
...Romance 58. Festival Olahraga....
Berkat pelajaran dari S-Book yang berjudul;
Aku harap menjadi Michael Jordan.
Dengan harga 100 poin.
Arya pun mampu bermain basket dengan lihai meski dia baru pertamakali bermain basket.
Lalu, Arya berlatih dengan Ye Zhang yang mana dia juga bisa bermain basket bahkan saat menembakkan bola, bola itu masuk kedalam keranjang dengan mulus.
Melihat itu, Arya tersenyum dan melihat Ye Zhang, "Ye Zhang, aku baru tahu kalau kamu bisa main basket."
"Sewaktu di SMP Metropolis Jakarta, aku sering bermain basket," ucap bangga Ye Zhang.
"Pantas saja," jawab Arya.
Beberapa saat kemudian, Haruka dan Chizuru yang sudah berganti baju memasuki lapangan basket dan menghampiri Arya.
Selain itu, ada satu siswi lain, dia Santi.
“Kita sudah datang. Ayo kita mulai latihannya!” seru semangat Haruka.
"Iya, kita mulai!"
Setelah itu, mereka berlatih dasar-dasar basket seperti lempar tangkap. Awalnya berjalan lancar dan penuh senyuman hingga Haruka melemparkan bola kepada Santi.
“Tangkap, Santi!” seru Haruka seraya melemparkan bola.
Namun, Santi tidak bisa menangkap nya dan bola itu pun terjatuh.
Melihat itu, Haruka menenangkan Santi dan tetap memberikan nya semangat, "Tidak perlu khawatir, Santi. Ini salah ku!"
Santi tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Lalu, dia mengambil bola yang terjatuh dan melemparkannya kepada Ye Zhang akan tetapi lemparan Santi terlalu tinggi hingga membuat Ye Zhang tidak sanggup menangkap nya.
Melihat itu, Santi sontak merasa bersalah. "Maaf!"
“Tidak masalah,” jawab Ye Zhang seraya mengambil bola.
Setelah itu, Ye Zhang melemparkannya kepada Arya. Lalu, Arya secara spontan langsung melempar lagi kearah Santi. Namun Santi tidak bisa menangkapnya malah terkena bahunya.
Hal itu membuat Arya merasa bersalah.
“Oh, aku minta maaf! Aku melempar terlalu keras. Kamu baik-baik saja?” ucap Arya seraya menghampiri Santi.
“Saya mau pulang saja,” jawab dingin Santi.
“Eh? ... Tunggu!” gumam Arya yang merasa salah kepada Santi.
Seusai menjawab itu, Santi pun pergi meninggalkan lapangan.
Arya yang merasa tidak enak dan rasa bersalah. Dia pun menyusul langkah Santi. "Santi, tunggu sebentar!"
Meski Arya sudah berseru namun Santi tidak menghentikan langkahnya.
Memahami kekesalan Santi, Arya mengejar Santi namun, dia terus melangkah tanpa mempedulikan Arya.
Sampai Arya memegang bahu belakang nya. "Tunggu, Santi! Kenapa kamu ingin pulang kita kan mau latihan?"
"Maaf, saya tidak bisa bermain basket dan tidak ingin menjadi beban untuk kalian," jawab Santai.
Mendengar itu, Arya memberikan senyuman kepada Santi. "Santi, kami juga tidak mahir dalam bermain basket. Meski begitu, kami tidak menyerah dan akan terus berjuang sebaik mungkin. Jadi, ayo kita berjuang bersama-sama!"
Santi yang mendengar itu, dia pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya. "Baik."
Setelah itu, Arya dan Santi kembali ke lapangan basket untuk berlatih.
__ADS_1
Beberapa hari kemudian, festival olahraga tahunan pun dimulai.
Sebelum pertandingan, seluruh murid berkumpul di lapangan upacara yang dimana kepala sekolah memberikan pidatonya disertai dengan para guru yang berbaris dibelakangnya.
“Kita akan mulai, Festival Olahraga Tahunan yang ke 20! Bermainlah jujur seperti atlet yang hebat,” ucap pidato dari kepala sekolah
Seluruh kelas merasa bersemangat tapi tidak dengan kelas Arya.
Mereka terlihat bermalas-malasan, Arya pun tiba bisa berbuat banyak tentang itu. Namun, setidaknya Arya berpikir tim basketnya akan meraih juara.
Seusai pidato, satu persatu pertandingan pun dimulai. Arya sebagai ketua kelas harus mengawasi setiap pertandingan jika Arya sedang tidak bertanding.
Lalu, pertandingan pertama yang dilihat nya ialah olahraga tenis.
“11-B melawan 11-A. 3 set pertandingan dan bola dimulai dari kelas 1-B.”
Saat pertandingan dimulai teman siswa sekelas Arya yang berdiri dibelakang teman siswi sekelas juga. Dia malah melamun melihat siswi itu yang mana dia berpakaian seksi hingga membuat bola yang dilemparkan tim lawan mengenai kepalanya dan kelas 11-B kalah.
Selanjutnya, Arya melihat pertandingan sepak bola yang dimana wilayah tim kelas 11-B tidak ada yang menjaga atau melawan yang mana hanya penjaga gawang sehingga membuat lawan dengan mudah memasukan bola di gawang kelas 11-B.
