
"Sialan kau Kong Hun! Kau sudah menipuku! Aku akan membalas mu 10 kali lipat!" teriak Joong Hoon kesakitan.
Pria yang di panggi Kong Hun itu berdiri di atas pohon yang tidak jauh dari sekte pedang langit.
"Aku tidak menipumu, kau yang menipu dirimu sendiri akibat dari hatimu yang kotor," ucap Kong Hun, ia mengirim suara lewat angin yang hanya di dengar Joong Hoon sendiri dan kemudian ia pun pergi meninggalkan sekte pedang langit.
"Tapi tetap saja, kau bilang hanya 4 bulan aku menjadi orang yang tak berguna, jika seperti ini aku menjadi orang tak berguna untuk selama-lamanya," ucap Joong Hoon.
Tubuhnya melemah, ia berusaha untuk berdiri meskipun tak berdaya, ia berjalan tertatih-tatih meninggalkan sekte pedang langit.
"Sangat di sayangkan, seorang Joong Hoon yang berbakat itu sudah menjadi orang yang tidak berguna lagi, apa yang perlu di banggakan lagi, tidak ada yang menyukainya," ucap salah satu murid. Mereka pergi melihat Joong Hoon dalam keadaan miris dan menyayangkan.
"Itu adalah akibat dari keserakahan, ia ingin hanya dirinya sendiri yang menjadi terkuat, melawan seseorang dengan menggunakan obat terlarang dan itulah efeknya. Dengan tubuh kurus kering dan tak punya tenaga lagi, siapa yang akan mengasihaninya, hidupnya hanya dalam kesengsaraan," ujar murid itu.
Peringatan!
[Anda kekurangan Energi]
Kekuatan [40/100]
Kelincahan [400/100]
Level [12]
Tingkat [Tahap l kekosongan]
__ADS_1
Kekuatan Jurus [50/100]
Kekuatan jurus pedang [30/100]
Energi [30/100]
Poin [ 19.200]
"Feng Lias!" teriak Xier Shu memeluk Feng Lias. Feng Lias juga membalas pelukan Xier Shu.
"Aku sangat khawatir denganmu tadi," ucap Xier Shu.
"Benarkah? Kamu tidak perlu khawatir tentang diriku, aku baik-baik saja," ucap Feng Lias tersenyum.
"Kau mengagetkanku saja," ucap Song Chen menepuk lengan Feng Lias.
"Ha-ha-ha, tidak perlu cemas begitu, aku tidak mudah mati begitu saja, ayo kita turun dan cari makanan dulu, bertarung itu sangat melelahkan," ucap Feng Lias.
"Ayo," angguk mereka setuju. Mereka berlima pun pergi menuju warung makan dan segera memesan makanannya.
"Saat aku melihat kau terbelah menjadi dua, aku merasa tak percaya dan merasa lebih baik aku ada di dunia lain saja," ucap Song Chen.
"Benarkah? Begitu cintanya kau dengan ku," ucap Feng Lias menyengir.
"Ah malas meladeni mu," ucap Song Chen manyun.
__ADS_1
"Syukurlah jika kamu baik-baik saja, kami sangat cemas denganmu, jika kamu benar-benar tak ada lagi, kami ini bagaikan anak ayam kehilangan induknya," ucap Shi Ling.
"Silakan Nona, Tuan di makan," ucap pelayan itu meletakkan makanannya di atas meja.
"Terima kasih," ucap Xier Shu.
Mereka yang pun menyantap makanannya dengan lahap, sedangkan pertandingan masih berlangsung.
Tiba-tiba saja, kepala sekte datang mendekat. "Kepala sekte," ucap Feng Lias menundukkan kepala memberi hormat. Shi Ling, Song Chen dan Jin Chan juga memberi hormat.
Kepala sekte mengangguk kepala dan duduk di antara mereka.
"Maaf kepala sekte, Anda ingin maka apa?" tanya Feng Lias.
"Tidak usah, aku sudah makan," jawab Kepala sekte menolaknya.
"Ada apa kepala sekte menghampiri kami?" tanya Feng Lias.
"Aku hanya ingin mengatakan sesuatu saja," ucap Kepala sekte.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih
__ADS_1