System Of Romance

System Of Romance
System Of Romance | Romance 21


__ADS_3

...Romance 21. Meminta berkenalan dan Pernyataan Cinta Arya kepada Rachel....


Berbicara Susah Sinyal, Arya saat ini mengalami hal itu. Penyebab nya tower yang ada di Desa Pulau Sumeru mengalami kerusakan.


Mengetahui itu, Thomas dengan sigap meminta bantuan pemerintah untuk perbaikan namun, sampai berjalan tiga hari pihak pemerintah tidak mengirim bantuan.


Arya yang mengalami kerugian itu hanya bisa berpasrah.


Hari sekolah pun tiba, Arya melakukan aktifitas nya seperti biasa yang mana Arya sudah memiliki banyak teman dekat salah satu nya Ye Zhang.


Ditengah Istirahat, Arya tiba-tiba di tarik ke lorong tangga oleh Ye Zhang lantaran dia meminta tolong.


"Arya, gua tahu Lu bisa dekat dengan murid perempuan. Jadi, bisa bantu gua, gak?"


"Membantu apa?"


Ye Zhang tersenyum lebar, "Ikut dengan ku!"


Lalu, Arya dan Ye Zhang pergi ke kelas 10-B yang mana dia menunjukkan salah satu siswi berambut panjang dengan wajah yang imut.


"Bantu gua berkenalan sama dia? Please!"


Disaat yang bersamaan pemberitahuan MOM datang.


Ding!


[Misi: Membantu Ye Zhang berkenalan. Hadiah: 5 poin.]


Melihat itu, Arya pun menghela nafas panjang. "Baiklah, ayo kita berkenalan!"


Lalu, Arya dan Ye Zhang masuk ke kelas 10-B yang tentu saja kehadiran mereka membuat arah pandang murid-murid dikelas teralih pada mereka.


Meski begitu, Arya dan Ye Zhang tetap melangkah sampai pada sosok siswi imut.


"Hei, Boleh kah aku berkenalan? Aku Arya," ucap Arya yang mendadak serta memberikan tangan nya.


Siswi imut terkejut namun, dia dengan cepat menenangkan diri. Lalu, siswi imut itu memberikan senyuman dan menerima tangan Arya.


"Aku Lin Tian."


Arya dan Lin Tian pun saling bertukar senyum. Lalu, Arya melanjutkan perkenalannya.


"Maaf, Lin Tian. Sebenarnya, ada yang lebih ingin berkenalan dengan mu."


Arya pun melepaskan tangan dan mendorong pelan Ye Zhang. Li Tian pun sontak menoleh kearah Ye Zhang dan memberikan senyuman kepada nya.


Ye Zhang yang malu-malu, dia melangkah satu langkah dengan kepala yang di tundukkan nya serta memberikan tangan nya.


"Aaa- Aku Ye Zhang. Salam kenal!"


Arya dan Lin Tian tersenyum kecil melihat sikap Ye Zhang dan Lin Tian sendiri pun dengan ramah disertai senyuman menerima tangan Ye Zhang.


"Aku Lin Tian. Salam kenal juga!"


Semua murid yang ada di kelas 10-B yang melihat itu, mereka pun meledek Ye Zhang.


"Cie ... Cie..."


Mendengar itu, Ye Zhang dan Lin Tian hanya tertawa kecil begitu juga Arya. Lalu, Arya pun memutuskan untuk meninggalkan mereka.


"Oke, Ye Zhang. Kamu ngobrol saja dulu. Aku ada urusan lain." Arya pun melihat kearah Lin Tian. "Lin Tian, aku duluan."


Lin Tian tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Lalu, Arya pun pergi meninggalkan mereka.


Tidak lama, Arya mendapatkan poin dari MOM sebesar 5 poin.


Sesaat Arya keluar dari kelas 10-B terlihat Rachel sedang berlari ke suatu tempat namun, saat melihat Arya. Dia menghentikan langkah nya.


"Arya!" seru Rachel seraya melangkah menghampiri Arya.


Mendengar seruan Rachel, langkah Arya terhenti dan menoleh kebelakang yang mana dia melihat Rachel.


