
...Romance 49. Festival Panen....
Liburan sekolah pun tiba yang mana liburan Arya kali ini diawali oleh sebuah festival panen yang mana festival ini diadakan satu tahun sekali dan semua warga berkumpul
Lalu, mereka mengumpulkan hasil panen terbaik mereka dan festival itu sendiri dilaksakan di lapangan pusat kota.
Mengetahui festival itu, Arya pun pergi ke sana dengan membawa telur emas yang tentu saja telur emas merupakan hasil panen terbaik Arya.
Setibanya disana, Arya disambut oleh padatnya warga yang sedang berkumpul. "Wuahh ... Ramai nya!"
Sesaat kemudian, tepukan datang ke punggung Arya disertai dengan suara Haruka.
"Hei, Arya. Kamu sudah datang!"
Arya mengangguk kepalanya, "Iya, seperti yang kamu lihat."
"Jadi, apa yang kamu tunggu? Ayo masukan bahan terbaik mu di festival ini!" seru Haruka dan sesudah itu, Haruka meraih tangan Arya dan menariknya sampai pusat festival yang mana disana terdapat banyak alat masak, peralatan makan, wajan air dan sebagainya di atas beberapa meja panjang.
Lalu, langkah mereka terhenti di Ricki dan Chizuru.
"Pagi, kak Ricki, Chizuru!" sapa Haruka.
Ricki yang sedang beraktifitas menghentikan sejenak dan menyambut Haruka dan Arya.
"Arya, Haruka. Kalian sudah datang."
Chizuru yang disampingnya pun menoleh kebelakang dan melihat Arya dengan senyuman serta merapihkan rambut yang panjang agar tidak menutupi telinganya.
"Iya kak Ricki, Chizuru."
Arya menjawab dengan tersenyum dan menganggukan kepalanya kepada Ricki begitupun kearah Chizuru hingga mereka saling memandangi dan tersenyum.
Tidak lama kemudian, Thomas berjalan ke tengah dan berdiri disana untuk memberikan kata sambutan.
“Terima kasih, para hadiri warga desa pulau Sumeru yang sudah hadir dalam festival ini. Kita pada hari ini merayakan festival panen yang mana kita akan memanjatkan doa dan bersyukur atas pemberian, Tuhan, alam dan para roh tanah suci yang telah memberikan kita berkat makanan selama ini. Maka, aku tidak berbasa-basi lagi. Acara akan segera dimulai sebagai Juru Masak adalah pak Makmur dengan asistennya putri nya sendiri Dian dan kepada para hadirin silahkan taruh bahan kalian di meja agar pak Makmur bisa mengelola bahan itu menjadi makan. Sekian pidato dari saya,” ucap pidato Thomas.
Prok … Prok (Suara tepuk tangan dari warga)
Setelah sambutan Thomas kembali barisan para warga dan semua warga menaruh bahan disana termasuk Arya. Disaat bahan terkumpul semua Makmur bersama Sakura melangkah ketengah.
Dian yang berjalan ketengah saat melihat Arya, Dia memberikan senyuman kepada Arya dan Arya menjawab dengan menganggukan kepala dan tersenyum juga.
“Saya Makmur, selaku juru masak pada hari ini yang ditemani oleh putri saya sendiri Dian serta beberapa rekan saya," ucap perkenalan pak Makmur seraya membungkukkan badannya selayaknya seorang pangeran dengan tangan membentang kesamping.
__ADS_1
“Saya Dian,” sambung Dian
“Baiklah. Tidak membuang waktu lagi Festival Panen dimulai!" seru Makmur.
Seusai itu, Makmur, Dian dan beberapa rekannya mulai memasak. Panci dan pengorengan yang sudah dinyalakan oleh api dan hawa panas mulai terasa. Makmur, Dian dan rekannya memotong terlebih dahulu semua bahannya dengan cepat untuk mengelola semua bahan yang ada.
Arya pun juga memandang Dian yang sedang memotong buah-buahan dengan hati-hati agar bisa dijadikan minuman dan Arya sedikit terpesona dengan Dian.
