
...Romance 78. Reformasi Sekolah....
Setelah Arya menunjukkan semua video kenakalan para senior Dewan Murid, Elsa sebagai salah satu petinggi disana memutuskan sesuatu.
"Arya, sebarkan video nya!"
Arya yang mendengar itu, dia sedikit terkejut. "Maaf, Elsa. Bukankah jika aku sebar akan berakibat pada citra baik sekolah kita," ucap Arya.
"Apakah kamu memiliki rencana lain?" sambung tanya Elsa.
Arya pun tersenyum, "Ada. Namun, aku ada permintaan."
"Apa?"
"Jadilah Presiden Dewan Murid!" seru Arya.
Mendengar itu, Elsa terkejut. "Eh? Aku? Bukankah, ini hasil kinerja mu!" ucap Elsa seraya memegang bahu kanan Arya.
Arya tersenyum dan menggelengkan kepalanya. "Jujur saja. Aku tidak begitu suka tampil."
Elsa yang mendengar itu, dia pun menghela nafas panjang. "Iya, aku mengerti. Jadi, apa rencana mu?"
"Begini ..."
Dan, Arya pun menjelaskan beberapa langkah rencana nya yang mana dalam rencana itu Elsa dan Tomo yang jadi peran utama nya.
Pertama, Arya memberikan salinan video itu kepada Elsa. Setelah itu, Elsa melaporkan nya ke kepala sekolah.
Disaat melihat rekaman itu, Kepala sekolah Panji sontak terkejut. "Rekaman, ini! Bagaimana kamu bisa mendapatkan nya?"
__ADS_1
"Ini rahasia, pak. Tapi, dengan bukti ini. Tolong bantu saya pak untuk mereformasi dewan Murid!" seru Elsa.
"Bapak, mengerti. Bapak akan berusaha sebaik mungkin. Jadi, apa yang harus bapak lakukan?"
"Pertama, skorsing semua pelaku yang ada disana. Kedua, adakan pertemuan para wali murid! Selebihnya, serahkan kepadaku!" jawab Elsa.
"Baik, bapak mengerti."
Lalu, seperti yang direncanakan oleh Elsa. Kepala sekolah dan semua staf guru bekerja sama untuk menghukum semua pelaku tidak terkecuali.
Hal itu tentu tidak diterima oleh orang tua mereka yang mana rapat wali orang tua diadakan.
Perdebatan terus terjadi disana sampai berakhirnya pada beberapa anggota Dewan Murid di skorsing kecuali Sambo dan Paul di keluarkan dari sekolah dengan pasal dalang dari Kekerasan, pembullyan dan Pemerasan.
Mengetahui itu, Arya hanya tersenyum kecil di sisi jendela melihat Sambo sedang berdebat dengan ibu nya di halaman sekolah.
Tidak lama kemudian, suara Elsa terdengar. "Kekuatan uang memang menyeramkan," ucap Elsa seraya melangkah menghampiri Arya.
Tidak lama kemudian, Tomo juga datang dan menyambung perkataan Elsa.
"Jadi, apa rencana mu selanjutnya?"
"Lihat saja! Aku merancang drama yang menarik."
Beberapa saat kemudian, Sandra mendatangi Sambo dan memberikan nya sebuah minuman kaleng.
"Ohh, seperti nya Sandra ada hati untuk Sambo," ucap komentar Elsa.
Tomo dan Arya pun saling tertawa kecil mendengar komentar Elsa.
__ADS_1
Tidak lama juga suara bel berbunyi dengan pemberitahuan untuk masuk kelas.
"Ayo kita kembali ke kelas!" seru Arya.
Arya dan Elsa pun mengangguk kepalanya. Lalu, mereka kembali ke kelas meski tidak ada guru namun, para murid masih harus berada di kelas.
Sampai jam istirahat yang mana setibanya di rumah, Arya melihat Sandra.
"Akhir kamu datang juga," ucap Sandra seraya menghampiri Arya.
Arya yang melihat Sandra, dia pun tersenyum dan memuji nya. "Kerja bagus, Sandra!"
Arya berkata seperti itu lantaran Arya sudah memasukan racun sianida (HCN) tingkat rendah pada minuman kaleng. Lalu, dia meminta tolong kepada Sandra untuk memberikan minuman itu kepada Sambo pada saat sebelum masuk kelas yang tentu saja dengan bayaran yang dia minta.
Maka dari itu, Arya mengambil uang tunai satu juta dan memberikan nya kepada Sandra.
"Terimakasih, senang bisa bekerja dengan mu, Arya," jawab Sandra seraya menerima uang.
"Sama-sama," jawab santai Arya.
"Tapi, Gua bukan memberikan racun mematikan? Jika, memang iya, jangan libatkan gua ya!" ucap Sandra.
Arya pun tertawa kecil, "Tenang saja. Aku hanya memberikan racun yang tidak mematikan."
"Syukurlah, jika ada pekerjaan lagi. Konfirm ke Gua ya!" seru Sandra seraya melangkah dan menepuk bahu kanan Arya lalu, dia pun pergi meninggalkan Arya.
Arya pun menoleh ke arah Sandra dan memberikan senyuman kecil.
...# System Of Romance #...
__ADS_1
Estimasi Bab ini ...
• Membayar Sandra, -1juta rupiah.