System Of Romance

System Of Romance
System Of Romance | Romance 27


__ADS_3

...Romance 27. Perjalanan ke Daratan Roh Tanah Suci part I...


Sepulang sekolah, Arya pun bergegas pulang. Lalu, dia membasuh diri dan berganti pakaian setelah itu, Menganti seluruh isi tas sekolah nya dengan peralatan yang diperlukan seperti senter, tali, pisau dan sebagainya.


Arya bukan sekali dia menjelajah, sewaktu dirinya masih Sekolah Menengah Pertama. Arya pernah ikut kegiatan Ekstrakurikuler pecinta alam dan sudah menjelajahi beberapa hutan di Sulawesi.


Setelah semua siap, Arya pun pergi meninggalkan rumah dan tidak lupa mengunci nya. Lalu, pergi ke bukit barat yang mana dia sudah berjanji temu dengan Chizuru disana.


Setibanya di pagar perbatasan terlihat lah Chizuru yang mengenakan kaos santai dengan sweater dan ransel nya. Lalu, saat melihat kehadiran Arya. Dia pun tersenyum dan melambaikan tangan.


Arya pun ikut tersenyum seraya menghampiri nya.


"Maaf, membuat mu menunggu."


Chizuru dengan wajah yang tersenyum, dia pun menggelengkan kepalanya. "Tidak apa. Aku juga baru sampai."


"Baiklah, ayo kita pergi!"


"Iya."


Lalu, Arya dan Chizuru memasuki hutan yang mana hutan itu sedikit gelap. Beruntung, cahaya bulan pada malam itu sangat terang hingga membuat langkah mereka lancar.


Suara serangga dan burung hantu mengiringi langkah mereka.


Arya pun beberapa kali melihat Chizuru, dia pikir Chizuru akan kesulitan menempuh medan hutan namun, pemikiran itu salah. Chizuru sama sekali tidak ada ekspresi takut dan takut kotor malah dia terlihat begitu bersemangat melangkah. Arya pun lega melihat nya.


Tidak lama kemudian, mereka mendengar suara rumput yang bergoyang dan ada nya pergerakan di depan mereka.


Mengetahui itu, Arya dan Chizuru pun menghentikan langkahnya.


"Arya, apa itu?" tanya takut Chizuru.


Arya pun tidak menjawab nya dan dia sontak memasang posisi siaga dengan mengambil pisau dari saku nya takut-takut ada hewan buas atau orang jahat yang menghampiri mereka.


Lalu, Chizuru yang ketakutan. Dia menempelkan tubuhnya di punggung Arya serta memegang kedua bahu nya dan mengintip ke samping.


Arya yang awalnya bersiaga menjadi salah fokus lantaran buah dadanya menempel di punggung nya dan membuat juniornya naik.


"Kenapa disaat seperti ini?" batin Arya.


Lalu, Arya pun melepaskan pikiran aneh nya dan kembali melihat kearah depan yang mana tidak lama kemudian keluar sosok bayangan manusia yang membuat Arya semakin waspada dan siaga.


"Siapa kamu?!" tanya Arya.

__ADS_1


Jarak sosok ini semakin dekat namun, sosok itu bukanlah orang asing ataupun hewan buas. Dia Elsa yang baru saja pulang dari melukis di bukit.


"Ah, Apa maksudmu, Arya?" jawab Elsa.


Melihat sosok Elsa, Arya pun menurunkan kewaspadaan begitu juga Chizuru yang sontak berdiri tegak kembali di belakang Arya.


"Ternyata kak Elsa, aku pikir orang jahat atau hewan buas," ucap Arya.


"Hah! Kamu pikir wajah ku mirip orang jahat atau hewan buas, gitu!" Elsa pun melihat Arya dan Chizuru. "Tunggu! Apa yang kalian disini malam-malam begini? Mungkin kalian akan melakukan hal yang tidak senonoh!"


Arya dan Chizuru yang mendengar itu, mereka sontak panik.


"Bukan, Bukan!" jawab panik Arya sambil melambaikan kedua tangan nya.


"Iya, bukan! Kami hanya ingin pergi ke gerbang keramat," jawab Chizuru.


Melihat sikap panik mereka, Elsa pun tertawa senang. "Hahaha ... kalian ini sungguh lucu."


