System Of Romance

System Of Romance
System Of Romance | Romance 48


__ADS_3

...Romance 48. Cafe Sunrise dan Tomo...


Setelah mendapat hasil ujian, Arya dan lainnya pergi ke cafe pinggir pantai yang mana cafe itu bernama Sunrise.


Sebuah Cafe sederhana yang menyajikan berbagai makanan, cemilan dan minuman. Selain itu, disana juga ada berbagai permainan sederhana seperti Dart, Catur dan konsole game. Tempat itu juga merupakan salah satu Cafe milik Arya yang menghabiskan sekitar 500 juta Rupiah.


Arya yang sudah berulang tahun dan sudah genap 17 tahun, dia pun mendapat kartu tanda penduduk yang membuat nya di izinkan untuk memiliki bangunan dan sebagainya.


Setibanya di Sunrise, Arya dan lainnya di sambut oleh Carl.


"Yo, selamat datang!" sapa Carl.


"Carl, seperti biasa," jawab Haruka.


"Aku juga," sambung Ye Zhang.


"Bos juga," tanya Carl kepada Arya.


"Iya, Kak," jawab Arya.


"On the Way!" ucap Carl yang sontak beranjak ke dapur.


Carl bekerja disitu lantaran beberapa hari yang lalu, dia mengunjungi Arya kembali yang mana dia bertanya tentang lowongan pekerjaan.


Pertanyaan Carl itu pun membuat inpirasi bagi Arya untuk membuka usaha kecil-kecilan dan didapatilah sebuah ruko kosong di dekat pantai. Melihat itu, Arya pun sontak membeli nya dan membuka cafe dengan bantuan Carl dan terbentuk lah cafe Sunrise.


Setelah memesan, Arya dan lainnya duduk di bangku kosong di sisi jendela yang mana mereka pun sedang berbincang-bincang kecil dan Arya hanya mendengar kan nya.


Beberapa saat kemudian, Arya melihat Tomo yang sedang memulung botol plastik. Melihat nya, Arya pun mengerutkan keningnya takut-takut dia salah melihat namun, setelah lama melihat Arya yakin bahwa itu Tomo.


"Hei, semua nya. Apakah dia itu Tomo ya?"


Haruka, Ye Zhang dan Chizuru sontak melihat kearah jendela yang mana mereka juga melihat Tomo.


"Oh, Iya. Dia Tomo," jawab Chizuru.


"Tunggu! Apa dia pemulung?" tanya Ye Zhang.


"Setahuku dia bukan pemulung tapi, ayah nya memang pemulung. Mungkin saja, dia sedang membantu pekerjaan ayah nya!" sambung Haruka.


"Aku menduga, dia kesulitan untuk belajar karena pekerjaan nya itu makanya dia mendapatkan nilai terendah," ucap Chizuru.


"Benar sekali, Gua juga berpikiran yang sama. Uang akan merusak masa depan dan mimpi," sambung Ye Zhang.

__ADS_1


Sesaat kemudian, Carl datang membawa pesanan dan menyajikan nya diatas meja. Melihat nya, Arya pun terpikir sesuatu.


"Carl, apakah kamu membutuhkan bantuan karyawan?"


"Perlu tidak perlu sih, terserah kak Arya saja namun, jika ada satu karyawan lagi pekerjaan saya bisa lebih ringan," ucap Carl.


Mendengar itu, Arya memulai menjalankan pemikiran nya dan Haruka menduga sesuatu.


"Arya, mungkinkah kamu ingin merekrut Tomo?" tanya Haruka.


"Iya, aku ingin membantu nya agar dia bisa belajar," jawab Arya.


"This is Arya," sambung Ye Zhang.


Arya pun tersenyum dan beranjak diri. Setelah itu, Arya menyusul Tomo yang sudah berjalan cukup jauh.


"Tomo!" seru Arya.


Tomo yang sedang mengorek sampah, dia menghentikan aktifitas dan menoleh kebelakang yang mana dia melihat Arya yang sedang berlari kearah nya.


"Oh, peringkat pertama, Arya?" gumam Tomo.


Lalu, Arya pun menghentikan langkahnya di dekat Tomo.


Tomo pun tersenyum dan menerima tangan Arya, "Aku Tomo salam kenal!"


Tidak lama mereka pun melepaskan tangan nya.


"Tomo, apakah kamu sibuk?"


"Ya, bisa dikatakan sibuk bisa tidak," jawab Tomo dengan menunjukkan karung bekas yang dibawanya.


Arya pun tersenyum kecil, "Aku mengerti. Kalau begitu, apakah kamu sudah makan? Kalau belum, mari kita makan bersama!"


"Tapi ... saya kotor," nolak Tomo.


"Tidak masalah, Ayo!" seru Arya.


Tomo yang melihat ajakan paksa Arya, dia pun mengikuti nya dan dia tiba di cafe Sunrise yang mana Tomo melihat Haruka dan lainnya yang membuat dia sedikit malu terutama saat Haruka dan teman-teman Arya menyapanya.


"Hei, kamu mau makan apa? Pesan apa saja? Gratis!" tanya Arya.


"Eh? Gratis?" tanya ragu Tomo.

__ADS_1


"Benar, Kak Arya ini pemilik dari cafe ini jadi kamu tidak perlu sungkan," sambung Carl.


"Ehh ..." kaget Tomo seraya melihat Arya.


Arya yang melihat itu, dia pun hanya memberikan senyuman dan anggukan kepala. "Iya, pesan saja sesuka mu."


"Baiklah, aku pesan ..."


Lalu, Tomo pun memesan makanan nya. Sambil menunggu, Arya dan Tomo pun berbincang-bincang.


"Tomo, aku ingin bertanya kepada mu," ucap Arya.


"Iya, Arya. Ada apa?" jawab Tomo.


"Apakah penyebab nilai mu kecil itu karena bekerja mulung?" tanya Arya.


"Iya, seharusnya ini pekerjaan ayah namun, saat ini ayah sedang sakit jadi waktu luang mu tidak ada untuk belajar," jawab Tomo.


"Kalau begitu, bekerja lah disini!" seru Arya.


"Eh? Apa maksudmu, Arya?"


"Bekerja lah disini membantu Kak Carl dan luang kan waktu disini untuk belajar yang tentu saja aku akan memberikan mu upah kerja. Tapi dengan satu syarat, kamu harus memiliki nilai yang diatas rata-rata selama bekerja disini. Bagaimana, kamu mau?" tanya Arya.


"Benarkah, tentu saja. Aku mau," jawab senang Tomo.


Setelah itu, Arya bangkit berdiri dan memberikan tangan nya kembali. "Jadi, selamat bergabung di Sunrise!"


"Iya, Terimakasih banyak, Bos!" jawab Tomo seraya menerima tangan Arya.


Dan, keesokan harinya Tomo bekerja di Sunrise sebagai pelayan dan sejak bekerja disana, Tomo pun bisa belajar dan lulus pada ujian ulang.


Selain itu, Arya mendapatkan 50 poin dari MOM.


...# System Of Romance #...


Estimasi Bab ini ...


• Mendirikan Cafe Sunrise, -500 juta rupiah.


• Hadiah MOM, +50 poin.


Tomo (Ryoma Takeuchi)

__ADS_1



__ADS_2