
"Iya, aku tidak akan mengulanginya lagi," jawab Song Chen menurut.
"Xier Shu! Xier Shu! Tunggu dulu! biar aku jelaskan!" teriak Feng Lias.
Xier Shu berhenti di sebuah pohon besar.
"Xier Shu, aku akan menjelaskannya," ucap Feng Lias memegang tangan Xier Shu.
Xier Shu hanya diam, tapi di wajahnya tidak terlihat jika ia cemburu.
"Xier Shu, maksud dari Song Chen adalah bukan kekasihku yang lain, aku belum pernah pacaran dengan siapa pun, itu aku pernah membelikan gelang yang bisa melancarkan peredaran darah, tapi untuk guruku, kamu tidak cemburukan?" tanya Feng Lias memastikan.
"Hm… aku tidak peduli dengan masa lalu mu, asalkan itu tidak di masa depan," jawab Xier Shu tersenyum.
"Kau sangat murah hati," puji Feng Lias.
"Oh ya, mana hadiah untukku?" tanya Xier Shu menampung tangannya.
"Oh iya, ini, tapi… apa kamu bener mau menerimanya?" tanya Feng Lias ragu-ragu.
"Siapa yang tidak menerima hadiah yang berharga ini, terima kasih ya," ucap Xier Shu senang.
__ADS_1
"Hm… berharga karena aku yang memberikannya ya?" tanya Feng Lias.
"Hm? Batu ini memang sangat berharga, ini adalah batu Zamrud hitam, batu Zamrud bentuk ini sangat langka, terima kasih atas hadiahnya, aku sengaja pergi jauh dari ke hutan ini untuk menerima hadiah mu karena ini barang langka, jika kau memberiku di tempat keramaian tadi jika mereka mengenalnya maka mereka pasti akan merebutnya dariku. Makannya aku membawamu ke sini. Aku sangat senang, batu langka ini adalah hadiah yang sangat berharga bagiku," ucap Xier Shu.
"Apa! Zamrud hitam? Astaga! aku pikir itu batu biasa, aku ingin memberi tahu kepada guru Xier Ming tentang batu itu, tapi tidak sempat, dia sangat beruntung, jika aku tahu aku akan membelahnya menjadi dua. Aku pikir dia lari karena cemburu, ternyata dia malah mengincar batu Zamrud hitam itu, tidak tau apa yang ia pikirkan," ujar Feng Lias dalam hati.
"Kenapa dengan wajahmu? Apa kau tidak ikhlas?" tanya Xier Shu.
"Eh tidak-tidak, barang yang sudah ku beri mana mungkin ku ambil lagi," ucap Feng Lias.
"Oh begitu ya," ucap Xier Shu menyimpan batu itu ke dalam cincin penyimpanannya.
"Iya," angguk Xier Shu.
"Feng Lias bocah nakal, tunggu!" panggil naga emas mendekati Feng Lias.
"Beraninya kau mengatakan aku bocah nakal, kau yang nakal semua keluargamu nakal," balas Feng Lias.
Bak buk bak buk.
"Cukup! Apa kalian tidak lelah? Ini sudah malam, Ayo kita kembali," ujar Xier Shu.
__ADS_1
Naga emas langsung masuk kembali ke cincin penyimpanan milik Feng Lias.
Mereka pun kembali ke sekte dan masuk ke dalam tempat tinggalnya yang sudah bocor dan sebagian lagi sudah runtuh, jika mereka tidur bersama mungkin mereka tidak akan terkena hujan.
"Eh Feng Lias, kamu sudah kembali," sapa Shi Ling.
"Oh, kalian sudah ingin tidur?" tanya Feng Lias.
"Kami sedang menunggumu," ucap Shi Ling.
"I-itu… Feng Lias dan Xier Shu, aku minta maaf karena sudah salah bicara dan membuat kalian bertengkar," ucap Song Chen merasa bersalah sambil menundukkan kepalanya.
"Hm? Maaf untuk apa?" tanya Feng Lias binggung.
Song Chen langsung berlari berhamburan ke arah Feng Lias sambil memeluk kakinya.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih
__ADS_1