System Of Romance

System Of Romance
Sumeru VIP | Romance 130.V


__ADS_3

...Romance 130 - Part 5....


Arya mengadakan rapat bersama anggota klub game lainnya.


"Baiklah, kita harus mencapai progres game ini sampai 70 persen untuk kita kumpulkan besok di pendaftaran dan audisi Festival game indie."


"Tunggu! Aku rasa itu sudah 98 persen," nyela Adira.


"Secara konsep sudah tapi kita belum coba totalnya," jawab Arya.


"Oke," ucap Adira yang menganggukan kepalanya.


"Baik, mari kita mulai!"


Festival game indie merupakan festival tiga tahun sekali yang mana para pemilik bakat pembuat game saling berlomba-lomba.


Ada beberapa step yang harus dilalui dalam perlombaan yaitu step pertama pendaftaran yang mana tim pembuat game harus menyerahkan kepada panitia dengan persyaratan progress game mencapai 70 persen.


Lalu, seluruh peserta yang sudah terdaftar akan di audisi atau seleksi hingga tiga hari sebelum festival dan pada saat festival, 20 game terbaik akan diseleksi oleh juri juga pengunjung festival untuk mendapatkan pemenang nya.


Pemenang dari festival game indie akan mendapatkan lisensi Series A, hadiah 50.000 USD serta jalin kontrak dengan pengusaha game terkenal seperti Lyto, gemscool, Moonton, Megaxus dan beberapa perusahaan game terkenal lainnya.


Setelah rapat, Arya dan lainnya menempati tugasnya masing-masing.


Dan, uji coba keseluruhan pun dimulai secara keseluruhan sampai Cinema Ending muncul yang dimana beberapa karakter yang selamat didalam game tersenyum saat melihat kota dihadapan nya dan credits title pun muncul hanya dengan nama lima orang saja.


Sesaat itu, Arya tersenyum dan bertepuk tangan begitu juga Adira, Lin Tian dan Ye Zhang.


"Akhirnya selesai juga," ucap Adira.


"Aku sungguh tidak menyangka bisa membuat game. Terimakasih Arya," ucap Ricki yang menidihkan air mata.


"Terimakasih, Arya, sambung Lin Tian yang juga menangis.


"Terima kasih," ucap Ye Zhang.


Adira dan Arya pun saling bertukar senyum.


"Belum waktu, kita harus menyerahkan game ini ke festival game indie dan berdoa agar kita bisa menang," ucap Arya.


"Baik," serentak Ricki, Lin Tian dan Ye Zhang sambil menganggukkan kepala.


Keesokan harinya, Arya dan Ricki pun mendaftarkan tim Nexus bersama game Evil Island nya ke Festival game indie yang terletak di Bima Convention Center.

__ADS_1


Beberapa hari kemudian, Arya dan lainnya mendapatkan kabar bahwa game Evil Island terpilih menjadi 20 besar dan Arya serta lainnya diharapkan menghadiri festival game indie dilengkapi dengan 100 copy game disk Evil Island dan beberapa souvernir nya.


Tentu hal itu membuat Arya dan lain sibuk dengan pembuatan itu hingga hari yang ditunggu pun tiba yang mana hari penentuan pemenang game indie. Meski, Arya dan tim klub game nya tidak memiliki waktu untuk mengikuti pelajaran meski begitu, Elsa telah membantu klub game untuk izin tidak masuk sekolah dan izin itu pun diterima nya.


Di pagi hari, Adira sedang sibuk dan bingung dengan pakaian yang akan dikenakan. Hal itu membuat Marcella penasaran, teman dekat Adira yang mengikuti Adira pindah ke Pulau Sumeru.


"Ra, kamu mau ke festival saja sampai bingung seperti," ucap Marcella yang memperhatikan kesibukan Adira.


"Ya, Marcella. Aku harus tampil secantik mungkin karena akan banyak orang disana," jawab Adira sambil sibuk memilah baju.


Marcella pun berdiam sejenak dan terpikir sesuatu, "Hah, aku mengerti karena kamu ingin jalan bersama dengan Arya kan?"


"Bukan... dasar Marcella!" ngelak Adira yang tersipu malu.


"Ciie .. Ciee yang jalan sama Arya," ledek Marcella.


"Aishhhh ..." gumam Adira sambil terus memilih bajunya.


Hingga beberapa kemudian, Adira pun keluar dari rumah nya yang mana Arya, Lin Tian dan Ye Zhang sudah menunggunya.


"Maaf sudah menunggu lama," ucap Adira dengan senyuman lebar.


