
...Romance 68. Viki dan berkebun di tanah suci....
Beberapa hari setelah pengobatan Ken, Jin Tae Ri pun membawa putra nya kembali ke Korea Selatan.
Dan sejak itu, Arya tidak mendapatkan kabar dari nya yang mana dirinya masih sedikit bingung dengan hadiah yang diterima nya.
Aset saham bukanlah sesuatu yang mudah lantaran gelombang saham tidak sesederhana barang yang jual di pasar. Ada dimana pemilik saham akan merugi jika poin saham anjlok namun, jika poin saham melambung maka pemilik saham akan mendapatkan keuntungan besar.
Karena alasan itulah, Arya memutuskan untuk belajar saham dengan mengunakan S-book yang di belinya seharga 2.000 poin dan buku itu berjudul;
Sang Investor handal.
Berkat buku itu, Arya pun mampu mengerti tentang saham meski begitu, gelombang saham tidak mungkin bisa di lihat terus maka dari itu, Arya mempunyai rencana tersendiri dan saat ini, dia sedang berada di depan laptopnya.
"Viki, mulai hari ini. Aku perintahkan kamu untuk mengawasi pergerakan gelombang saham melalui website dan kamu berhak mengatur jual beli saham sebagai contohnya jika kamu melihat volume poin saham turun selama beberapa kali maka kamu jual begitu pun sebaliknya!" seru Arya.
Seusai Arya memerintahkan itu, layar laptop berubah menjadi hitam dan muncul tulisan berjalan.
Baik.
Laptop Arya itu memiliki kesadaran diri nya sendiri maka dari itu segala pengetahuan komputer sama dengan pengetahuan Arya dan hal itu terlihat seakan-akan Arya yang mengerakkan nya.
Sebelum nya, Arya yang berhasil membuat kesadaran sendiri masuk kedalam komputer. Dia sedikit kebingungan dan untuk mengatasi hal itu, Arya pun membeli S-Book tentang komputer dan program nya seharga 1.000 poin.
Setelah memahami itu, Arya pun membuat super AI yang mana A.I juga merupakan kesadaran dari Arya.
Dan, semua itu berkat fitur Living Poltergeist dan berkat itu juga kini pemasukan Arya akan terus mengalir meski tanpa bekerja.
Hari Sabtu pun tiba yang mana di pagi hari, Arya sudah disambut oleh Elsa saat keluar dari rumah.
Elsa yang sedang bermain dengan Garfield. Dia sontak beranjak diri dan menghampiri Arya.
"Hei, Arya. Apakah kamu sibuk?"
__ADS_1
"Bisa dikatakan tidak bisa dikatakan sibuk," jawab santai Arya.
"Kalau begitu, aku akan pilih kamu tidak sibuk," jawab Elsa dengan senyuman lebar.
Arya pun ikut tersenyum, "Jadi, kenapa kamu kesini?"
Saat Arya bertanya seperti itu, Elsa mengambil sebuah toples yang berisikan biji-bijian tumbuhan. Lalu, menunjukkan nya kepada Arya.
"Arya, apa kamu lupa kalau kamu punya janji untuk menanam tumbuhan di lahan tanah suci?"
Mendengar itu, Arya baru teringat tentang hal itu. "Ah, iya. Maaf, beberapa hari ini aku sibuk."
"Cih ... dasar bodoh! Sudahlah, ayo kita pergi!" seru Elsa yang langsung meraih tangan Arya dan menarik nya berjalan.
Lalu, Arya dan Elsa pun pergi ke tanah suci melewati gerbang keramat yang tentu saja membawa beberapa alat pertanian didalam tas.
Sebenarnya, Arya bisa saja menyimpan nya di fitur Infinite Storage namun, dia tidak ingin menunjukkan kemampuan nya sehingga membuat Arya berberat-berat membawa peralatan.
Setibanya di tanah suci, Arya pun sontak menaruh tas nya di tanah.
"Benar, setelah dari sini. Banyak kejadian yang terjadi hingga sedikit lupa untuk berkebun disini." Lalu, Elsa pun melihat kearah Arya. "Ayo kita mulai bertani!"
Arya yang menyadari tatapan itu, dia pun juga menoleh ke arah Elsa. "Iya, Ayo!"
Dan, mereka pun mulai bertani yang mana Arya yang membajak tanah dan Elsa yang menebar bibit diantara bibit kentang, cabai, ubi dan jagung.
Meski terlihat sedikit berantakan dengan penanaman bibit yang dilakukan Elsa. Namun, Arya tidak mempermasalahkan nya.
Setelah semua tersebar, Elsa menoleh kearah Arya dan memberikan arahan.
"Arya, tolong ambil air dari sungai itu!"
"Iya," jawab Arya.
__ADS_1
Lalu, Arya pun mengambil ember kecil pergi ke sisi sungai dan mengambil air pada sungai itu.
Melihat Air yang begitu jernih, Arya mencoba meminumnya dan terasa lebih segar dibandingkan dengan air yang pernah di minum nya.
"Air ini sungguh segar!" ucap senang Arya.
Memahami itu, Arya pun bergegas mengambil air dan kembali menghampiri Elsa.
"Elsa, coba lah minum air ini!" seru Arya.
"Minum?" tanya ragu Elsa.
Arya pun mengangguk kepalanya, "Iya, ini sangat segar. Coba saja!"
Mendengar itu, Elsa sontak meminumnya dan sesudah nya dia tersenyum senang.
"Benar, air ini sangat segar."
"Benarkan, memang tempat ini berbeda dari tempat lainnya," ucap Arya.
Elsa mengangguk kepalanya dan tersenyum. Lalu, dia menoleh kearah Arya dan Arya juga menoleh kearah Elsa hingga mereka pun saling bertukar senyum.
"Baiklah, Elsa. Ayo kita lanjutkan!"
"Iya."
Dan, mereka pun melanjutkan berkebun nya.
...# System Of Romance #...
Estimasi Bab ini ...
+ Membeli S-Book.
__ADS_1
Sang Investor handal, -2.000 poin.
Computers dan Program, -1.000 poin.