
...Romance 22. Giliran mu...
Cinta adalah sumber dari segala Vitalitas kehidupan dan tentu saja menimbulkan motivasi Arya untuk belajar dan olahraga dengan meluap-luap.
Hal ini terlihat sejak pernyataan cinta Arya terhadap Rachel dan mereka pun resmi berpacaran. Meski begitu, Rachel masih ingin meminta merahasiakan hubungan nya. Walaupun begitu, tetap saja melihat kebersamaan Rachel dan Arya membuat semua para murid yang menggemari juga yang menyukai Rachel menjadi iri terhadap Arya akan tetapi, ada juga yang masih bersikap biasa salah satu nya Haruka.
Ditengah pelajaran, Arya yang duduk didekat jendela. Dia melihat ke langit dan tersenyum-senyum sendiri. Lalu, tidak lama ada gumpalan kertas terlempar pada wajahnya.
Saat menyadari itu, Arya sontak mengambil dan membuka kertas yang mana kertas itu bergambar orang asal dengan tulisan.
Kau terlihat bodoh!
Mengetahui itu, Arya melihat sekeliling kelas untuk mencari pelempar kertas dan terlihat nya Haruka yang sedang melihat Arya dengan tawa senang.
Arya pun tersenyum kecil dan membalasnya dengan lemparan kertas. Lalu, Haruka tidak mau kalah dan membalas lemparan kertas.
Arya juga tidak kalah, dia melemparkan lebih banyak kertas hingga terjadi adu lempar kertas antara Haruka dengan Arya.
Guru Indri yang saat itu sedang mengajar menjadi kesal dan menghentikan pengajaran nya lalu, berbalik badan memarahi mereka.
"Hentikan! Kalian berdua dan berdiri di luar!" seru Bu Indri.
Lalu, Arya dan Haruka berdiri di luar kelas.
"Kamu sih?!" ucap Haruka.
"Kamu duluan!" jawab Arya.
"Kamu!" balas Haruka.
....
Dan mereka pun saling menyalahkan hingga Bu Indri keluar kelas.
"Kalian berdiri yang benar dan jangan mengobrol!"
Arya dan Haruka sontak memperbaiki sikap mereka dengan tegap badan.
"Arya, aku mendengar beberapa hari ini kamu dekat dengan kak Rachel?"
Arya pun mengangguk kepalanya dan tersenyum. "Iya."
"Eh ... Kamu memang pria nakal. Dalam sebulan saja sudah dekat dengan kakak kelas yang sangat populer lagi." Lalu, Haruka melihat keatas dan berbicara pelan. "Aku jadi cemburu."
Karena suara Haruka yang pelan membuat Arya tidak mendengar kalimat terakhir. "Apa, Haruka? Aku tidak mendengar nya."
Haruka pun tersenyum dan menoleh kearah Arya. "Bukan masalah penting. Aku hanya lapar," ucap Haruka yang diakhiri senyuman lebar.
Dan, jam istirahat pun tiba yang mana Arya, Haruka dan Ye Zhang melangkah bersama-sama menuju kantin dengan pembincangan kecil.
"Arya, beberapa hari ini lu beda banget? Happy banget!" tanya Ye Zhang.
__ADS_1
"Otak nya sudah tidak waras," sambung Haruka.
Arya pun tersenyum dan menghentikan langkah nya seraya melipatkan tangan nya.
"Bicara hal itu, aku baru terpikir sesuatu."
Mendengar itu, Haruka dan Ye Zhang menghentikan langkah nya dan mendengar ucapan Arya.
"Kalian tahu, sebuah cinta itu menjadi poin penting untuk kemajuan seseorang seperti vitamin yang penting untuk tubuh," ucap bangga Arya.
"Ya ampun, kamu udah nggak beres lagi," jawab Haruka dengan menggelengkan kepalanya.
Sedangkan, Ye Zhang menganggukan kepalanya. "Jadi, begitu. Gua paham."
Haruka yang melihat jawaban Ye Zhang, dia pun mengomeli nya. "Kamu juga ikutan."
"Ye Zhang, kamu berjuang lah juga ya!" seru Arya seraya memberikan jempol.