Festival sudah berjalan sejam dengan beberapa hidangan sudah terbuat. Namun, saat Arya melihat Dian dan Makmur yang sudah terlihat lelah, dia memiliki sebuah pemikiran.
Lalu, Arya pun pergi dari barisan nya untuk menghampiri pak Makmur. Ditengah itu, Haruka pun mempertanyakan nya.
"Arya, kamu ingin kemana?"
"Aku ingin membantu mereka," jawab Arya dengan senyuman kecil.
"Oh, penyakit nya kumat," ledek Haruka.
"Kamu yakin, Arya? Nanti malah menganggu pekerjaan mereka," ucap ragu Ricki.
"Tidak masalah, aku bisa memasak ya walaupun hanya memotong dan mencuci bahan saja," jawab santai Arya dengan tawa kecil.
Ricki dan lainnya juga tertawa kecil.
"Ya sudah, terserah kamu saja!" ucap Ricki.
Saat mendengar permintaan itu, Pak Thomas pun menghela nafas panjang. "Kalian ini?! Ya sudah sana!"
"Terimakasih, Pak Thomas!" serempak Arya dan lain.
Melihat respon pak Thomas yang sedikit kesal. Arya dan lainnya pun saling bertukar senyum.
Setelah itu, Arya dan lainnya pergi membantu pak Makmur yang mana saat itu Pak Makmur sudah kelelahan mengaduk masakan nya dan Arya pun sontak mengambil alih spatula nya.
"Sini, pak! Biar aku bantu!" ucap Arya.
Makmur pun sedikit terkejut dengan kehadiran Arya beserta teman-temannya.
"Arya? Kenapa kamu disini?" kaget Makmur.
"Pak Makmur, aku rasa anda membutuhkan tenaga kerja lebih," jawab santai Arya disertai senyuman.
Pak Makmur pun menghela nafas dan menolak pinggang. "Kamu sangat perhatian. maaf telah merepotkan."
__ADS_1
"Tidak masalah," jawab santai Arya.
Berkat bantuan dari Arya dan teman-teman nya hingga bisa membuat Pak Makmur dan Dian untuk beristirahat.
Selain itu, Arya yang sudah memiliki kemampuan memasak tingkat A.
Melihat kebersamaan Arya dan teman-teman nya membuat Thomas tersenyum. Lalu, Istri nya Bu Rose menghampiri dan memegang tangan Thomas.
Thomas yang menyadari itu sontak menoleh ke istri nya yang ada di sampingnya.
"Andaikan Elsa bisa ikut hadir dan bersama-sama dengan mereka," ucap harap Rose.
Thomas yang mendengar keluhan istrinya itu, dia mengangkat tangan nya dan menepuk pelan seraya memberi senyuman.
"Aku bisa meyakini bahwa Arya akan bisa menghadirkan Elsa untuk bersama nya," jawab Thomas.
"Iya, aku harap itu akan terjadi," ucap Rose dan seusai itu, dia menyandarkan kepalanya di bahu Thomas.
Beberapa saat kemudian, semua masakan yang Pak Makmur dan lainnya buat telah selesai.
Mereka menyuguhkan 121 porsi makanan dan 50 liter berbagai jenis jus yang berjajar disana.
Disaat semua warga telah menerima makanan dan minumannya.
Lalu, Thomas juga mengambil satu minuman dan mengangkatnya.
“Baiklah, semua sudah kebagian!” seru Walikota.
“Iyaaa …” jawab serempak warga.
“Kita nikmati pemberian alam ini sebagai ucap syukur kita kepada nya. Selamat makan semua!” ucap Thomas.
“Selamat makan!”
“Selamat makan!"
Semua Warga saling mengucapkan dan mereka menikmati makanan yang dimasak pak Makmur dan lainnya.
...# System Of Romance #...
Rose (Shin Eun Kyung)
__ADS_1
Dian (Mawar Eva De Jongh)