
...Romance 52. Berpetualang bersama Elsa dan Keadaan yang sebenarnya....
Setelah Arya dan Elsa memutuskan untuk mencari Tanah Suci di balik gerbang keramat. Mereka pun berangkat pagi-pagi sekali karena itu Arya menitipkan ayam dan kuda nya kepada Beta untuk merawat dan sebagainya.
Dan, saat ini Arya dan Elsa sudah berada di depan gerbang.
"Ayo, Arya! Kita masuk kedalam!" seru Elsa.
"Iya, kak Elsa," jawab Arya.
Lalu, Arya menempelkan tangan kanan nya ke gerbang yang mana sesaat kemudian gerbang itu pun terbuka dan hanya cara ini lah seseorang bisa masuk ke gerbang keramat.
Sesudah itu, Arya dan Elsa melangkah masuk. Lalu, menelusuri hutan kearah yang di tuju pada peta dan setelah menelusuri sekitar dua jam, mereka pun menemukan sebuah Goa yang tidak begitu besar.
Melihat itu, Arya dan Elsa menghentikan langkahnya.
"Disini kah jalan menuju Tanah Suci?" tanya Elsa seraya melihat Goa dan Peta.
"Mungkin saja. Lebih baik kita periksa saja!" jawab Arya.
Mendengar itu, Elsa melihat kearah Arya dan memberikan senyuman dan anggukan kepala kepada nya.
Lalu, mereka pun melanjutkan langkah nya masuk kedalam Goa dan dibalik Goa itu terdapat sebuah jurang yang cukup besar dan tinggi. Meski begitu, Arya dan Elsa melihat ada nya lahan pertanian yang besar juga batu arca di bawah nya.
Melihat batu itu, Arya terpikir untuk memakai [Magic Sense].
"Shion, aktifkan [Magic Sense]!" seru batin Arya.
Kling!
[Dimengerti!]
Sesaat kemudian, pandangan Arya berubah yang mana dia melihat banyak nya bola cahaya yang mengelilingi arca juga dia tidak menyadari bahwa ada Eri disampingnya.
Saat Arya melihat nya, Eri pun mengetahui itu dan dia memberikan lambaian tangan.
"Arya, selamat datang di Tanah Suci!" ucap Eri.
__ADS_1
Mengetahui itu, Arya sontak tersenyum senang dan dia pun bergegas memberitahu Elsa.
"Elsa, di bawah sana adalah Tanah Suci!"
Elsa yang mendengar itu, dia pun sontak senang. "Benarkah?! Kalau begitu, ayo kita bergegas ke bawah!" seusai mengucap itu, Elsa meraih tangan Arya dan menariknya untuk berlari ke arah bawah.
Ditengah berlari, tiba-tiba Elsa berhenti mendadak dan sontak memegang dadanya disertai dengan ekspresi menahan sakit.
Melihat itu, Arya menjadi khawatir yang mana sebelumnya Arya ada dibelakang Elsa kini dia sontak memegang kedua bahu Elsa dari belakang agar dia tidak terjatuh.
"Kak Elsa, kamu baik-baik saja?"
Elsa yang mendengar itu, dia menoleh kearah Arya dan tersenyum kepada nya akan tetapi, tiba-tiba wajah nya pucat.
"Aku baik-baik saj-" sebelum menyelesaikan perkataannya Elsa pun jatuh pingsan.
Melihat itu, Arya pun sedikit panik melihat nya. "Kak Elsa?! Kak! Sadarlah!"
Setelah memanggil tidak bisa, Arya mencoba merasakan denyut nadi nya dari leher Elsa yang mana denyut nadi nya masih normal.
Mengetahui itu, Arya menaruh Elsa di punggung dan menggendong nya. Setelah itu berjalan kembali menuju klinik.
"Arya, kenapa dengan Lily? tanya panik Megumi.
"Aku tidak tahu. Tadi, kak Elsa sedang berlari tiba-tiba dada nya sakit dan jatuh pingsan," jawab Arya.
Mendengar itu, Suster Megumi mengerutkan keningnya. "Mungkin kah sakit nya Kabuh lagi? Kalau, begitu cepat rebahkan dia di kasur! Saya akan memanggil dokter Jin Woo."
"Baik, Suster."
Setelah itu, Arya pun pergi ke ruang rawat dan suster pergi ke luar untuk menyusul Jin Woo yang sedang berada di luar klinik.
Setibanya di ruang rawat, Arya merebahkan Elsa diatas kasur yang mana Elsa pun sempat tersadar dan menoleh kearah Arya dengan tersenyum.
"Maaf, Arya. Seperti nya aku sudah merepotkan mu," ucap pelan Elsa.
"Kak Elsa, kamu sakit apa?" tanya Arya.
__ADS_1
Elsa pun menggelengkan kepalanya, "Aku hanya kelelahan saja."
"Jika tahu begitu, aku akan menolak pergi mencari Tanah Suci."
"Bodoh! Sudah kubilang hanya kelelahan! Jangan memasang wajah panik seperti itu jelek tahu!" ucap Elsa.
"Iya, Kak Elsa," jawab Arya dan dia sontak merubah ekspresi dengan senyuman lebar. Melihat itu, Elsa juga ikut tersenyum.
Tidak lama kemudian, dokter Jin Woo datang yang sontak memeriksa Elsa.
"Elsa, izinkan saya memeriksa anda?!"
Elsa pun mengangguk kepalanya. Sedangkan, Megumi menghampiri Elsa.
"Arya, silahkan tunggu di luar!" seru Megumi.
"Oh, Iya," jawab Arya.
Sebelum membalikan badannya, Arya memandangi Elsa dan memberikan senyuman. Lalu, Elsa juga tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
Setelah itu, Arya berbalik badan dan meninggalkan ruang rawat. Lalu, menunggu di kursi dekat ruang rawat.
Tidak lama kemudian, Thomas dan Rose datang yang mana melihat itu, Arya sontak berdiri dan memberikan salam.
"Pak Thomas. Bu Rose. Maaf, ini semua salah ku!" ucap Arya seraya menundukkan kepalanya.
Melihat sikap Arya, Thomas menghela nafas panjang sedangkan Bu Rose terdiam seraya menitihkan air mata nya.
Lalu, Thomas menghadap Arya dan memegang kedua bahu nya. "Ini bukan salahmu, Arya. Elsa memang memiliki penyakit yang sulit diobati."
Mendengar itu, Arya pun terkejut dan mengembalikan posisi badannya. "Kak Elsa mengidap penyakit apa?"
"Kanker Pankreas," jawab pelan Thomas.
Arya yang mendengar itu, dia pun lebih terkejut lagi.
"Apa?! Kanker Pankreas!"
__ADS_1
...# System Of Romance #...