"Baik, guru!" jawab semangat Ye Zhang yang juga memberikan jempol.
Haruka yang melihat tingkah kedua teman nya membuat nya menggelengkan kepalanya dan menghela nafas panjang.
Sesaat kemudian, ada seseorang yang menarik baju Arya dan saat menoleh kebelakang, dia melihat Rachel yang menarik nya.
"Kak Rachel?" tanya senang Arya.
Lalu, Rachel melangkah ke samping. "Hei, semua. Bolehkah aku meminjamnya sebentar?"
Sedangkan, Haruka hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
"Terimakasih dan permisi!" ucap Arya seraya meraih tangan Arya dan menyeretnya meninggalkan Haruka juga Ye Zhang.
Arya pun bingung dengan sikap Rachel itu, "Kenapa kakak menyeret ku dan melangkah cepat?"
"Aku cuma tiba-tiba ingin menarik mu," jawab ketus Rachel.
"Kak Rachel, kita mau kemana?"
Saat Arya bertanya itu, Rachel menghentikan langkahnya dan melepaskan tangan Arya.
"Kemana ya? Aku juga tidak tahu." Lalu, Rachel mengalihkan pembicaraan. "Ahh, tau lah. Ini semua salahmu!" ucap kesal Rachel.
"Eh? Salah ku?"
"Iya, karena kamu terlihat sedang bersenang-senang dengan teman cewek itu." Rachel pun melipatkan tangan nya. "Sebenarnya, apa sih yang kalian bicarakan?"
Arya yang melihat sikap Rachel, dia pun mengambil kesimpulan. "Mungkinkah, kak Rachel cemburu!" batin Arya. Mengetahui itu, Arya mengalihkan pembicaraan.
"Aku senang kita bisa lebih dekat dan aku merasa beruntung."
Mendengar itu, Rachel tersipu malu. "Oh ... Gitu ya."
__ADS_1
Arya yang terpesona dengan kecantikan Rachel, dia pun berpikir sesuatu.
"Ka .. kak Rachel!"
"Eh? Apa?" gumam Rachel.
Arya yang malu, dia pun berbicara dengan menundukkan kepalanya, "Aku ingin kak Rachel mencium keningku sekali lagi."
"Eh? Sekali lagi?"
"Ya, bagi ku sudah cukup walaupun hanya satu kali lagi. Ah ... tidak. Sebenarnya, kak Rachel bisa melakukan nya dua atau tiga kali bila kakak mau ..."
Perkataan Arya itu pun membuat wajah Rachel memerah.
Melihat Rachel yang masih terdiam, dia berpikir Rachel tidak mau. "Tidak mau kah?"
Sesaat kemudian, Rachel tersenyum dan melihat Arya. "Kening saat ini tidak menarik jadi ya tidak."
"Oh, kening ku kah?" jawab Arya seraya memegang kening nya.
"Ya, saat ini aku melihat kamu sedang memikirkan hal-hal yang msum. Jadi, tidak." Lalu, Rachel memikirkan sesuatu, "Aku ada ide bagaimana kalau kamu yang mencium ku? Karena aku sudah mencium ku. Maka sekarang, giliran mu mencium ku. Bagaimana ide yang bagus, bukan?"
"Apakah kamu yakin?"
"Tapi jangan disini!" Rachel pun meraih tangan Arya kembali. "Ikutlah dengan ku!"
Arya pun tidak menolak untuk di seret Rachel pergi ke suatu tempat. Sampai beberapa langkah dengan tersembunyi, mereka berhenti di gedung belakang sekolah.
"Disini saja!"
"Baiklah," jawab Arya.
Tanpa membuang waktu lagi, Arya pun memegang pipi kanan Rachel dan mencium kening nya yang mana membuat Rachel sedikit terkejut namun, tidak lama dia menutup matanya seraya senyum di wajahnya.
Dengan ciuman itu, Arya mendapatkan hadiah dari MOL sebesar 3.000 poin.
...# System Of Romance #...
Estimasi Bab ini ...
+ Hadiah MOL.
Ciuman kening, +3.000 poin.
Bu Indri ( Jo Bo ah )
__ADS_1