System Super Kultivasi 2

System Super Kultivasi 2
BAB 99


__ADS_3

"Baik Tuan, kami akan membuat patung Anda di negeri atas awan kami sebagai tanda penghormatan kepada Anda, silakan datang kapan saja karena negeri di atas awan adalah juga tempat Anda," ucap kepala suku.


"Baiklah, jika begitu mari kita keluar dari sini, dan pulanglah ke negeri kalian, kalian pasti sangat merindukannya," ucap Feng Lias.


"Baik Tuan," angguk kepala suku. Tiba-tiba pagoda Avalokitesvara itu bergetar hebat dan bangunannya berjatuhan.


"Mungkin ini akibat dari hancurnya kutukan ini dan pagoda Avalokitesvara ini pun juga ikut hancur, cepat kita keluar, bawa anak-anak!" perintah kepala suku keluar dari pagoda tersebut.


Setelah semuanya keluar benar saja, pagoda itu hancur menjadikan sebuah lubang yang sangat besar. Bukan itu saja, tempat itu juga hancur dan kembali bersatu menjadi daerah dunia yang baru.


Jika di ingat lagi, karena lubang itu ia pindah ke dimensi ini. Mereka pun menebus pembatas ruang.


Xier Shu dan naga emas sangat terkejut karena yang keluar dari pembatas tersebut sangat ramai.


"Feng Lias," ucap Xier Shu yang langsung memeluk Feng Lias.

__ADS_1


"Feng Lias, aku sangat khawatir padamu," ucap Xier Shu.


"Apa terlalu lama? Maaf aku pergi begitu saja tanpa memberi tahu mu dan membuat mu khawatir," ujar Feng Lias membalas pelukan Xier Shu.


"Ehem! Maaf Tuan, apakah Tuan ingin langsung melihat ke negeri di atas awan bersama kami, jika Anda datang Anda tau tempatnya," ucap Kepala suku.


"Bagaimana? Apa kamu ingin pergi?" tanya Feng Lias sambil tersenyum ke arah Xier Shu.


"Hm… Baiklah," angguk Xier Shu setuju.


Mereka pun keluar dari lorong tersebut, karena mereka dari negeri di atas awan mereka bisa terbang, Feng Lias dan Xier Shu menaiki naga emas.


"Siapa mereka?" tanya Xier Shu melihat mereka yang terbang menyongsong angin.


"Mereka adalah orang-orang dari negeri di atas awan, di pembatas ruang itu mereka tinggal karena mereka mendapat kutukan menjadi manusia setengah hewan. Sekarang kutukan itu sudah hancur karena meminum darahku dan akhirnya tempat itu juga hancur, dari awal tempat itu tidak ada, karena mereka adalah dari negeri di atas awan jadi mereka membuat pagoda Avalokitesvara sendiri di dalam tanah dan tinggal di sana. Syukurlah jika semuanya sudah berakhir," jawab Feng Lias panjang lebar.

__ADS_1


"Begitu ya, aku dulu pernah dengar saja jika ada negeri di atas awan, aku pikir itu hanya dongeng, tidak menyangka itu beneran ada," ucap Xier Shu.


Matahari sudah condong ke barat, mereka masih di perjalanan menuju negeri di atas awan.


Sesampainya di sana, benar saja, ada negeri di atas awan, memang benar-benar di atas awan. Mereka pun mendarat di atasnya.


"Wah… ini benar-benar negeri di atas awan, negeri seperti dongeng, ini sangat indah," ucap Xier Shu kagum.


"Marilah melihat-lihat lah Tuan," ajak kepala suku.


Mereka pun melihat tempat tersebut. "Maaf, tempat ini sudah di tinggalkan 100 tahun yang lalu, jadi tidak tempat ini terbengkalai dan tidak teratur, maaf Tuan jika kami sudah membawa ke sini tampa persiapan apa pun,* ucap kepala suku.


"Tidak apa-apa, setidaknya aku sudah tahu tempatnya, terima kasih sudah menerimaku di sini, tapi kami harus kembali," ucap Feng Lias berpamitan.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih


__ADS_2