System Of Romance

System Of Romance
System Of Romance | Romance 94.


__ADS_3

...Romance 94. Daimyo Arc...


Saat ini Arya masih bermain game MAO dan berada di Istana Kota Himetsu.


Setelah berhasil menyembuhkan Aoki yang saat itu Aoki terkena racun tingkat tinggi, Deadly Poison.


Setelah itu, Aoki beraktifitas seperti biasa dan dia mengadakan rapat dadakan di ruang pertemuan. Lalu, Arya sendiri duduk di samping kanan Aoki berhadapan dengan para samurai yang duduk berjajar disisi kanan dan kiri.


Pertemuan itu membahas pencarian pelaku yang memberikan racun kepada pemimpin mereka.


Didalam pembahasan nya, Aoki di racun oleh utusan Klan Nobunaga, pemimpin dari kota Einzhen.


Mendengar nama Nobunaga, Arya sontak terkejut lantaran ada kemungkinan tokoh sengoku atau pahlawan era samurai ada di game ini.


Akan tetapi, jika dilakukan dengan cara umum. Maka akan banyak waktu yang terbuang hanya untuk misi FATE dan aku akan kesulitan menemui sosok Nobunaga. Karena hal itu, Arya memutuskan untuk melakukan nya dengan cara curang.


Setelah ucapan Aoki berhenti, Arya memotong pembicaraan.


"Ayah, bisa beritahu aku dimana tempat ayah jatuh!"


"Tempat itu berada di ruang makan. Untuk apa kamu mempertanyakan nya?" jawab Aoki.


"Aku ingin menyelediki nya sendiri."


"Tuan Muda, izin saya membantu anda!" ucap Kanbei.


Arya pun melihat Kanbei dan mengangguk kepala.


Setelah itu, Arya dan Kanbei pergi ke ruang makan.


"Nagamasa dan aku tidak mengizinkan siapapun untuk mendatangi dan memeriksa ruangan ini," ucap Kanbei.


"Kerja bagus. Baiklah, aku akan memeriksa nya!"


Lalu, Arya melangkah ke tengah dan merapalkan sihirnya.


"Navigator. Deadly Poison."


Sesaat merapalkan itu, pandangan Arya berubah menjadi putih dan terlihat warna ungu di mangkuk sake yang mana itu menandakan racun berada ditempat tersebut.

__ADS_1


Sedangkan, pembahasan sebelumnya ada salah satu samurai mengatakan dan menduga racun berasal dari sake yang di kirim oleh Klan Nobunaga.


Memahami itu, Arya hanya menghela nafas panjang.


Arya tidak menyangka di dunia game juga ada tipu daya dan fitnah atau mungkin kah ini salah satu fitur dari game MAO.


Seusai memahami itu semua, Arya pun menghilangkan semua racun dan membuat drama yang mana drama itu disetujui oleh Aoki dan lainnya.


Saat jam siang diwaktu game juga yang mana Aoki mengadakan makan dan minum sake bersama untuk merayakan kesembuhan Aoki dan dalam acara itu, Arya yang memimpin acara.


Ditengah acara itu, Arya membuat nya istimewa karena semua petinggi memakai mangkuk milik pemimpin mereka.


Saat itu, banyak petinggi yang terheran dengan mangkuk yang dia lihat dan bertanya-tanya. Namun, ada satu yang terlihat ketakutan dan memaksakan diri.


Melihat itu, aku tersenyum. "Dia kah?" gumam Ku.


Setelah semua petinggi datang, Arya pun mengangkat gelas yang sudah berisikan sake.


"Semua nya, angkat mangkuk kalian dan kita bersulang untuk kesembuhan Daimyo Himetsu!"


"OOO ..." jawab para petinggi seraya mengangkat gelas nya dengan bangga.


"Kenapa kamu tidak minum? apakah kamu malu untuk minum di mangkuk Pemimpin?"


Saat mengejeknya, Nagasama sontak menghampiri dan memaksa nya untuk minum sambil keadaan setengah mabuk.


"Ayo lah, Minum! kapan lagi kita bisa minum dengan sake dan mangkuk Daimyo?"


Petinggi itu sontak mendorong Nagasama dan berdiri.


"Saya tidak akan minum dan kalian akan mati, Hahahaha ... setelah itu, saya yang akan menjadi Daimyo berikut nya!" ucap petinggi seraya tersenyum lebar.


Aoki yang mendengar itu sontak terkejut marah.


"Apa yang kamu katakan?"


Mendengar itu, Arya pun memotong pembicaraan.


"Bagaimana kamu bisa yakin? Dan, Oiya. Aku sudah menghilangkan semua racun dalam mangkuk."

__ADS_1


Semua orang diruangan itu terkejut dan aku pun melanjutkan penjelasan nya.


"Benar, racun bukan dari sake melainkan mangkuk sake Pemimpin Himetsu dan pelaku nya adalah kamu!" seru Arya seraya menunjuk kearah petinggi yang berontak.


"Apakah benar seperti itu?" tanya Aoki.


"Sial! tapi, kalian tidak akan bisa menangkap ku!" ucap petinggi yang berbalik badan dan meninggalkan ruangan.


Arya yang melihat itu sontak mengambil tongkat sihir nya dan merapal sihir nya.


"Paralyze."


Sesaat kemudian, petinggi itu terbujur kaku oleh sihir Arya dan terdiam seperti patung.


Dan, kasus pun selesai. Arya pun tersenyum sendiri.


"Skenario game ini seperti di anime saja," batin Arya.


Setelah membawa pergi petinggi pengkhianatan itu, Aoki menyatakan sesuatu.


"Semua nya! ada yang ingin aku sampaikan," ucap Aoki dengan nada serius hingga semua orang serius mendengarnya.


"Aku telah memutuskan untuk mundur dari jabatan Daimyo dan ..." Aoki melihat ku, "Kuberikan kepada putra ku, Arc Himetsu!"


Mendengar itu, aku sontak terkejut. "Eh? Aku?"


"Apakah ada yang keberatan?" tanya Aoki kepada petinggi yang lain.


Dan, Arya sendiri mencoba menentang nya. "Tapi.."


Lalu, disaat Arya mencoba menolaknya. Para petinggi sontak menghadap nya dan bersujud.


"Kami akan melayani sebaik mungkin Daimyo Arc! Daimyo Arc, panjang umur! Panjang umur!" seru serempak para petinggi.


Melihat itu, Arya pun harus mau tidak mau menerima dan sesaat dia pun berpikir bahwasanya gelar pemimpin tertinggi di kota Himetsu akan mempermudah pencarian Avatar Adira.


"Semoga pemikiran ku itu tercapai!" batin Arya.


...# System Of Romance #...

__ADS_1


__ADS_2