System Super Kultivasi 2

System Super Kultivasi 2
BAB 108


__ADS_3

"Efek sampingnya adalah, kau akan kehilangan kekuatan mu selama 4 bulan, dan saat itu kau hanyalah menjadi orang yang tak berguna," ucap pria itu.


Joong Hoon terkejut, meskipun cuma sehari saja menjadi orang tak berguna itu sangat menyakitkan karena serangan datang tiba-tiba saja. Tapi mengingat lagi sakit hati dengan Feng Lias membuat ia seperti membakar tubuhnya.


"Apa setelah 4 bulan kekuatanku kembali?" tanya Joong Hoon.


"Itu tergantung usahamu, jika kau bisa berlatih dengan kesungguhan hatimu melewati hidup dan mati, mungkin kau akan mendapatkan kembali kekuatan mu, jika tidak, kau harus berlatih dari awal seperti pemula," ujar pria itu.


Joong Hoon terdiam.


"Jadi pikirkan dulu, aku begini juga untuk kebaikan mu," ucap pria itu mengingatkan.


"Tidak usah pikirkan lagi, setiap melihatnya hatiku jadi memanas yang tak tertahankan, aku sangat yakin benar-benar ingin menghancurkannya," ucap Joong Hoon yakin.


"Baiklah jika begitu, satu butir ini aku menghargainya 1000 koin emas," ucap Pria itu mengeluarkan sebutir obat berwarna coklat dari cincin penyimpanannya.


"Baiklah, aku ambil," jawab Joong Hoon merampas sebutir obat dari tangan pria itu. Ia juga mengeluarkan 1000 koin emas dari cincin penyimpanannya dan memasukkan ke dalam cincin penyimpanan pria itu.

__ADS_1


"Terima kasih," jawab pria itu tersenyum.


"Ya sudah, aku akan pergi dulu," ucap Joong Hoon pergi meninggalkan tempat tersebut menuju sekte pedang langit.


"Heh! Obat itu adalah obat yang akan menghancurkan kekuatanmu atas keserakahan mu, jangan salahkan aku jika nanti kau menjadi orang tak berguna, salahkan dirimu yang mempercayaiku dan atas tidak terimanya kau jika ada seseorang yang lebih hebat darimu, kau seharusnya berlatih lebih keras lagi, bukan mencari jalan pintas untuk menghancurkan seseorang, terima saja akibat dari keserakahan mu," ucap pria itu melihat kepergian Joong Hoon.


"Lihat saja kau Feng Lias! Aku sudah membayar mahal karena dirimu, aku akan benar-benar akan menghancurkan mu!" ucap Joong Hoon geram.


"Aku sudah mengantuk, mari kita pergi tidur," ajak Song Chen yang sudah menguap.


Mereka pun tidur.


xxx


Ke esokkan harinya.


"Untuk seluruh murid berkumpul di aula besar." terdengar suara Ming Qing yang sangat keras mengunakan kekuatan pengeras suara, ia adalah seorang mentor.

__ADS_1


Seluruh murid pun beranjak dari tempat tinggalnya menuju aula besar.


"Baiklah semua murid sudah berkumpul. Setelah melewati hari-hari yang sulit, akhirnya kita masih bisa hidup tenang kembali, tapi kita tetap harus waspada karena serangan kapan pun saja datang, dan untuk sekarang mari berlatih dengan sekuat tenaga agar kalian bisa memperkuat kekuatan kalian jika musuh datang, jadi hari ini kita akan melakukan pertandingan latihan, jika kalian berada di panggung sesungguhnya maka kalian akan punya pengalaman langsung," ucap kepala sekte.


"Kelihatannya kepala sekte sudah sembuh," ucap Feng Lias dalam hati saat melihat perubahan di wajah kepala sekte, ia terlihat ceria lagi di wajah tuanya.


"Heh! Ini adalah kesempatanku untuk menghancurkan Feng Lias, bahkan langit membantu ku," ucap Joong Hoon menyengir.


"Untuk lawannya, kalian bisa pilih siapa saja, asalkan kalian tidak membunuh lawan kalian," ucap Kepala sekte.


"Baiklah, pertandingan di mulai!" teriak Ming Qing.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2