
...Romance 167. Menara Imperium....
Keesokan harinya, Arya dan Elsa berdiri takjub melihat sebuah gedung yang menjulang tinggi dan luas yang berada di Metro Bima.
"Elsa, ini benar-benar warisan mu? luar biasa!" ucap kagum Arya yang masih memandang gedung keatas.
"Iya. Sayang, aku juga tidak menyangka akan seberuntung ini."
Sesaat setelah itu, Arya dan Elsa saling bertukar pandang dan tersenyum.
Beberapa saat kemudian, Paman Bayu datang dengan membawa dua orang pria satu berpakaian kemeja dan satunya lagi satpam.
"Arya, Elsa, saya perkenalkan. Dia pak Budi, Manager dari Apartemen ini." Bayu yang memperkenalkan pria kemeja putih.
"Saya Budi," ucap Budi yang memberikan tangannya kepada Elsa dan Arya.
"Saya Elsa," jawab Tanya yang menerima tangan pak Eko.
"Saya Arya," sambung Arya.
"Dan, ini pak Oman, salah satu dari penjaga keamanan disini," Bayu memperkenalkan pria berbaju satpam.
"Saya Oman."
"Saya Elsa."
"Saya Arya. Kalo boleh tahu berapa petugas keamanan disini?"
"Sekarang hanya tersisa empat saja soalnya juga penghuni sudah sepi non. Itu juga kita belum dibayar gaji dua bulan ini."
"Ge!" gumam kejut Elsa sambil tersenyum lebar dan memegang kepala belakang nya.
"Tenang saja, kami akan mengurus nya," jawab Bayu.
"Iya, pasti." sambung Elsa. "Terimakasih, paman Bayu telah membantu," sambung batin Elsa.
"Nona Elsa, mari saya antar kan berkeliling!" seru pak Budi.
"Iya."
__ADS_1
Setelah itu, Elsa dan lainnya bersama-sama mengelilingi apartemen menara Imperium.
Apartemen Menara Imperium memiliki 45 lantai dan 3 lantai Basement dengan 12 lantai kantor dan 30 lantai untuk apartemen nya memiliki 300 unit apartemen. Terdiri dari 40 unit bertipe Studio, 60 unit bertipe kamar satu, 80 unit berkamar dua, 100 bertipe kamar tiga, 18 bertipe kamar empat dan 2 bertipe Penthouse dilantai 43 dan lantai 44.
Sedangkan, lantai 45 restoran dan cafe Rooftop. Fasilitas nya berupa, Minimarket di lantai 1 Basement bersamaan dengan tempat parkir, kolam berenang terbuka dihalaman belakang, Jazussi (tempat pemandian air panas) dan taman Playground. Lalu, dilantai satu terdapat tempat fitness dan Sauna dan Spa. Beberapa penghuni disana juga membuka pertokoannya dilantai satu diantara restoran Italia, binatu dan laundry dll.
Beberapa penghuni disana ada yang bertegur sapa dengan Arya dan Elsa. Salah satu penghuni wanita disana menghampiri Elsa.
"Nona, anda pemilik baru apartemen ini ya?"
"Iya."
"Saya beritahu, Apartemen ini berhantu. Sering ada penampakan wanita berbaju merah berlalu lalang bahkan disiang hari."
"Eh? begitu kah," respon kaget Elsa. Lalu, Elsa melihat kearah Arya dan dia hanya tersenyum melihat Elsa.
"Hmm? Mbak Selvi, jangan menakut-nakuti nona Elsa," tegur pak Budi untuk menenangkan Elsa.
"Cih ... Saya cuman memberitahu saja. Oiya, Saya Selvi menghuni unit 2012," ucap Selvi sambil mengulurkan tangannya.
"Saya Elsa," ucap Elsa yang menerima tangan Selvi.
Elsa dan Selvi pun saling bertukar senyum dan bersalaman.
Sedangkan, Elsa, Arya dan lainnya pergi ke Rooftop dan berbincang disana.
