System Super Kultivasi 2

System Super Kultivasi 2
BAB 85


__ADS_3

Para murid bersembunyi di tempat yang aman, rumah-rumah pun menjadi tumbang di sapu oleh oleh kekuatan badai.


"Tambahkan kekuatan!" teriak Feng Lias dan mereka semua menambah kekuatan dan menyalurkan ke pedang pusaka untuk melawan Ratu jantung merah darah.


Gunakan poin untuk menambah energi 2x lipat.


Memuat …


Loading …


Mulai …


100%…


200%…


300%…


400%…


500%…


600%…


700%…

__ADS_1


800%…


900%…


1000%…


Selesai.


Poin Anda di potong 1000 poin


Sisa poin Anda [18.100]


Kekuatan mereka pun bertambah, berselang tak berapa lama, kekuatan Feng Lias menelan kekuatan ratu jantung merah darah dan akhirnya ratu jantung merah darah itu pecah dan menyemburkan darah segar yang mengenang dan membasahi tanah seperti air hujan.


Alam kembali ke asalnya, cahaya matahari terlihat kembali namun matahari sudah ingin menenggelamkan dirinya di ufuk timur. Pertarungan itu berlangsung kurang lebih satu hari.


Karena merasa bersalah, Hyundai pergi dari sekte, ia merasa sangat malu meskipun ia sangat ingin melatih Feng Lias.


"Sudah tidak perlu ada di sini lagi, sedangkan Feng Lias juga ia sangat kuat, dia tidak butuh aku melatihnya, kekuatan yang saat ini yang ia miliki melebihi kekuatan ku, aku tidak pantas menjadi pelatih," ucap Hyundai menuju tempat tinggalnya dan membungkus semua barang-barangnya dan memasukkan ke dalam cincin penyimpanannya, sebelum pergi ia melihat dulu sekeliling tempat tinggalnya dan ia pun pergi lewat tembok belakang.


"Mari kita pergi sebelum mereka akan ke sini," ajak Feng Lias.


Mereka pun naik ke punggung naga emas dan terbang menjauh meninggalkan sekte.


"Penguasa dunia, jangan pergi dulu, biarkan aku berterima kasih," panggil kepala sekte.

__ADS_1


"Tidak perlu," jawab Feng Lias dan mereka pun semakin menjauh hilang dari pandangan.


"Untuk apa Feng Lias memakai topeng? Mungkinkah dia tidak ingin orang lain mengetahuinya? Tidak menyangka, ternyata dia adalah penguasa dunia, aku sangat bangga padamu Feng Lias," ucap Song Chen tersenyum lebar sambil menatap arah perginya Feng Lias.


"Mari murid-murid, kita akan membangun ulang tempat tinggal kita kembali," ucap Yun Ho.


Murid-murid pun menuju sekte, mereka kembali ke sekte dan membantu membersihkan reruntuhan sekte bangunan sekte yang rusak, sebagian juga ada yang membangun ulang, terutama tempat tinggal mereka terlebih dahulu, agar tidurnya tidak kedinginan.


"Hm… Feng Lias pergi mungkin dia tahu akan terjadi sesuatu seperti ini nggak?" tebak Shi Ling.


"Iya, dia pergi karena tahu hal ini lalu menyelamatkan kita semua," jawab Song Chan tak sadar dengan ucapannya yang mengalir begitu saja.


"Hm… apa maksudmu menyelamatkan kita semua? Jadi yang tadi itu dia ya?" tanya Jin Chen.


"Eh bukan, bukan, bukan," jawab Song Chan dengan cepat. "Maksudku adalah… mungkin dia kenal dengan penguasa dunia dan memintanya untuk datang menyelamatkan kita, karena aku dengar cerita darinya bahwa dia kenal cukup dekat dengan penguasa dunia, makanya dia memohon untuk meminta bantuan," jawab Song Chan meluruskan ucapannya.


"Benarkah? Jika begitu aku akan meminta Feng Lias untuk meminta tanda tangannya," ucap Shi Ling senang.


"Aku juga akan begitu," jawab Jin Chen.


"Maaf aku berbohong, mungkin Feng Lias juga aku rasa ia tak ingin orang tahu jika ia penguasa dunia, jika tidak untuk apa dia memakai topeng," ucap Song Chan dalam hati.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2