
...Romance 56. Kelas baru dan Menjadi Ketua Kelas....
Masa liburan pun usai yang mana Arya menghabiskan masa liburan nya itu hanya untuk belajar meski begitu, dia tidak menyesal lantaran diri berhasil menyembuhkan Elsa dari penyakit Kanker Pankreas nya dengan cara Akupuntur Alkimia.
Meski begitu, Arya masih belajar tentang kedokteran dari S-Book yang belum di selesaikan membaca dan mempelajari nya sampai-sampai di hari pertama tahun ajaran baru Arya terlambat bangun dan bergegas ganti pakaian serta mempersiapkan diri dengan sangat cepat.
Lalu, Arya berlari dengan cepat ke arah sekolah yang mana para murid lainnya yang terlambat juga ikut berlari salah satunya Haruka yang tiba-tiba ada di samping Arya sedang berlari mengikuti kecepatan Arya.
"Pagi, Arya!" sapa Haruka dengan senyuman lebar.
"Oh, Haruka. Pagi juga!" jawab Arya yang juga tersenyum.
Karena cepat nya mereka berlari sampai salah jalan hingga membuat Arya menghentikan laju lari nya sedangkan Haruka masih berlari.
"Haruka, kamu salah jalan!" seru Arya.
Mendengar itu, Haruka sontak menghentikan lari nya dan berbalik badan menghampiri Arya yang ada di belakang nya.
"Ayo cepat Arya! Kalau tidak gerbang akan di tutup!" seru Haruka sambil berlari.
Arya yang melihat itu, dia pun mengikuti nya dan berlari juga disamping Haruka.
Dari kejauhan terlihat guru olahraga yang sedang berdiri dekat gerbang sekolah serta menghitung mundur.
“Cepat, tinggal 10 detik!” seru guru olahraga seraya menutup pintu gerbang.
Saat mendengar itu, Arya dan Haruka mempercepat laju lari nya.
“5 detik lagi … 4 … 3 … 2 … 1!” sambung guru seraya terus menutup gerbang secara berlahan.
“Tunggu!” teriak Haruka di dekat gerbang.
“Zero!” seru senang guru olahraga yang sudah menutup gerbang seluruh nya.
Dan, pada akhirnya Haruka dan Arya masih berada di luar gerbang. Karena itu, mereka menghentikan laju lari nya dan mengambil nafas.
“Ah, lagi-lagi. Aku terlambat," ucap Haruka dengan nafas yang terengah-engah.
“Maka, kalian jangan malas bangun pagi! Hahahaha …” ucap senang guru olahraga.
Setelah itu, Arya, Haruka dan murid lain yang terlambat diharuskan berdiri rapih di dekat pintu gerbang dan sebagai hukuman mereka diharuskan berjalan merangkak dengan memegang kedua kuping.
Meski begitu, saat menjalani hukuman. Haruka dan Arya saling bertukar tawa kecil melihat sikap mereka masing-masing.
Sesaat menjalani hukuman, Arya dan Haruka pergi ke papan mading sekolah untuk melihat kelas mereka yang baru.
__ADS_1
Lalu, terlihat lah disana bahwa Haruka sekelas lagi dengan Arya.
"Arya, lihatlah! Aku sekelas lagi dengan mu!" seru senang Haruka sambil loncat-loncat kecil.
Melihat itu, Arya tertawa kecil. "Iya, aku melihat nya."
Selain Haruka, Arya juga melihat bahwasanya dia sekelas juga dengan Chizuru dan Lin Tian.
Setelah mengetahui itu, Arya dan Haruka pergi ke kelas mereka. Lalu, setibanya disana Arya bertegur sapa dengan para murid kelas itu yang mana sapaan Arya selalu dijawab kembali oleh murid lainnya salah satu nya Chizuru.
"Selamat pagi, Chizuru!" sapa Arya dengan senyuman.
Chizuru yang sedang duduk di kursi nya, dia melihat kearah Arya dengan senyuman juga. "Pagi juga, Arya!"
Setelah itu, Arya duduk di kursi yang kosong yang mana lokasi itu di dekat jendela. Lalu, Arya melihat kearah langit dan tersenyum sendiri.
"Arya, jangan banyak melamun!" suara wanita menegur Arya.
Mendengar itu, Arya sontak menoleh kearah sumber suara yang mana itu berasal dari Lin Tian.
"Iya, Lin Tian. Terimakasih," jawab ramah Arya.
"Arya, mohon bimbingannya satu tahun kedepan!" ucap Lin Tian.
Lalu, Lin Tian dan Arya pun saling bertukar senyum.
Beberapa saat kemudian, Bu guru Indri pun datang ke kelas.
“Berdiri! Ucapkan salam!” seru salah satu murid.
“Selamat pagi, Bu guru!” seru serempak Arya dan murid lainnya.
Memahami itu, Arya sedikit terkejut lantaran walikelas masih Bu Indri.
“Iya, Pagi semua! Dan duduklah!” seru Bu guru Indri.
Mendengar itu, para murid duduk kembali.
“Sebelum dimulai kelas, ada beberapa pengumuman yang harus ibu sampaikan! Yakni pemilihan ketua kelas."
Saat mendengar itu, semua murid kelas terdiam dan menundukkan kepalanya.
“Apakah ada relawan?” tanya Bu Indri yang melihat sekeliling kelas.
Tidak lama Shion memberitahu pesan baru.
__ADS_1
Kling!
[Tuan, anda mendapatkan misi baru dari MOM, Misi menjadi ketua kelas. Hadiah, 20 poin.]
Melihat itu, Arya pun dengan senang hati menerima misi itu selain itu, dia mengingat Rachel yang mengidamkan sosok pria pemimpin.
"Baiklah, aku akan berlatih menjadi pemimpin dari sini!" batin Arya.
"Tidak ada yang mau jadi relawan?!" sambung Bu Indri.
Mendengar itu, Arya pun mengajukan tangan nya keatas.
"Bu Guru, Aku mengajukan diri menjadi ketua kelas!"
Disaat Arya mengatakan itu semua murid tersenyum lebar dan menyatakan setuju nya mereka.
"Benar, aku setuju!"
"Aku juga!"
"Aku pun setuju!"
....
Bu Indri yang mendengar itu, dia tersenyum lebar.
"Baiklah, satu kandidat sudah ada. Apakah ada yang lain?"
Meski bertanya seperti itu, di kelas tidak ada kandidat lainnya hingga Bu Indri memutuskan nya.
"Jika tidak ada maka ketua kelas 11-B adalah Arya!" seru Bu Indri.
Mendengar itu, semua murid di kelas itu bertepuk tangan.
Lalu, Lin Tian yang ada di dekat Arya memberikan selamat.
"Ketua kelas, mohon bimbingannya!" seru Lin Tian
Arya pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya. "Iya, sama-sama."
...# System Of Romance #...
Estimasi Bab ini ...
• Hadiah MOM, menjadi ketua kelas, +20 poin.
__ADS_1