Arya dan Chizuru yang melihat tawa Elsa, mereka pun sontak bernafas lega dan saling bertukar senyum.


Lalu, Elsa menyambung perkataan nya. "Jadi, Apa yang kalian lakukan di gerbang keramat?"


Mendengar itu, Arya dan Chizuru bertukar pandang dalam tatapan nya Chizuru meminta izin untuk bercerita tujuan mereka dan Arya yang memahami itu, dia mengangguk kepalanya.


Setelah itu, Chizuru melangkah ke samping Arya dan menceritakan semua maksud tujuannya untuk mencari jamur emas di gunung Sumeru.


"Jika begitu, cerita nya. Aku akan ikut dengan kalian!"


"Eh?" gumam serempak Arya dan Chizuru serta saling bertukar pandang.


"Kenapa? Kalian tidak suka kesenangan kalian di hutan gelap di ganggu oleh ku!" jawab Elsa.


"Oh, Bukan..Bukan!" jawab Arya.


"Justru kami senang! Jika, Kak Elsa ikut dengan kami." Lalu, Chizuru menoleh kearah Arya. "Bukan kah begitu, Arya?!"


"Iya. Tentu saja!" jawab Arya.


"Baiklah, jika kalian memaksa!" sambung Elsa dengan senyuman kecil.


Arya dan Chizuru pun ikut tersenyum.


Setelah itu, mereka pun melanjutkan perjalanan sampai ke gerbang keramat yang mana lokasi itu berada d ujung bukit barat dan disana terdapat pintu yang sangat besar dengan ukiran emas di tengah nya.

__ADS_1


"Ini kah gerbang keramat," ucap kagum Arya seraya menatap Gerbang.


"Benar, ini gerbang keramat," jawab Chizuru.


"Tapi, tidak ada satu orang pun yang membukanya kecuali kakek Raya." Elsa melihat kearah Arya. "Sekarang, waktu nya membuktikan. Apakah kamu cucu dari kakek Raya atau bukan?"


Arya pun menghela nafas panjang, " Ahfuu ... Iya. Aku akan mencoba nya."


Lalu, Arya menghampiri pintu besar dan memegang pintu itu dengan tangan kanan.


"Kakek, izinkan kami masuk ke daratan Roh Tanah Suci!" batin Arya seraya menutup mata nya.


Sesaat kemudian, cincin System Of Romance bersinar terang merah bersamaan dengan ketiga bola di tengah pintu yang berbentuk segitiga.


"Arya, lihat! Pintu nya merespon!" seru senang Chizuru.


Arya yang mendengar itu, dia sontak membuka matanya dan mundur beberapa langkah.


"Berhasil kah?" gumam Arya.


Sesaat kemudian, pintu itu pun berlahan terbuka sampai seutuhnya.


"Seperti nya kamu memang cucu dari Kakek Raya," ucap ledek Elsa.


"Ya iyalah. Masa aku anak angkat," jawab Arya dengan senyuman lebar.


"Kali saja!" jawab Elsa seraya melangkah ke dalam pintu.


Chizuru pun tersenyum dan dia juga mengikuti langkah Elsa kedalam yang tidak lama Arya dengan tawa kecil menyusul mereka.


Dibalik pintu itu adalah lorong goa sudah lama terbengkalai. Ini terlihat dari banyak nya sarang laba-laba dan api obor yang sudah padam.


Maka dari itu, langkah mereka hanya disertai dengan lampu dari senter sampai beberapa saat kemudian, mereka pun keluar dari Goa dan disana Arya, Chizuru dan Elsa menghentikan langkahnya serta menatap takjub melihat hutan yang berbeda dari sebelumnya.


Sebuah hutan yang lebih asri serta banyak tumbuhan yang bersinar juga kunang-kunang yang berwarna-warni.


"Luar biasa! Ini kah daratan Roh Tanah Suci?!" ucap kagum Elsa.


"Indahnya!" sambung kagum Chizuru.


Arya tidak berkomentar apapun, dia hanya tersenyum dan mengangkat tangan kanan serta melihat cincin nya.


"Kakek, sebenarnya apa hubungan kakek dengan kakek pengemis dan dataran Roh Tanah Suci?" batin Arya.

__ADS_1


Dan, itulah pertama kali Arya menginjakkan kaki di Daratan Roh Tanah Suci.


...# System Of Romance #...


__ADS_2