System Of Romance

System Of Romance
Sumeru VIP | Romance 130.II


__ADS_3

...Romance 130 - Part 2. Festival Game Indie...


#Day -23 for Festival game indie.


Pada hari itu, semua anggota klub game merapihkan semua barang-barang, membeli komputer dengan spesifikasi yang tinggi, pen table dan peralatan lainnya dan Ricki lah yang mengaturnya dibantu oleh Arya.


Ye Zhang mempelajari koding di perpustakaan. Arya menugaskan dirinya untuk pengaturan menu pada karakter.


Sedangkan, Lin Tian menelusuri internet untuk mencari musik yang pas untuk tema survival


Arya mempersiapkan konsep tertulis dan alur cerita pada game yang juga ada di perpustakaan.


Ditengah menulis alur, Adira menyapanya.


"Arya, kursi ini kosong?"


Arya pun menghentikan penulisan nya dan melihat kearah Adira, "Iya, kosong."


Adira tersenyum dan duduk disamping Arya sambil menaruh buku yang dibawa nya.


Arya pun kembali menulis Konsep. Adira yang ada disamping Arya, dia pun penasaran dengan apa yang Arya tulis.


"Arya, sekarang apa lagi?"


Dengan tatapan yang masih tertuju pada buku, Arya pun menjawabnya, "Aku sedang menuliskan alur cerita game dan konsepnya untuk festival game indie nanti."


"Eh ... sudah kuduga. Kamu mengerjakan sesuatu yang tidak biasa. Lalu, tema game nya apa?" ucap Adira sambil memainkan pulpen dan melihat Arya.

__ADS_1


"Survival," jawab santai Arya yang masih terus menulis alur.


Mendengar itu, Adira tersenyum lebar. "Apakah sejenis game resident evil, walking dead?"


"Yup," jawab santai Arya.


"Arya, bolehkah aku bergabung?"


Arya pun menghentikan aktifitasnya dan melihat Adira dengan ekpresi ragu. "Kamu yakin? pekerjaan ini akan menganggu jam belajarmu lho?"


"Memang nya kamu tidak?" balas Adira.


"Eh ... itu?" Arya tidak bisa menjawabnya bahwasannya tanpa harus belajar Arya akan dibantu sistem untuk mengerjakan soal-soal ujian.


"Menganggu kan. Maka nya, aku juga ingin bergabung." Adira melihat keatas langit di luar jendela, "Aku ingin ada kenangan di masa sekolah ini. Jika, lulus tanpa ada kenangan maka terasa hambar."


Arya pun tersenyum, "Baiklah. Aku akan bicarakan kepada Ricki."


#Day -22 for Festival game indie.


Ricki memperkenalkan Adira kepada lainnya.


"Hari ini Adira bergabung dengan kita."


Adira pun tersenyum dan menganggukan kepalanya, "Saya Adira. Salam kenal!"


Ye Zhang dan Lin Tian pun tersenyum lebar dan menyambut Adira dengan gembira. Tapi, tidak dengan Arya. Dia menggaruk-garukan kepalanya dan memasang ekspresi masam. Tapi, Adira yang melihat itu pun tersenyum kepada Arya.

__ADS_1


Dan, rapat pun dimulai yang dipimpin oleh Arya yang berdiri disisi papan tulis.


"Baiklah, rapat dimulai. Aku telah membuat perencanaan game ini dengan tema survival. Yang mana alur nya seorang pria muda biasa yang mengalami kecelakaan dan terdampar di sebuah pulau yang berisikan zombie. Pria itu harus bertahan hidup dan mencari jalan untuk keluar pulau. Pulau itu terdiri dari 4 pulau yang mana masing-masing pulau akan membantu pria ini untuk bertahan hidup termasuk salah satu pulau merupakan lab bawah tanah hingga akhirnya, pria ini menemukan pesawat bekas dan dia pun harus memperbaikinya dengan itu pria ini bisa keluar pulau dan itu jugalah akhir dari game.


Adira yang mendengar itu, dia mengacungkan tangan nya, "Berapa karakter yang ada di game?"


"Aku berencana sendiri saja. Apa ada ide lain?" ucap Arya.


"Saya pikir minimal ada dua yang mana itu karakter wanita sehingga ada sedikit unsur Romansa nya," sambung Lin Tian.


"Itu masih kurang. Saya rasa empat. Dua pria dan dua wanita," Ricki pun menyambungkan nya.


"Aku setuju. Lebih baik empat, Arya." Adira memperkuat pendapat Lin Tian dan Ye Zhang.


"Baiklah, empat karakter." Arya menulis empat di papan tulis. "Ada pendapat lain?"


"Arya, judul dari game ini apa?" tanya Adira.


"Aku memberikan judul Evil Island. Ada yang keberatan?" ucap Arya.


"Aku setuju." jawab Adira.


"Saya pun setuju," jawab Lin Tian.


"Iya, setuju." sambung Ye Zhang.


"Nama yang keren.Tentu tidak keberatan," jawab Ricki.

__ADS_1


"Baik, Projects game Survival Evil Island. Dimulai!" seru Arya.


"Baik!" jawab serempak Lin Tian dan Lainnya.


__ADS_2