
...Romance 162. First Night (+21)...
Seusai pernikahan berlangsung, kini Elsa tinggal satu atap bersama Arya dan sekembalinya disana, Elsa gegas berganti pakaian dan membasuh diri. Dia bahkan membeli segala sesuatu untuk persiapan hari ini dari sabun, lotion dan lainnya.
Produk itu yang dibeli juga bukan lah produk murah melainkan memiliki harga yang diatas rata-rata. Uang yang didapatkan dari suaminya itu.
Dengan penuh suka cita Elsa membasuh diri mengiringi rumah yang saat itu sedang kosong.
Elsa tahu, Arya bukanlah pria yang ditemuinya tiga tahun yang lalu. Dalam sekejap mata, Arya sudah menjadi sosok pria kalangan atas. Meski begitu, Elsa berusaha sebaik mungkin untuk bisa berjajar dengannya.
Elsa tahu bahwa Arya akan menerimanya apa adanya. Namun, disamping Arya bukan hanya dirinya melainkan seorang wanita yang lebih cantik, kaya dan lebih berkelas dibandingkan dirinya.
Setelah mandi, Elsa mempersiapkan gaun yang khusus dibelikan untuk malam ini. Pelepasan kesucian bukanlah hal yang mudah dan dia juga tidak ingin berpenampilan buruk seperti wanita diprkosa.
Seusai mengenakan gaun, Elsa juga merias dirinya secantik mungkin dan persiapan selesai. Elsa menunggu kehadiran Arya diruang tahu. Setiap kali, Elsa selalu melihat jam berharap pangeran nya lekas datang.
Sampai-sampai Elsa pun ketiduran di sofa.
Sebuah bell pintu pun terdengar membuat Elsa lekas membuka mata nya dan beranjak dari sofa untuk membuka pintu. Saat terbuka, terlihat lah pria yang ditunggu-tunggunya memberikan senyuman kepadanya.
"Hei, maaf. Aku sedikit terlambat."
Elsa mengelengkan kepala dan tersenyum lebar.
__ADS_1
"Tidak apa. Aku selalu menunggu." seusai mengatakan itu, Elsa meraih tangan Arya dan menariknya masuk ke rumah. Lalu, saat Arya dan Elsa sudah berada didalam. Elsa bergegas menutup dan mengunci pintu lalu, tertawa kecil yang diakhiri dengan mengigit bibirnya dengan tatapan nakal. "Arya, Ayo kita lanjutkan perayaan ini hanya untuk kita berdua! aku sudah mempersiapkan makanan."
Elsa pun meraih tangan dan menarik Arya namun, Arya menahan tarikannya sehingga Elsa terhenti.
"Apa apa, Arya?"
Arya menarik Elsa sampai dirinya menempel ditubuh Arya dan mereka pun saling menatap dan bertukar senyum.
"Aku cantik sekali malam ini."
"Terimakasih, Arya. Ini aku persiapkan untuk kamu."
"Kamu tahu saat ini aku tidak membutuhkan makanan tapi, aku ingin menikmati tubuhmu."
Sebelum Elsa merespon, Arya langsung menutup matanya dan mencium bibir kecil Elsa. Elsa pun terbujur kaku dan membiarkan bibir Arya bermain di bibirnya. Lambat laun Elsa menerima dan menikmatinya. Dia pun mengalungkan dirinya dileher Arya. Ciuman terus dilakukan sambil berjalan kearah kamar Elsa.
Setibanya dikamar, hasrat Arya dan Elsa semakin besar. Didalam ciumannya, Arya melepaskan pakaian Elsa begitupun Elsa melepaskan pakaian Arya sampai mereka hanya mengenakan pakaian dalam saja. Jari jemari Arya mulai menggenggam buah dada Elsa dan meremasnya didalam balutan Bra.
Lalu, Arya dan Elsa bermain diatas ranjang dan saat ini mencapai *******. Arya ingin mengambil pengamanan namun, Elsa mengehentikan nya.
"Arya. Aku ingin punya anak lebih cepat!"
Arya pun tersenyum dan mencium kening Elsa. Setelah itu, Arya menempelkan keningnya ke kening Elsa.
__ADS_1
"Baiklah, jika itu yang kamu minta."
"Terima kasih, Arya."
"Mohon izin untuk itu!"
"Iya, aku izinkan!" ucap Elsa sambil memegang pipinya Arya dan memberikan senyuman.
Arya pun menaruh tangan nya di atas tangan Elsa setelah itu, melepaskan nya dari pipi dan mencium tangan tersebut.
Permainan diranjang pun dilanjutkan hingga mereka mencapai kepuasan maksimalnya dan membuat Elsa kelelahan lalu, tidur.
Arya yang saat itu masih tetap terjaga.
Semalaman, Arya hanya terus menatap Elsa yang sudah tertidur lelap.
"Aku akan terus bersama mu sampai ajal menjemput ku. Yang tercinta ku, Elsa."
Arya pun mengakhiri ucapannya dengan kecupan kening Elsa.
...# System Of Romance #...
...# Season 2: Selesai #...
__ADS_1