"Kak Rachel?"


"Pas banget!" sambung Rachel.


"Kenapa?"

__ADS_1


Rachel sontak meraih tangan kanan Arya. "Arya, bantu aku mencari buku!"


"Eh?"


Tanpa membuang waktu, Arya pun digandeng oleh Rachel yang mana mereka berlari ke perpustakaan.


Disaat yang bersamaan, pemberitahuan datang.


Ding!


[Misi MOL: Bergandengan tangan aktif.]


Dan, mereka pun terus bergandengan sampai tiba di perpustakaan yang mana Rachel sontak melepaskan tangan nya dan pemberitahuan datang.


Ding!


[Anda mendapatkan 60 poin dari misi MOL.]


Melihat itu, Arya tersenyum. "Lalu, kenapa kakak mengajakku ke perpustakaan?"


"Aku ingin kamu membantu ku untuk mencari buku tentang merawat anak Njing!"


"Oh, kakak punya Njing?"


Rachel menganggukkan kepalanya. "Iya, dua hari yang lalu ada anak Njing yang nyasar ke rumah jadi, aku dan nenek memutuskan untuk merawat nya di rumah. Oiya, kapan-kapan kamu datang ke rumah ya? Oyen pasti senang!"


"Oyen?"


"Iya, itu nama Njing ku. Sudahlah, kita berpencar dan mulai mencari!"


"Siap, Sir!" ucap Arya yang memberikan hormat kepada Rachel.


Dan, di sana Arya pun mulai mencari buku yang dibutuhkan Rachel.


Setelah beberapa lama, Arya berjalan kembali ke arah Rachel yang sudah duduk salah satu kursi dan membaca ku.


Ditengah langkah nya, Arya menghela nafas panjang. "Seperti nya aku tidak bisa menemukan banyak buku atau artikel. Aku harap yang kubawa ini ada yang berguna," gumam Arya.


Lalu, setibanya di bangku Rachel. Arya melihat Rachel sedang tidur diatas meja dengan kedua tangan nya menjadi bantal.


Memahami itu, Arya pun menaruh buku dengan pelan dan memberikan sweater yang dikenakan kepada punggung Rachel agar dia tidak terganggu dengan dingin nya cuaca. Sedangkan, Arya duduk dihadapan nya seraya menaruh tangan diatas meja dan meletakkan kepalanya pada tangan nya itu sambil memandang Rachel yang tengah tertidur.


"Ah, Maaf. Aku ketiduran," ucap Rachel seraya bangkit bangun.


"Tidak apa-apa. Hanya sebentar kok," jawab Arya disertai dengan senyuman.


Lalu, Rachel menoleh kebelakang yang mana dia sadar punggung nya terdapat sweater milik Arya. "Kamu masih nunggu bahkan menyelimuti ku dengan sweater mu." Rachel kembali melihat Arya. "Terimakasih, Arya. Kamu baik sekali."


Arya menegakkan badannya dan tersenyum, "Tidak masalah."


Sesaat itu, Arya dan Rachel terdiam saling memandang hingga mereka menjadi sedikit salah tingkah.


Lalu, Arya pun menenangkan situasi. "Maafkan aku, cuma ini yang bisa kutemukan!" ucap Arya seraya memberikan beberapa buku yang dibawanya.


"Tidak apa-apa lah. Ini sudah lebih dari cukup. Kerja bagus! Terimakasih, Arya."


"Sama-sama."


Seusai itu, Rachel membuka salah satu buku dan membaca nya dengan senang. Arya yang melihat itu, dia pun ingin mencoba untuk mengungkapkan perasaan meski memiliki resiko yang tinggi dirinya akan di tolak.


"Kak Rachel."


Rachel yang tengah membaca buku, dia menghentikan sejenak membaca nya dan melihat kearah Arya.


"Apa?"


"Aku menyukaimu."


Mendengar itu, Rachel sempat terkejut. "Hah?"


"Aku menyukaimu, kak Rachel. Mau kah kakak menjadi pacar ku?"


Rachel yang mendengar itu, dia menutup buku dan meletakkan nya diatas meja. "Kamu bicara apa?"


