
...Romance 35. Kecemasan para penduduk....
Setelah Arya memperoleh syarat negosiasi, dia pun melaporkan nya kepada Pak Thomas dan Bayu yang mana hal itu membuat nya terkejut.
"Apa?! Kita harus membayar 5 Triliun!" kaget Thomas.
Bayu yang mendengar itu, dia pun menghela nafas panjang. "Seperti nya mempertahankan desa ini akan sulit."
Dan, pada waktu itu semua orang yang ada di forum merasa putus asa. Begitu juga Arya yang mana dia juga tidak tahu harus berbuat apa.
Sepulang nya Arya dari kantor lurah, dia pun merasakan adanya gerakan yang menyentuh celana nya. Memahami itu, Arya pun mengunakan fitur [Magic Sense] dan terlihat lah beberapa kurcaci biru menghampiri nya.
"Kak Arya?" tanya She.
"She, semua nya," jawab Arya.
"Syukurlah, saya pikir kak Arya tidak bisa melihat kami lagi," sambung She, gadis kurcaci.
"Ada apa?"
Lalu, Shu kurcaci biru kacamata menyambung ucapan. "Apakah benar pulau Sumeru ini akan di jadikan gedung besar?"
"Iya. Tapi ... kami manusia dan penduduk di pulau ini akan berusaha keras agar itu tidak terjadi," jawab Arya.
Mendengar itu, kurcaci muda Sha menjadi panik dengan sikap lari tidak beraturan dan berputar-putar.
"Wuahh! Gawat! Kita harus mengungsi dan harus membawa banyak makanan lalu, biarkan saja bawang dan seledri! Wuahhh!"
Melihat sikap Sha itu, Arya hanya tertawa kecil.
Tidak lama, sang kakek Kurcaci Ael datang. "Sha, tenang lah! Arya dan teman-teman nya pasti bisa mengatasi nya."
__ADS_1
Bujukan Ael pun membuat Sha menjadi tenang dan menatap Arya. "Benarkah?"
Arya tersenyum dan menganggukkan kepalanya. "Iya, kalian tidak perlu cemas."
Meski begitu, didalam batin Arya masih ada kegalauan dan ucapan nya itu hanya untuk menenangkan para kurcaci.
"Maaf, Arya. Kami tidak bisa membantu," jawab Ael.
"Tidak apa-apa. Ini masalah dan juga sudah tanggung jawab kami untuk melindungi tanah ini."
Saat Arya mengatakan seperti itu, seluruh Kurcaci serempak berbaris lalu, membungkukkan badannya. "Kami mohon bantuannya, Tuan Arya!" ucap serempak para kurcaci.
"Iya, serahkan kepadaku!" jawab Arya dengan senyuman lebar.
Pada malam harinya, Arya yang sedikit gelisah karena kesulitan menemukan solusinya untuk mendapatkan uang ganti rugi membuatnya tidak bisa tidur.
Lalu, Arya terus melihat atap dengan kedua tangan nya jadi bantalannya sampai dia pun menghela nafas panjang.
"Ahfuu ... Kakek, apa yang harus kulakukan?" gumam Arya.
Mendengar itu, Arya sontak mencari asal suara dengan melihat sekitar nya dan didapati lah sosok Eri yang terbang di dekat nya. Pada saat itu, Arya belum mematikan fitur [Magic Sense] nya.
Melihat Eri, Arya sontak beranjak dari rebahan nya dan menoleh kearah nya.
"Hei, Eri."
"Maaf, Arya. Saya masuk ke rumah kamu tanpa izin dan membangunkan mu larut malam seperti ini," jawab Eri.
"Tidak masalah. Ada apa, Eri?"
"Bisa ikut aku?" ajak Eri.
__ADS_1
"Kemana?"
"Kamu akan tahu," jawab Eri dengan senyuman lebar.
"Baiklah, aku bersiap dulu."
Lalu, Arya pun beranjak diri dari kasur dan berganti pakaian. Setelah itu, Arya berjalan mengikuti terbang dari Eri yang mana mengarah pada gerbang keramat lalu, masuk kedalam nya.
Arya pun terus menelusuri hutan Sumeru yang hanya bermodalkan lampu senter sampai tiba di sebuah tempat bungker kuno dengan tuas bulat yang sudah berkarat dan tertutupi lumut. Lalu, Eri pun menghentikan langkahnya yang diikuti oleh Arya dibelakangnya.
"Arya, coba buka pintu besi bulat itu!" seru Eri.
"Oh, Iya." jawab Arya.
Lalu, Arya pun mendekati tuas dan memutarkan nya meski sedikit keras, dia pun berhasil membukanya. Setelah terbuka seutuhnya terlihat lah tangga vertical yang menempel pada dinding.
"Harus kah, aku masuk kedalamnya?" tanya ragu Arya.
Eri pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
"Baiklah, aku akan masuk."
Lalu, Arya menuruni bungker kuno itu sampai ke dasar tangga yang mana bungker tidak ada penerangan sedikit pun.
Setibanya di dasar tangga, Arya merasa seperti berada di sebuah ruangan yang luas dan tanpa sengaja, Arya menyoroti sebuah benda yang berkilauan kuning mengkilap.
"Apa itu?"
Arya yang penasaran, dia pun menghampiri benda yang berkilauan tersebut.
Lalu, disaat mendekati dan mengambil salah satu benda itu, Arya pun terkejut saat mengetahui benda yang dipegang nya.
__ADS_1
"Benda ini ... emas?"
...## System Of Romance ##...