
...Romance 36. Bungker tersembunyi, Focus dan Fitur tersembunyi....
Saat ini Arya dan Eri sedang berada di sebuah tempat yang dia tidak duga sebuah ruangan bunker gelap yang berisikan tumpukan emas batangan.
"Benda ini ... emas?!" kaget Arya saat mengambil salah satu emas batangan yang memiliki berat 1 kg.
"Arya, bagaimana pendapat mu? Aku pikir bagi manusia, benda ini akan membantu kamu untuk menyelesaikan konflik kalian," ucap Eri.
"Memang ini akan sangat bermanfaat. Tapi, semua emas ini milik siapa?"
"Semua benda ini peninggalan dari para Roh Tanah Suci," jawab Eri.
"Jika begitu, bukan kah tidak baik untuk mengambil nya."
"Masalah itu ... aku pikir para roh tanah suci akan mengerti. Hehehe ..." ucap Eri dengan tawa kecil.
Mendengar itu, Arya pun menghela nafas panjang. Meski, ada banyak emas yang menggiurkan di depan nya. Arya pun tidak ingin mencuri nya apalagi kepemilikan dari emas itu belum jelas.
Sesaat kemudian, Arya menyadari sesuatu yaitu sebuah pintu besi yang disinari oleh titik merah pada tengah nya.
"Apa itu?" gumam Arya seraya mengerutkan kening untuk memfokuskan penglihatan nya.
"Saya pikir itu hanya pintu," jawab santai Eri.
Arya yang penasaran akan hal itu, dia pun menghampiri pintu besi tersebut.
Lalu, saat Arya sudah dekat dengan pintu itu. Arya pun mencoba menyentuh nya dan sesaat itu juga cincin dan titik merah pada pintu bersinar dengan terang setelah itu, pintu berlahan terbuka dan Arya mundur beberapa langkah.
Setelah pintu terbuka seutuhnya, Arya masuk kedalam ruangan yang mana dirinya sedang berada di ruang dengan dinding dan lantai yang serba hitam.
Saat Arya memeriksa lantai itu, dia bisa mengambil kesimpulan bahwa besi itu bukanlah besi biasa.
"Arya, kamu tahu tempat ini?" tanya Eri.
"Aku juga tidak tahu dan mungkin, bisa diambil kesimpulan sementara. Tempat ini bekas tempat penelitian."
Seusai itu, Arya dan Eri melanjutkan langkah mereka sampai pada ruangan yang mana ruangan itu berdesain bulat dengan tiga koridor untuk ke ruangan lainnya.
Tidak hanya itu saja, Arya melihat beberapa perabotan dan alat yang sudah hancur dan berdebu.
Sesaat kemudian, Eri berteriak. "Aaa!"
Mendengar itu, Arya sontak menoleh kearah Eri yang ada dibelakang nya. "Ada apa, Eri?"
"A-ada Manusia mati!" seru panik Eri seraya menunjuk ke arah sesuatu.
__ADS_1
"Apa?" respon Arya yang sontak menyamakan pandangan dengan Eri.
Lalu, Arya pun juga ikut terkejut lantaran ada tengkorak manusia yang sedang bersandar di dinding.
"Benar, ada tengkorak."
Sesaat melihat tengkorak itu, Arya pun melihat ada yang aneh pada kepalanya yakni sebuah benda berbentuk segitiga menempel telinga atas dan dahi kanan nya dan benda itu membuat Arya penasaran.
"Maaf, aku izin memakai alat yang kamu kenakan!" pinta izin Arya seraya menempelkan kedua tangannya.
Lalu, Arya pun mengambil alat segitiga itu dan mengenakan nya sama seperti tengkorak manusia.
Sesaat Arya mengenakan itu, cincin yang di kenakan Arya bersinar kembali yang diikutkan dengan benda segitiga yang dikenakan Arya turut bersinar. Lalu, tidak lama muncul pemberitahuan sistem disertai layar udara sebesar 10 inci.
