
...Romance 119. Golden Spoon Party...
Saat ini Tomo pergi ke rumah Jessica yang juga merupakan rumah keluarga utama prima dan itu berada di perumahan elite di sisi selatan kota.
Tomo pun tiba disana yang dimana Jessica sudah menunggunya di luar pagar. Saat melihat mobil Tomo, Jessica terus tersenyum dan mobil terhenti tepat dihadapan Jessica.
Tomo pun keluar dari mobil dan berjalan menghampiri Jessica.
"Hei, Tomo," sapa Jessica sambil melambaikan tangan.
"Hei, maaf. Aku sedikit terlambat," ucap Tomo seraya membukakan pintu mobil nya.
"Tidak apa-apa, Ayo kita langsung berangkat!"
"Iya."
Tomo pun berjalan ke sisi pintu lainnya dan membuka pintu dihadapan Jessica dan mempersilahkan Jessica untuk masuk seperti seorang putri.
"Silahkan!" seru Tomo.
"Terima kasih," jawab Jessica dan dia pun masuk kedalam mobil.
Setelah itu, Tomo menutup pintu dan kembali ke kursi supir. Lalu, melajukan mobilnya.
Dalam perjalanan, Jessica dan Tomo mengobrol kecil.
"Ngomong-ngomong, Tomo. Kamu ganteng banget hari ini," ucap Jessica dengan menatap Tomo.
Tomo pun tersenyum dan melihat kearah Jessica, "Kamu juga cantik malam ini," jawab Tomo. Lalu, dia mengembalikan pandangannya.
"Jessica, kita mau kemana?" tanya Tomo.
"Jalan aja, Say. Nanti aku arahkan!" jawab Jessica dengan nada pelan.
"Baik, tuan putri," jawab Tomo.
Selama perjalanan, Jessica mengarahkan jalan sampai tiba di sebuah hotel bintang lima yang lain dan Tomo menghentikan laju mobilnya di pintu masuk hotel.
"Jessica, yakin disini?!" ucap Tomo yang terpikir dan mengambil kesimpulan sendiri sambil menatap Jessica.
"Kenapa memang? kamu takut? atau tidak mau?" jawab Jessica dengan nada merayu.
"Bukan itu masalahnya tapi, kita kan baru kenalan juga aku tidak bisa melakukan itu dengan bukan wanita yang kucintai," jawab Tomo yang menolak.
Jessica pun tersenyum lalu, mendekati telinga Tomo dengan berkata, "Maka nya, cintai aku," bisik Jessica.
Tomo yang mendengar itu langsung terbujur kaku dan berekspresi panik. Jessica yang sudah kembali ke kursinya, dia tertawa senang.
"Sumpah, Kamu lucu banget sih. Canda, nyantai aja." Jessica menepuk pelan badan Tomo, "Disini temanku ulang tahun. Aku yang jomblo ini otomatis nyari pasangan jalan," ucap Jessica.
Tomo pun menghela nafas lega. Saat mendengar jawaban dari Jessica dan tidak lama, Tomo dan Jessica turun dari mobil lalu, menyerahkan kunci kepada Valet hotel disana.
Sambil merangkul lengan Tomo, Jessica dan Tomo melangkah ke tempat diadakannya pesta. Tidak lama, Tomo dan Jessica tiba. Sebuah ruangan besar yang sangat gemilang dengan lampu kristal di atap, lantai berkarpetnya merah, meja bulat dan sampanye tower terlihat.
__ADS_1
Tidak hanya itu, Tomo juga banyak mengenal beberapa selebritis yang datang yang membuat Tomo sedikit malu hadir di sana.
Tiba Tomo dan Jessica, beberapa teman Jessica langsung mendatangi Jessica.
"Hello, Jessica!" ucap teman perempuannya Jessica sambil cepika-cepiki.
"Hei, Popie. Sudah lama datang?" jawab Jessica.
"Gue baru dateng," jawab Popie. Lalu, dia melihat Tomo dan memberikan senyuman, "Jessica, siapa dia?" tanya Popie.
Jessica langsung melihat kearah Tomo dan merangkul tangannya, "Dia Pacar ku yang baru, Tomo," ucap perkenalan Jessica.
"Eh? Pacar?" gumam pelan Tomo.
Jessica pun memberikan isyarat untuk mengikuti dramanya. Tomo pun mengerti dengan isyarat itu dan memperkenalkan dirinya.
"Saya Tomo, Salam kenal!" ucap Tomo yang memberikan tangannya kepada Sofie.
Dengan senyuman, Sofie menerima tangan itu dan memperkenalkan dirinya juga, "Saya Sofie."
Tomo dan Sofie saling bertukar senyum dan tidak lama, Jessica batuk sengaja.
"Ghm!" batuk Jessica.
Tomo dan Sofie pun langsung melepaskan tangan mereka.