"Maaf, jika hal ini mengganggumu. Aku tidak akan berbicara lagi dan lupakan saja," ucap Arya yang diakhiri dengan senyuman lebar dan dia sudah siap untuk di tolaknya.


Rachel menggelengkan kepalanya. "Itu tidak menganggu kok. Tapi ..." ucapan Rachel terhenti dan dia mengigit bibir bawahnya.

__ADS_1


"Kak Rachel, aku sangat menikmati waktu bersama mu dan ku ingin lebih dekat dengan mu serta berbincang segala hal dengan mu juga."


"Tetap saja, ini sangat mendadak."


"Maaf," jawab Arya.


Rachel menghela nafas panjang, "Jangan meminta maaf! Tapi kenapa? Maksudku, aku sudah ..." Rachel menghentikan ucapannya lagi.


Arya pun mempertegas ucapan nya, "Kak Rachel tadi bilang tidak terganggu dengan ini. Maka dari itu, aku juga tidak ingin menyerah jika masih ada kesempatan. Aku juga tidak peduli jika kak Rachel menolak ku karena yang paling ku takutkan hanyalah tidak mendapatkan jawabanmu!"


"A-Aku tidak akan melakukan hal seperti itu."


"Terimakasih."


"K-Kenapa kau berterima kasih padaku? Kamu aneh."


Arya pun menghela nafas panjang, "Andai saja kakak menolak ku. Apakah aku masih boleh terus menyukai kakak? Jika itu mengangguk kakak, maka aku akan berhenti."


Ucapan Arya itu membuat kedua tangan Rachel yang ada di paha nya gemetar dan dia menundukkan kepalanya seraya menjawab. "Ini tidak menganggu ku ..."


"Kalau begitu, bolehkah?"


Mendengar itu, wajah Rachel memerah dan dia mengangguk kepalanya. "Iya."


Mendengar itu, Arya sontak beranjak diri dengan senang nya. "Benarkah? Terimakasih banyak!"


"Ehh ... Itu ... kenapa kamu begitu memperjuangkan ku? Jika memang kamu terus menyukai ku meski aku menolak mu jadi, mana mungkin aku bisa menolaknya," tanya Rachel dengan menundukkan kepalanya.


"Kak Rachel?"


Lalu, Rachel melihat Arya dengan senyuman lebar. "Jadi, terima lah ini!" Rachel beranjak dari kursi nya dan memegang pipi kanan Arya serta mencium kening nya.


Sikap Rachel itu membuat Arya terbujur kaku dan terkejut sampai Rachel melepaskan nya dan berjalan meninggalkan meja.


Arya yang masih dalam kebingungannya. Dia menoleh kearah Rachel. "Hah? Apa arti barusan?"


"Disaat kamu berbicara serius, keningnya mu mengkerut karena kelihatan nya imut jadi ingin aku mencium nya," ucap Rachel dengan melihat kedepan. Lalu, tidak lama Rachel menoleh ke belakang. "Sampai berjumpa lagi, Arya!"


Setelah itu, Rachel pergi meninggalkan Arya sedangkan Arya masih dalam kebingungannya dengan memegang kening nya sampai pemberitahuan datang dari MOL.


Ding!


[Anda berhasil mendapatkan 1.000 poin dari mengungkapkan perasaan disertai bonus 2x.]


Ding!


[Anda berhasil mendapatkan 5.000 poin dari ciuman kening dari target disertai bonus 2x.]


Melihat itu, Arya sadar dan tersenyum. Lalu, Arya memandangi arah jalan yang dilalui Rachel. "Terimakasih, Rachel," gumam Arya.


Dan, pada hari itu Arya dan Rachel resmi berpacaran.


...# System Of Romance #...


Estimasi Bab ini ...


+ Hadiah misi MOM,



Membantu Ye Zhang, +10 poin.


+ Hadiah misi MOL,



Pernyataan Cinta, +1.000 poin.


Ciuman kening dari target, +5.000 poin.




Ye Zhang (Exo Lay)


__ADS_1


Lin Tian (Chen Duling)



__ADS_2