kedua bahu Elsa.


"Sekarang, kamu masuk dan mandi! badanmu sudah bau keringat!" ucap Arya diakhiri dengan tawa kecil.


"Apa sih, Arya?! gak lucu," ucap ngambek sengaja sambil tersenyum dan memukul pelan badan Arya.


Sesaat kemudian, Elsa berjalan mundur sambil melihat Arya.


"Jangan lupa chat ya!" seru Elsa yang terus berjalan mundur.


Arya menganggukan kepala nya. Lalu, Arya terus memperhatikan Elsa sampai benar-benar masuk rumah. Setelah itu, Arya barulah meninggalkan rumah Elsa.


Setelah itu, Arya pulang dan bergegas mandi serta berpakaian rapih. Lalu, pergi ke apartemen sengketa yang ada di kota Metro Bima yang mana sebelumnya Yua memberitahu tentang ruang rahasia pada apartemen tersebut.


Saat Arya datang mereka memberikan hormat kepada Arya dan Yua menghampiri Arya Lalu, melaporkan segala informasi yang ada dihadapan Arya.


Dalam Informasi nya, ruangan itu merupakan ruang rahasia milik dari Mirage Group yang dimana terdapat 300 kg emas Antam, empat Milliar USD dan satu Hard disk


Menurut Yua sendiri yang paling diincar oleh Mirage Group ialah Hard disk itu karena berisikan data-data menyuapan kepada para pejabat yang terkait berikut skandal-skandal yang hilang di media seperti video porno, pelecehan seksual dan pengunaan obat yang semua dilakukan oleh Han Nino beserta keluarga Han.


Mendengarkan itu Arya tersenyum lebar. Arya merasa beruntung dan berpikir ini merupakan kesempatan yang tidak boleh di sia-sia kan.


"Mari kita mulai permainan nya!" seru Arya.


"Baik!" jawab serempak.


Beberapa saat kemudian, Yua melacak nomor ayahnya Han Nino, Han Felix. Setelah Yua mendapatkan nomor itu, Arya pun langsung menelepon Han Felix.


"Halo, Pak Han" sapa Arya.

__ADS_1


Han Felix terkejut dengan suara asing yang meneleponnya. Dia pun melihat sejenak layar ponsel namun tidak ada nomor pada layar itu. Lalu, Han Felix kembali menaruh nya di telinga.


"Ini siapa?" jawab Han Felix.


"Arya Juana."


"Apa? Bagaimana kamu bisa menelepon ku?!" ucap Han Felix yang mulai panik.


"Itu tidak penting. Saya telah menemukan sesuatu yang sangat berharga didalam apartemen ini. Mungkin, sebuah Hard Disk," jawab Arya.


"Apa mau mu? katakan berapa yang kamu inginkan?" sambung Han Felix.


"Bagaimana kalau kita melakukan negosiasi? Tertarik?" ucap Arya.


"Baiklah, sebutkan tempat dan waktunya!"


Arya pun menyebutkan tempat dan waktu nya yang dimana Arya merencanakan Minggu besok malam di pantai labuan bajo dan Han Felix pun menyetujuinya.


Dan, komunikasi pun usai.


Sesaat itu juga, Han Felix memerintahkan Seketaris nya untuk mekanik melakukan perbaikan malam itu. Tanpa ada keluhan, Seketaris itu pun pergi meninggalkan ruangan.


Sedangkan, Arya mengambil nafas panjang setelah menelepon Han Felix. Yua yang berada disamping Arya memegang bahunya.


"Arya, lakukan yang terbaik!" ucap Yua.


Arya pun menganggukan kepala, "Terimakasih, Yua," jawab Arya.


...# System Of Romance # ...


Ditempat yang lain juga, Rey baru sampai di bandara, Indonesia. Dia pun melangkah keluar lalu, memanggil taksi.


Setibanya taksi berhenti didepannya, Rey melihat ke langit.


"Sudah 10 tahun kah," gumam Rey.


"Pak?" tegur supir.

__ADS_1


Rey mengembalikan sadarnya dan menaiki taksi tersebut.


__ADS_2