
...Romance 128. Supervisor Arya....
Kehadiran warga baru mungkin itu hal yang biasa akan tetapi di pulau Sumeru kehadiran pewaris dari Dungeon Pulau Sumeru yang sudah di wariskan secara turun temurun meski, sesaat pindah rumah Kelvin belum mengetahui hal tersebut.
Tapi, berbeda dengan Arya. Dia yang sudah menunggu kehadiran Kelvin membuat nya harus mendatangi nya sebelum berangkat ke sekolah.
Lalu, Arya pun saat ini berada di rumah Kelvin dan mengetuk pintu.
Tok! Tok!
"Permisi!" sapa Arya dengan suara yang cukup keras.
Suara itu pun membuat Kelvin yang sedang sarapan menghentikan aktifitas sejenak dan beranjak dari kursinya untuk membuka pintu.
Sesaat pintu terbuka, Arya pun tersenyum saat melihat Kelvin.
"Iya, ada apa? Dan, Siapa?"
"Aku Arya Juana, Pemilik dari Pulau Sumeru ini dan ... Supervisor Dungeon Sumeru!" ucap perkenalan Arya.
Informasi Supervisor itu didapatkan oleh Arya dari Nona Artemisia.
Mendengar nama Arya, Kelvin pun sontak terkejut. "Oh, Arya Juana. Maaf, saya tidak tahu dan belum bersihkan diri."
"Tidak masalah, aku hanya sebentar kak," jawab Arya.
Saat Arya menjawab itu, Kelvin mengerutkan keningnya dan melihat pakaian yang dikenakan oleh Arya yang mana mengenakan pakaian seragam sekolah abu-abu putih.
Melihat tatapan Kelvin, Arya pun memahami.
"Kakak pasti bingung. Beginilah aku, Seorang anak sekolah yang memiliki kelebihan uang," jawab Arya dengan tersenyum lebar.
Kelvin yang mendengar itu, dia pun menjadi tidak nyaman karena dalam pikiran nya Kelvin sudah menghina Arya.
Maka dari itu, Kelvin sontak menundukkan kepalanya. "Maaf, saya sudah tidak sopan."
__ADS_1
"Tidak apa, sudah wajar kalau kakak bingung kenapa Pulau Sumeru ini dimiliki oleh seorang pelajar seperti ku. Jadi, bisa kita bicara tentang Dungeon Sumeru yang sudah kamu temukan?"
Kelvin berpikir sejenak dan mengingat kejadian yang menimpa malam sebelum nya yang mana dia menemukan sebuah ruang serba putih.
"Ah, jadi itu bukan mimpi?!" tanya bingung Kelvin.
Arya tersenyum dan menggelengkan kepalanya. "Bukan, itu benar adanya dan itu salah satu keajaiban di pulau Sumeru yang harus kakak rahasia kan!"
Mendengar itu, Kelvin sontak melihat sekeliling nya. Takut-takut pembicaraan itu didengar oleh orang lain.
Arya yang melihat itu, dia hanya tersenyum kecil.
Seusai memeriksa, Kelvin kembali melihat Arya. "Tuan Arya, lebih baik kita bicara didalam!" ucap Kelvin seraya berbalik badan dan masuk ke rumah nya.
Arya pun mengangguk kepalanya dan ikut masuk kedalam rumah nya.
Lalu, mereka pun berbincang-bincang di ruang tamu dan Arya menjelas beberapa hal tentang hukum Pulau Sumeru, Roh Tanah Suci dan Dewi Tanah Artemisia.
Mendengar penjelasan itu semua Kelvin tertegun-tegun. "Saya menyangka bahwa tempat kelahiran saya memiliki mitos yang tinggi."
"Saya mengerti. Lalu, peraturan yang ku ingat bahwa pembayaran ku mengatur Dungeon akan dibayar honorer. Apa maksudnya?" tanya Kelvin.
"Setiap satu Dungeon poin akan aku hargai 500 ribu rupiah dan jika ingin menukar, katakan saja kepada ku! Maka aku akan memproses nya," ucap yakin Arya.
Kelvin yang mendengar itu, dia pun sedikit tidak percaya. "Eh? 500 ribu?! Benarkah!"
Arya tersenyum lebar, "Ya, aku akan menukar nya. Jika, tidak percaya kepada ku sebutkan nomor rekening mu!" ucap Arya seraya mengambil ponsel.
Kelvin pun memang sedikit ragu dengan ucapan Arya. Pemikiran sederhana nya, tidak mungkin seorang pelajar memiliki kekayaan yang berlimpah. Lebih dari itu, dia pun melihat ponsel Arya yang diperkirakan nya hanya seharga 2 jutaan.
Maka dari itu, Kelvin pun menguji nya.
"Nomor saya 4984***78, dikirim saja ke rekening itu."
Setelah mendapat nomor rekening, Arya pun mengirimkan 100 juta rupiah.
__ADS_1
"Sudah saya kirimkan! Silahkan cek!" ucap Arya.
"Sudah?!" bingung Kelvin.
Arya tersenyum dan menganggukkan kepalanya. "Iya, sudah."
Kelvin yang penasaran dengan perkataan Arya, dia pun bergegas mengambil ponsel dan membuka aplikasi mobile banking nya yang mana saat melihat jumlah saldo bertambah 100 juta rupiah, dia pun menjadi terkejut.
"100 juta? Tuan Arya, anda yakin memberikan saya uang sebanyak ini?!"
"Yakin, tapi aku hanya minta bekerja lah sungguh-sungguh di Dungeon. Kakak mengerti?!" seru serius Arya.
Mendengar itu, Kelvin pun sontak menaruh hormat. "Baik, saya mengerti!"
Arya pun berubah ekspresi nya menjadi senyuman lebar. Lalu, dia melihat jam tangannya nya yang sudah menunjukkan jam 8 pagi.
"Kak Kelvin, seperti nya saya sudah terlambat. Jika ada pertanyaan, pemandu Dungeon akan membantu kakak!"
"Iya, saya mengerti," jawab Kelvin.
Lalu, Arya pun beranjak bangun dari kursinya yang diikuti oleh Kelvin dan Kelvin pun mengantar Arya sampai di depan pagar rumah nya.
"Kalau begitu, aku pamit!" ucap pamit Arya.
"Iya, Tuan Arya. Berhati-hatilah dijalan dan selamat beraktifitas!"
Arya pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Lalu, dia pun pergi meninggalkan Kelvin.
Kelvin pun menghela nafas panjang, "Saya tidak menyangka ada pria semuda itu, kaya, tampan, baik bahkan hidupnya sederhana. Pria yang langka. Beruntung Saya bekerja untuk nya!" gumam Kelvin seraya menatap Arya yang sedang berjalan menjauhi dirinya.
...# System Of Romance #...
Estimasi Bab ini...
• Membayar Kelvin, -100 juta rupiah.
__ADS_1