System Of Romance

System Of Romance
System Of Romance | Romance 29


__ADS_3

...Romance 29. Menu kantin paling menarik...


"Lagi?!" seru Haruka saat melihat Arya yang sedang tidur di jam istirahat.


Mendengar itu, Arya pun bangun dan menguap serta merenggangkan tangan nya. "Maaf, aku lagi-lagi kurang tidur."


Haruka yang mendengar itu, dia pun melipatkan kedua tangan nya. "Dasar! Sekarang, apa lagi?"


Arya pun menjawab nya hanya dengan senyuman.


Melihat ekspresi itu, Haruka pun menghela nafas panjang nya. "Jadi, kamu ingin ku pesan kan apa?"


"Apa saja?"


"Okelah, aku akan beli kan!" jawab Haruka.


Setelah itu, Haruka pun pergi meninggalkan Arya ke luar kelas dan Arya mencoba tidur lagi namun, sudah tidak bisa.


"Ahh ... Baiklah, lebih baik aku mencuci muka saja."


Dan, Arya pun bangkit berdiri dan keluar kelas.


Ditengah perjalanan, Arya menghentikan langkah nya lantaran melihat sesuatu yang menarik dan beralih ke tepi jendela.


"Bentuk apa ya itu?" Arya pun melihat dengan seksama yang mana terlihat ada beberapa murid sedang membuat miniatur robot. "Itu robot kah?" Lalu, Arya terpikir sesuatu. "Apakah untuk acara 17 Agustus?" gumam Arya.


Tidak lama kemudian, Arya di kejutkan dengan Rachel yang mengalungkan diri dari belakang yang seraya melayangkan diri dipunggung Arya.


"Nyang! Meong!" seru manja Rachel.


Arya yang menyadari itu, dia sontak memegang kedua kaki Rachel dan membuat Rachel berada di posisi mengendong. "Nyang! Meong? Kak Rachel?"


"Meong! Meong! Apa yang sedang kamu lakukan, Nyang?" tanya manja Rachel.


"Harusnya aku yang bertanya, kakak sedang apa?" tanya gugup Arya saat dia menyadari tubuh nya Rachel menempelkan pada punggungnya hingga dia mampu merasakan semua nya.


"Hmm? Ini nama nya serangan kucing, Meong! Meong!" jawab Rachel dengan menempelkan kepala nya di punggung Arya.


"Serangan kucing?"


"Apakah kamu menyerah, Meong! Meong!"


"Iya. Ya. Aku menyerah," jawab Arya.


Setelah mendengar itu, Rachel pun turun dari punggung Arya dan Arya juga melepaskan gendongan nya.


Lalu, Rachel melangkah kesamping dan tersenyum seraya menaruh kedua tangan nya di belakang punggung nya.


"Apakah kamu terkejut?"


"Terkejut lah," jawab Arya dengan senyuman lebar.


Rachel pun tersenyum lebar. "Hihihi ..."


"Kak Rachel, kapan kembali nya?"


"Tadi malam dan aku langsung masuk sekolah. Yee!"


"Ne ... Apakah kamu suka dengan kejutan ku?"


Arya memasang wajah kecewa dan menggelengkan kepalanya.


"Aku tidak suka ..."


"Eh? Tidak suka?" kaget Rachel.

__ADS_1


"Tapi, aku sangat menyukainya!" jawab Arya yang diakhiri dengan senyuman lebar.


"Ah, Dasar, Arya! Kamu mengejutkan ku saja!" jawab Rachel dengan pukulan pelan ke arah dada Arya.


Lalu, Arya dan Rachel pun saling bertukar senyum.


"Maka dari itu, Kak Rachel. Terus saja melakukan hal seperti itu."


"Hahaha... masa iya. Tapi, terimakasih," jawab Rachel. Lalu, Rachel merenggangkan tangan nya ke atas. "Ahhh, rasa nya lega sekali!"


Arya pun tersenyum melihat sikap Rachel.


Setelah itu, Rachel mengembalikan posisi badan. "Arya, apakah kamu sudah makan siang?"


"Belum."


"Aku juga belum. Ayo kita makan ke kantin dan makan bersama!" seru Rachel.


Arya mengangguk kepalanya dan mereka melangkah bersama ke kantin dalam perjalanan nya mereka berbincang kecil.


"Sebenarnya, aku sedikit bosan dengan menu makanan kantin tapi daripada aku tidak makan," ucap Rachel.


"Oh, begitu."


Lalu, Rachel menghentikan langkahnya dan Arya pun mengikuti nya.


Setelah itu, Rachel berbalik badan. "Arya, apakah kamu tahu menu yang menarik atau sesuatu yang menyenangkan mungkin?"


Lalu, Arya memegang dagunya. "Menu yang menyenangkan ya ..." Dan, Arya pun terpikir sesuatu. "Aku tahu dan akan ku persiapkan makanan yang menarik untukmu!"