Jujur Elsa tidak begitu tertarik dan dia pun menyerahkan kepada Arya dan Paman Bayu. Sedangkan, Elsa menyimak dan mempelajari sampai dia pun mengantuk oleh percakapan Arya, Bayu dan Pak Budi.
Karena lamunannya itu, Elsa melihat sosok wanita merah yang lewat di belakang pak Eko. Mata Elsa pun terbuka dan mengikuti langkah wanita merah itu yang ternyata berhenti di dekat lift seakan-akan mengajak Elsa untuk mengikuti nya. Wajahnya sangat cantik dengan rambut sampai kaki namun, dia memiliki langkah yang cepat.
"Siapa?" gumam Elsa.
Elsa pun meminta izin untuk pergi sejenak. Arya yang ingin ikut, Elsa pun menolaknya dan ingin pergi sendiri.
Arya, Paman Bayu dan pak Budi mengijinkannya. Lalu, Elsa mengikuti wanita merah itu serta masuk kedalam lift. Sesaat Elsa masuk ke lift tombol lift menyala dengan sendirinya kelantai Basemen tiga.
Setibanya di sana, ruangan basemen begitu gelap dan tidak ada tanda-tanda kehidupan di sana. Namun, sosok wanita merah telah menunggu disana dan dia pun pergi lagi kearah samping.
Elsa sosok wanita yang berani maka dari itu, Elsa tetap mengikuti wanita merah itu ke samping ruangan didalam gelapnya Basemen.
__ADS_1
Elsa terus mengikuti sampai wanita itu menembus tembok dan Elsa pun terdiam.
"Bagaimana dia bisa menembus tembok? Apa yang kamu ingin tunjukan?" ucap Elsa sendiri.
Elsa pun melihat sekitarnya dan mencari alat untuk mengobrak dinding. Sesaat kemudian, didapatilah sebuah kampak didalam kotak pemadam kebakaran.
"Ketemu."
Elsa pun memecahkan kaca kotak sehingga alarm pemadam kebakaran berbunyi. Meski begitu, Elsa tidak mempedulikan nya. Dia tetap mengambil kapak itu dan mendobrak dinding.
Arya, Bayu dan lainnya yang ada diatas terkejut dan penasaran dengan penyebab alarm. Pak Budi pun mengambil iPad nya memeriksa kamera CCTV. Lalu, terlihatlah Elsa sedang mendobrak dinding.
"Nona Elsa sedang melakukan sesuatu yang aneh?"
"Lebih baik kita periksa!" seru Arya.
Beberapa saat kemudian, Arya, Bayu dan Pak Budi tiba di basemen lantai tiga yang dimana Elsa sudah mengakhiri dobrakan nya.
"Sayang, apa yang kamu lakukan?!" tanya Arya seraya menghampiri Elsa.
Elsa tidak menjawabnya dan terus menatap tembok.
Saat Arya, Bayu dan pak Budi tiba didekat Elsa. Mereka pun mengikuti arah pandang Elsa yang membuatnya terkejut oleh sebuah tengkorak manusia berpakaian gaun merah.
"Kenapa ada tengkorak disini?" tanya heran Arya.
Pak Budi pun terdiam dan mengerutkan dahinya melihat tengkorak tersebut.
Beberapa saat kemudian, Elsa membalikan badan dan disana, dia melihat wanita bergaun hitam kembali dengan wajah tersenyum.
"Terima kasih, Nona cantik," suara gema dari wanita merah itu dan suara itu hanya didengar oleh Elsa.
"Sama-sama, Beristirahatlah dalam damai," jawab Elsa.
Mendengar jawaban itu, Bayu dan pak Budi merinding ketakutan yang mana mereka tidak melihat lawan bicara Elsa.
Berlahan-lahan wanita bergaun hitam itu memudar.
Setelah itu, Elsa melihat kearah Arya dan lainnya. "Masalah sudah selesai. Ayo kita kembali keatas!" seru Elsa yang sontak berjalan ke lift.
__ADS_1
Arya yang memahami situasi itu, dia pun tersenyum dan mengikuti Elsa.
...# System Of Romance #...