Ding!
[Sistem Of Romance telah terhubung dengan focus. Apakah anda ingin melakukan sinkronisasi? Iya / Tidak.]
Melihat itu, Arya pun sedikit penasaran. "Sinkronisasi? Apakah mungkin benda ini terhubung juga dengan sistem of Romance milik ku?" batin Arya.
Arya yang penasaran dengan pemikiran itu, dia pun tidak membuang waktu lagi dan memilih [Iya].
Sesaat memilih itu, sistem mengirimkan pesan baru.
Ding!
[Pemeriksaan data .... Selesai.]
[Sistem of virtue (Kebajikan) ... Terdeteksi.]
[Apakah anda ingin membuka fitur tersembunyi? Iya / Tidak.]
Melihat pemberitahuan itu, Arya pun tersadar bahwasannya sistem milik nya merupakan salah satu sistem kebajikan dan pemberi misi untuk sistem kebajikan yang lain. Memahami itu, Arya menekan [Iya]
Ding!
[Hidden fitur sistem of Virtue ... terbuka.]
[Sistem of Love (Kemurnian / Purity) telah membuka fitur Charm.]
[Sistem of Charity (Kedermawanan) telah membuka fitur Cashback.]
[Sistem of Mercy (Kasih sayang) telah membuka fitur Pemandu.]
[Sistem of Dilligence (Ketekunan) telah membuka fitur Program.]
__ADS_1
Melihat itu, Arya pun tersenyum kecil. "Ah, benar juga aku baru memiliki Empat dari Tujuh Ruler kebajikan," batin Arya.
Arya yang tersenyum sendiri membuat Eri sedikit khawatir, "Arya, kamu baik-baik saja?"
Mendengar itu, Arya pun melepas lamunan dan menjawab nya dengan senyuman.
"Iya, aku baik-baik saja."
Seusai menjawab itu, Arya memanjatkan doa lagi kepada manusia tengkorak tersebut.
"Siapapun kamu, Terimakasih. Aku pinjam dahulu alat ini dan semoga kamu damai di sana. Amin."
Sesudah itu, Arya pun memutuskan untuk memberikan pemakaman yang layak namun, dia mengesampingkan nya dahulu lantaran ingin menelusuri tempat bunker itu dahulu.
Setelah itu, Arya memutuskan melanjutkan penjelajahan nya. "Ayo, Eri! Kita ke tempat lainnya!"
Eri pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
Lalu, Arya dan Eri melanjutkan langkah mereka yang mana mereka mengunjungi sisi koridor kanan. Disana mereka menemukan sebuah ruangan santai yang sudah sangat terbengkalai.
Selain itu, disana juga terdapat banyak buku-buku dan dokumen yang berserakan. Melihat itu, Arya pun mengambil salah satu buku yang menarik baginya.
"Portal Multiverse?" Lalu, Arya mengambil buku yang lain. "The Power of Divine Spirit? Buku-buku yang aneh," gumam Arya.
Setelah membaca judul-judul itu, Arya pun meletakkan kembali di lantai. Lalu, ada buku yang menarik perhatian nya yang mana buku itu mirip seperti buku harian dari Kakek nya.
"Buku itu ..."
Arya yang penasaran dengan buku itu, dia sontak menghampiri dan mengambil nya lalu, dia pun membaca nya dengan sepintas.
"Ini Buku penelitian?" Lalu, Arya pun mencoba cari tahu pemilik dari buku itu dan didapati lah sebuah nama. "Edward Eden dan Raya Juana."
Dan, sesaat kemudian Arya teringat sesuatu dan membuat nya terkejut, "Buku ini hasil penelitian kakek dan kakek nya Adira! Yang benar saja ..."
...## System Of Romance ##...
Estimasi bab ini ...
+ Fitur baru.
• Cashback.
• Charm.
• Pemandu.
__ADS_1
• Program.