Mendengar itu, Rachel pun sontak senang. "Wow! Benarkah?!"


"Ya, serahkan kepada ku!"


"Ini bukan kah cuman ... mie rebus instan?" tanya heran Rachel.


Arya pun mengangguk kepalanya, "Iya. Ini mie instan pake telur."


"Lalu, apa menarik nya?" bingung Rachel.


"Hahaha ... jangan buru-buru mengambil kesimpulan! Meski ini hanya mie rebus namun bisa jadi menyenangkan dan enak tergantung pada situasinya!"


"Bagaimana caranya membuat suasana menjadi menyenangkan?"


"Pertama, mari kita bayangkan! Kak Rachel baru saja di culik dan lengan kakak terikat di


belakang punggung kak Rachel!"


"Ah, aku mengerti. Jadi, kita membuat drama itu!"


"Ya seperti itulah."


Lalu, Rachel pun menerima ide itu dengan suka cita. "Iya. Ya. Kedengarannya sangat menyenangkan! Setelah itu, apa?"


"Dua hari pun berlalu sejak kakak di culik."


"Aduh, itu sangat mengerikan!" respon Rachel.


"Ditambah lagi, kakak belum makan sejak penculikan itu!"


"Wuahhh ... itu sungguh mengerikan! Lalu?" ucap Rachel seraya memegang kedua tangan nya.


"Tangan kakak terikat sehingga kakak tidak bisa melarikan diri."


"Jadi, aku selama diculik tidak bisa makan ya?!"

__ADS_1


"Tidak juga karena aku yang akan memberi makan, kak Rachel."


"Kiyaa! Kedengarannya sangat menyenangkan! Ayo kita lakukan!"


"Oh, oke."


Arya yang melihat respon dari Rachel, dia pun tidak menduga nya kalau dia begitu menikmati nya.


"Arya, Ayo Cepat!" seru Rachel.


Arya pun melepaskan lamunan nya, "Jadi, apakah kakak sudah siap?"


"Oh, iya. Seharusnya tangan ku masih terikat di punggung ya?" ucap Rachel seraya menempatkan kedua tangan di punggung dan dibalik kursinya. "Oke, aku siap!" Lalu, dia merubah ekspresi nya menjadi memohon belas kasih. "Itu makanan? Apakah itu untuk ku?"


Arya pun juga ikut merubah ekspresi nya menjadi sosok penjahat dengan suara berat.


"Iya. Aku memberikanmu makanan karena kewajiban ku agar kamu tidak mati kelaparan!"


"Tolong! Cepat berikan kepadaku!" pinta Rachel.


"Iya. Ya. Tapi, saat ini makanan ini masih panas jadi kamu harus bersabar menunggu makanan ini dingin."


"Jangan! Aku baik-baik saja. Cepat berikan makanan itu!"


Arya pun berpura-pura menghela nafas panjang. "Ah, mau bagaimana lagi?!" Lalu, Arya mengambil kuah, "Ini makan kuah nya dahulu!" seru Arya seraya menyuapi Rachel.


"Ehmm ... enak nya!" ucap Rachel seraya menikmati kuah pemberian Arya.


Arya yang menyuapi Rachel menjadi salah fokus karena bekas kuah nya menempelkan pada bibir Rachel.


"Ini benar-benar enak!" seru Rachel yang membuat Arya melepaskan lamunan nya.


Lalu, Arya pun melanjutkan peran nya. "Lihat lah! Kamu makan seperti anak kecil sampai ada kuah menempel di bibir mu. Sungguh gadis yang merepotkan!"


"Tolong, lagi! Berikan aku makanan lagi!" pinta Rachel.


"Hahaha... Jangan terburu-buru seperti itu! Lidah mu akan terbakar jika tetap memakannya dalam kondisi panas!"


"Tapi ... aku ingin lagi!"


"Dasar! Kamu memang gadis yang serakah."


Sesaat Arya mengatakan itu, dia pun menyadari sesuatu dan menoleh kesamping yang mana dia terkejut lantaran semua murid di kantin menatap mereka.


Rachel tanpa mempedulikan itu, dia terus memainkan peran nya. "Cepat! Berikan kepada ku!"


Arya yang mendengar itu, dia pun kembali melihat kearah Rachel. "Oh, Iya."


Lalu, Arya pun menyuapi Rachel lagi sampai mie instan rebus itu habis.


Dan, itulah kenangan Arya dan Rachel yang tidak bisa dilupakan.


Juga momen itu memberikan 500 poin dari MOL untuk Arya.


...# System Of Romance #...


Estimasi Bab ini..



Hadiah MOL, +500 poin.


Membeli mie instan rebus, -10ribu rupia.


__ADS_1


__ADS_2