Tidak lama kemudian, seorang pemuda seumuran Tomo dan Jessica menghampiri mereka. Dia terlihat sangat elegan dengan kemeja birunya sambil membawa sampanye.
"Jessica, gue udah lama nunggu Loe!" ucap pria itu sambil sambil cepika-cepiki.
"Terima kasih, Jessica. Lalu, mana hadiahnya?" ucap Jonathan.
Jessica pun mengambil sebingkis kado kecil dari tasnya.
"Ini!" ucap Jessica sambil memberikan kado.
"Kayanya berharga, gue simpen dulu ya!" pandangan Jonathan teralih pada Tomo, "Siapa ini?"
Tomo pun langsung memperkenalkan diri, "Saya Tomo," ucap Tomo sambil memberikan tangannya.
"Jonathan Wijaya Kusuma, anak sulung dari keluarga Wijaya Kusuma," ucap bangga Jonathan yang menerima tangan Tomo.
Tomo dan Jonathan saling tersenyum.
"Harusnya memperkenalkan nama keluarga," sindir Sofie yang melipat tangannya.
"Ya perlu lah, siapa tahu dia membutuhkan bantuan dan mudah mengenaliku," jawab sombong Jonathan.
"Cihh ... " gumam Sofie.
Tomo dan Jessica hanya tersenyum mendengar percakapan mereka.
"By the Way, Loe siapanya Jessica?" tanya Jonathan.
__ADS_1
"Dia pacar gue, ya gak yang?!" ucap Jessica yang langsung merangkul lengan Tomo.
Tomo pun mau tidak mau harus mengikuti terus drama Jessica.
"Hm," gumam Tomo sambil menganggukan kepala nya disertai senyuman.
Jonathan yang mendengar itu, dia pun tidak percaya kepada ucapan Jessica.
"Gak percaya gue, coba buktiin!" tantang Jonathan.
Saat mendengar itu, Jessica tersenyum Lalu, dia menarik wajah Tomo dan mencium bibir Tomo didepan umum yang membuat semua tamu termasuk Sofie dan Jonathan tersenyum.
Sedangkan, Tomo hanya pasrah terbujur kaku. Bagaimana tidak? ciuman itu merupakan ciuman pertama untuknya dan itu didepan orang banyak.
"Oke. Oke, Gue percaya! Dan, hentikan ciuman itu di pesta gue!" ucap Jonathan sambil tersenyum.
Jessica pun melepaskan ciumannya dan menatap Tomo dari dekat dengan tersenyum dan menaikan satu alisnya.
Tomo tidak bisa berkata apapun saat itu. Lalu, Jonathan menepuk Tomo dan memberikan peringatan kecil.
"Tomo, berhati-hatilah sama mantannya!"
Tomo tidak menjawab malah Jessica yang menjawabnya.
"Apa sih Loe? menyebelin tau gak?!" ucap Jessica.
Jonathan tidak marah dan dia hanya memberikan senyuman. Lalu, dia meninggalkan Jessica dan Tomo.
Sesudah itu, Jessica membicara pelan, "Sorry, Aku melakukan nya secara mendadak."
"Saya ngerti kok," jawab Tomo.
Jessica pun melihat kearah Tomo sambil tersenyum dan Tomo pun juga demikian.
Didepan Jonathan mengangkat gelas Sampanye nya dan memberikan sambutan.
"Terima kasih kepada semua yang hadir disini dalam acara ulangtahun gue yang ke 20. Sekarang angkat gelas kalian dan semoga gue dan kalian diberikan panjang umur!" ucap Jonathan.
Pelayan pun memberikan segelas Sampanye kepada Tomo dan Jessica. Lalu, mereka pun mengangkat gelasnya begitu juga tamu yang lain.
"Bersulang!" seru Jonathan dan sampanye itu langsung di minumnya.
Begitu juga Tomo dan Jessica serta tamu lainnya mengangkat gelas dan meminumnya.
Awalnya Tomo tidak bisa minum alkohol namun pelatihan Arya membuat nya bisa minum alkohol tanpa mabuk.
Di sisi pojok ruangan itu, ada seorang pria yang menatap tajam Tomo hingga tidak mengangkat gelasnya.
Jonathan yang melihat pria itu hanya memberikan senyuman. Dia seperti tahu bahwa akan terjadi sesuatu kepada Tomo namun dia tidak ingin terlibat masalah percintaan Jessica.
Di tempat yang berbeda, Arya yang sedang menyaksikan Tomo dari laptopnya tersenyum sendiri lantaran Arya sudah meretas kamera CCTV hingga dia bisa memantau Tomo.
Lalu, Arya pun berpikir sesuatu,
__ADS_1
"Memang Tomo memiliki bakat menjadi orang kaya," gumam Arya.
...# System Of Romance #...