Arya pun memberikan senyuman kecil, "Ayo kita berangkat!"


Lin Tian pun menghampirinya dan memeluk tangan Adira.


"Lin, kamu cantik sekali pagi ini," puji Lin Tian dengan senyuman lebar.


"Kamu juga, Ayo kita berangkat!" ucap Adira.


Lin Tian pun tertawa kecil, "Ayo, ra!"


Lalu, Arya dan lain nya pun berangkat ke kota Bima, Pulau Lombok.


Kepergian Adira itu dilihat oleh Marcella, "Lin, kamu sudah berubah. Aku harap kepada ku tidak berubah," ucap Marcella yang meremas horden jendela rumah Adira.


Beberapa saat jam kemudian, mereka pun tiba di festival game indie yang dimana Arya serta lainnya disuguhi oleh banyaknya orang disana.


"Luar biasa, aku tidak menyangka akan banyak yang hadir disini," ucap kagum Adira.


"Selain ada pameran game indie, hari juga banyak acara lainnya seperti live musik, kosplay dan masih banyak lagi," jawab Ricki.


"Ayo kita masuk!" potong Arya sambil membawa beberapa barang.

__ADS_1


Adira menatap heran Arya, "Kenapa dengan dia?"


"Aku rasa dia gugup," jawab Ricki.


"Mungkin saja," ucap Adira yang tertawa kecil.


Tidak lama kemudian, Adira dan lainnya pun masuk. Tim dibagi menjadi dua, Lin Tian dan Ye Zhang bertugas menjaga serta merapihkan stand bazar. Sedangkan, Arya, Ricki dan Adira pergi ke ruang pertemuan yang mana acara presentasi game pun dimulai.


Kedua puluh peserta maju satu persatu termasuk tim Sumeru.


Setelah beberapa peserta memberikan presentasi nya. Kini giliran tim Sumeru, Juri beserta pengunjung yang ada di ruang pertemuan terkagum-kagum melihat game buatan tim Sumeru.


Melihat ekspresi para Juri dan penonton lainnya terlihat senang. Arya, Adira dan Ricki saling bertukar senyum.


Sesaat kemudian pengujian pun usai dan host kembali ke panggung.


"Mari kita sambut! ketua dari tim Sumeru, Arya Juana! Silahkan naik keatas panggung!" seru Host.


Mendengar itu, Arya pun menghela nafas panjang untuk menenangkan ketegangan nya. Ricki pun memegang bahu Arya dan menganggukan kepalanya begitu pun Adira, dia pun memberikan semangat.


"Semangat, Arya. Kamu pasti bisa," ucap Adira.


Arya pun tersenyum dan mengangguk kepalanya. Lalu, naik keatas panggung dan menerima mic yang diberikan oleh Host.


"Selamat pagi, Aku Arya Juana. Ketua dari tim Sumeru."


Sesudah perkenalan itu, salah satu juri meminta Arya untuk menjelaskan rincian dari game itu dan Arya pun menjelaskan semuanya. Lalu, salah satu juri ada yang meragukan keaslian dari game Arya tersebut.


"Bagaimana kamu bisa membuat game secepat itu bahkan membuat grafik dengan tipe Ultra HD seperti itu? bukankah itu sesuatu yang rumit dan mahal! tolong jelaskan padaku!" tanya salah satu Juri.


Adira dan Ricki itu sontak terkejut dengan pertanyaan menjebak seperti itu. Namun mereka tidak bisa berbuat dan Adira sendiri hanya bisa memanjatkan doa.


Arya pun menjawab nya dengan penjelasan bahwa dirinya memiliki AI Viki yang merupakan AI ciptaan Arya sendiri disertai beberapa penjelasan lainnya hingga presentasi Arya pun berakhir


Mendengar itu para juri pun terkagum-kagum serta stand applause diikuti oleh semua penonton. Arya pun tersenyum dan membungkukkan badannya.


Sesudah itu, Arya kembali ke belakang panggung, Ricki yang ada disana mengacungkan satu jempo begitu juga Adira bahkan mengacungkan dua jempol kepada Arya disertai senyuman.


Arya pun membalasnya dengan senyuman.


Beberapa saat kemudian, pemenang pun diumumkan yang mana tim Sumeru menjadi juara pertama dalam festival game indie tahun 2023 dan mendapatkan 50.000 USD.


Tidak hanya itu saja, 100 game disk Evil Island beserta souvernir dalam sekejap ludes terjual dalam waktu singkat.

__ADS_1


...# System Of Romance #...


__ADS_2