
...Chapter 168. The Sumeru Order...
Elsa kini resmi memiliki gedung setinggi 40 lantai di Metro Bima yang mana di lantai 40 merupakan lantai Penthouse yang menjadi rumah baru mereka.
Meski berjarak jauh dengan Pulau Sumeru namun, Arya memiliki solusi nya.
Sehabis sarapan, Arya mengajak Elsa ke ruang tamu.
"Sayang, kita mau kemana?" tanya Elsa yang pasrah digandeng oleh Arya.
"Aku akan memberikan mu kejutan," jawab santai Arya.
"Aku jadi penasaran ... Jangan aja yang aneh-aneh!"
"Hahaha ... tidak-tidak. Tunggu saja! Kamu juga akan tahu."
Sesaat kemudian, mereka pun tiba di ruang santai yang mana disana terlihat ada jam lonceng setinggi dua meter.
"Disinilah!"
Elsa mengerutkan keningnya, "Jadi, kejutan itu jam lonceng ini! Biasa saja, aku sama sekali tidak terkejut."
Arya pun tersenyum kecil, "Hohoho ... ini hanya penampilan luar nya saja."
Seusai menjawab itu, Arya membuat membuka lemari lonceng dan membuka bagian belakang lonceng juga yang mana membuat Elsa sedikit heran dengan apa yang ada dibalik lemari itu.
"Seperti nya itu bukan dinding?"
"Ikutlah!" seru Arya yang meraih tangan Elsa kembali dan mengajaknya untuk masuk kedalam jam.
Lalu, saat berjalan sedikit didalam lonceng. Arya membuka lemari kaca dan mereka pun dalam sekejap berada di rumah Arya yang ada di Pulau Sumeru.
Mengetahui itu, Elsa melihat sekeliling nya.
"Wuah ... jadi ini kah yang disebut Teleportasi. Bagaimana caranya?"
__ADS_1
"Aku hanya membuat program pada jam lonceng dan menyambungkan ke jam lonceng yang lain."
"Yang berarti dimana pun jam lonceng di Imperium berada akan terhubung dengan jam lonceng ini."
"Wuah ... suami ku memang luar biasa. Aku bangga menjadi istri mu."
"Aku juga bangga memiliki istri seperti mu."
Kelvin dan Elsa pun saling bertukar senyum lalu, mereka pun berciuman.
Setelah berhasil membuat jam lonceng Teleportasi, Arya dan Elsa pun semakin mudah mengurus Sumeru grup dan Imperium.
Beberapa hari kemudian, Arya pun didatangi oleh Tomo di kantor nya yang ada di lantai 39.
Tok! Tok! Tok!
Arya yang sedang sibuk dengan beberapa dokumen mendengar ketukan itu.
"Masuk lah!" seru Arya.
Sesaat kemudian, Tomo pun masuk kedalam kantor.
Seusai Tomo menutup pintu, dia pun menundukkan kepalanya. Lalu, tidak lama dia mengembalikan posisi badannya kembali.
"Arya, ada yang ingin saya sampaikan."
"Oh, begitu kah. Kalau begitu silahkan duduk!" seru Arya yang mengarah Tomo duduk ke sofa.
"Baik."
Lalu, Tomo pun melangkah dan duduk di sofa panjang. Sedangkan, Arya juga beranjak diri dan duduk di sofa satu tengah.
Tidak lama juga seseorang masuk ke ruangan dan membuat Tomo sedikit terkejut.
"Lin Tian?!"
__ADS_1
Lin Tian pun tersenyum dan menundukkan kepalanya.
Melihat situasi itu, Arya pun memperkenalkan nya. "Tomo, Lin Tian. Sekarang bekerja di Sumeru Group ini sebagai sekertaris."
"Tomo, apa kabar?" sapa Lin Tian.
"Iya, saya baik-baik," jawab Tomo.
Lin Tian pun tersenyum, "Syukurlah saya mendengar nya."
Tomo pun mengangguk kepalanya dan tersenyum juga.
"Lin Tian, tolong buat dua teh dan bawa beberapa makanan ringan!" seru Arya.
"Baik, ketua." Lin Tian pun melihat kearah Tomo dan menganggukkan kepalanya. Setelah nya, dia pun keluar dari ruangan.
Lalu, Arya pun memulai pembicaraan.
"Baiklah, Tomo. Ada apa? Keliatan ada yang serius?" tanya Arya.
"Arya, izinkan saya membuat Organisasi Mafia dibawah kepemimpinan anda! aku mohon!" pinta Tomo.
"Hmm ... sebenarnya itu hal itu perlu dan tidak. Tapi, aku senang jika kamu yang mengelola nya. Jadi, apa rencana mu?"
Lalu, Tomo pun menjelaskan semua rencana nya yang mana Tomo meminta untuk membantu mengeluarkan teman-teman nya yang ada di penjara diantaranya geng Ocean, Free Fire dan The Mighty.
"Baiklah, aku akan membantu mereka."
"Benarkah, terimakasih, Arya. Bukan, Ketua!"
Kelvin pun tersenyum kecil merespon ucapan Tomo.
Dan, berkat bantuan dari Arya. Seluruh geng Ocean, Free Fire dan The Mighty berhasil di keluarkan dari penjara dalam waktu yang lebih cepat.
Inilah salah satu kemampuan dari Black Money di dunia bisnis dan disaat itu, terbentuk lah;
__ADS_1
The Sumeru Order.
...# System Of Romance #...