“Pertandingan berakhir dengan skor 10 - 0 untuk kelas 1C!” seru wasit.
Teman sekelas Arya tidak kecewa dengan kekalahannya malah sebaliknya, mereka tersenyum senang karena pertandingan telah berakhir.
“Akhirnya selesai! Sepulang sekolah, kita mau kemana?”
“Aku mau makan ramen!”
“Ikut!”
“Aku juga!”
“Yeah!”
Melihat sikap mereka, Arya hanya mengambil nafas panjang dan berpasrah diri.
Setibanya di lapangan basket, anggota tim hanya berempat dan Arya tidak melihat Santi.
"Dimana, Santi?" tanya Arya.
"Aku tidak tahu," jawab Haruka yang juga melihat sekeliling nya.
Tidak lama kemudian, Santi pun datang yang mana dia sudah berganti pakaian.
"Maaf, saya terlambat!" ucap Santi sambil berlari kearah Arya.
"Tidak apa. Kami juga baru bersiap!" jawab Arya.
Lalu, Arya dan Santi saling bertukar senyum.
Setelah itu, Arya dan tim nya membuat lingkaran.
"Semua nya! Kita lakukan yang terbaik dan raih kemenangan!"
"Baik!" jawab serempak Haruka dan lainnya.
Dan, pertandingan basket pun dimulai yang mana tim basket yang dipimpin Arya terus meraih kemenangan sampai ke final yang mana pertandingan itu antara kelas 11-B melawan 11-C dan terlihat para teman-teman dari kelas 11-C mendukung timnya dari sisi samping lapangan.
“Kelas Sebelas C harus menang jika kalah! Tidak boleh makan!” seru para pendukungnya.
Sedangkan, Arya melirik kearah teman-teman sekelas nya yang dimana mereka hadir namun bersikap santai dan tidak bersemangat.
Arya hanya tersenyum dan menghela nafas panjang.
Lalu, pertandingan pun dimulai dan kami pertandingan dengan sungguh-sungguh untuk meraih skor kemenangan.
Meski diawal-awal tim Arya terlampau jauh perbedaan skor. Namu, kami tidak menyerah.
__ADS_1
Ada dimana saat mereka sedang mengoper cepat dan Haruka mengoper kearah Santi.
Dia pun tidak bisa menangkapnya tapi Arya langsung membantu menangkap bola itu lalu, melakukan tembakan yang menambah skor.
“5 Poin lagi dan kita bisa menang!” seru Haruka.
Disaat melihat itu, Tim Arya pun bertambah semangat yang dimana waktu juga tersisa lima menit.
Tidak lama juga Haruka berhasil mendapatkan poin sehingga mereka hanya membutuhkan 2 poin lagi untuk meraih kemenangan.
“Ayo semangat!”
“Semangat!”
Saat mendengar seruan itu, Arya menoleh kearah teman-teman sekelas yang dimana mereka memberikan dukungan dan semangat.
Hal itu membuat Arya tersenyum senang, "Syukurlah!" gumam Arya
Pertandingan pun masih berlangsung, Arya dijaga ketat oleh tim lawan hal itu membuatnya sulit untuk bergerak namun saat melirik kesamping, disana terlihat Santi Sontak aku pun mengopernya.
“Santi, tangkap!”
Lalu, Santi pun langsung menangkap bola yang Arya oper dan hal itu membuatnya tersenyum begitu pun Santi.
Para pemain lawan yang menjaga Arya, mereka berlari kearah Santi.
Melihat kesempatan itu, Arya berlari kearah yang berlawanan dan Santi mengoper lagi kearah Haruka.
“Arya, tembak!” seru Haruka yang mengoper kearah Arya yang sudah berada di garis tiga point.
Melihat bola yang datang kearah nya, Arya dengan sigap menangkap bola itu dan menembak nya.
Lalu, bola itu pun masuk dan tim Arya mendapatkan tiga poin.
Sesaat kemudian, peruit panjang pun terdengar dan wasit mengumumkan hasil pertandingan.
“Pertandingan berakhir dengan skor 43 - 40 dan kemenangan untuk 11-B!” seru wasit.
“Horee!”
“Yeeeee!”
...
Seru senang Arya dan lainnya saat mendengar kemenangan dari tim kelas 11-B dan tim Arya pun saling High Five.
Diiringi tepuk tangan dari teman-teman kelas 11-B disisi lapangan.
“Selamat!”
“Keren!”
Seruan komentar-komentar dari teman-teman Arya.
Sesaat kemudian kemudian, Santi datang menghampiri Arya.
“Terima kasih, Arya. Saya bermain dengan senang."
“Ya. Sama-sama, aku juga senang," jawab Arya yang juga tersenyum.
Lalu, Haruka dan Chizuru pun datang.
“Pertandingan yang bagus, terima kasih, Arya” ucap Haruka.
“Terima kasih, kita menang,” sambung Chizuru.
Dan, mereka pun saling bertukar senyum serta tawa kecil meski hanya pertandingan basket yang menang hal itu membuat kelas 11-B bahagia dan festival olahraga pun berakhir.
__ADS_1
...# System Of Romance #...