System Super Kultivasi 2

System Super Kultivasi 2
BAB 50


__ADS_3

Jurus mereka bertabrakan dan pecah di udara.


Namun Hyundai Demin ingin membawa Feng Lias sendiri saja, ia tidak menyembunyikan kekuatannya.


Ia mengeluarkan senjata terhebatnya yaitu tombak berjiwa.


"Feng Lias, meskipun kau masih status murid, aku tidak akan berbaik hati pada mu, maka keluarkan saja semua kekuatan mu," ucap Hyundai.


"Baiklah pemandu, aku akan mengeluarkan semua kekuatan ku untuk mengalahkan mu demi teman-teman ku," ucap Feng Lias.


Hyundai mengangkat tombaknya ke langit, angin bertiup kencang dan berputar di sekitar Hyundai.


"Jika kau ingin menyerah saat ini masih sempat Feng Lias," ucap Hyundai.


"Aku tidak akan menyerah," ucap Feng Lias yakin.


Angin pun bertiup menjadi kencang, mara murid yang ada di akademi berlarian mencari tempat persembunyian.


"Pemandu, jika Anda bertarung di sini maka akademi ini akan hancur," ucap kepala akademi.


"Aku akan ganti rugi berapa kehancurannya," ucap Hyundai yang sudah terfokus menatap Feng Lias.


Angin itu menyapu benda-benda yang ada di sekitarnya dan Hyundai terus menerus menambah kekuatannya.


Gunakan poin untuk menambah kekuatan.


Memuat…


Loading…


Mulai…


100%…


200%…


300%…

__ADS_1


400%…


500%…


600%…


700%…


800%…


900%…


1000%…


Selesai.


Poin Anda di potong 400 poin


Sisa poin Anda [7.450]


JURUS TOMBAK BERJIWA PERGILAH


kekuatan itu meluncurkan dengan cepat ke arah Feng Lias.


JURUS PEDANG PUSAKA KUNO TINGKAT ABADI


Duuuaaaaaarrrrr


Duuuaaaaaarrrrr


Kedua kekuatan itu saling bertahan di udara dan mempertahankan kekuatan mereka.


"Ternyata dia punya pedang pusaka kuno itu, apa mungkin dialah penguasa itu? Jika itu benar maka aku benar-benar harus mendapatkannya," ucap Hyundai dalam hati.


Feng Lias menambahkan kekuatannya menjadi 3x lipat dan mendorong kuat kekuatan Hyundai.


Duuuuaaaarrrrrrrrr !!!

__ADS_1


Akhirnya jurus itu pecah dan Hyundai terpental.


"Feng Lias, kamu tidak apa-apa?" tanya Song Chen dan yang lain mendekat.


"Aku baik-baik saja," angguk Feng Lias.


Hyundai berdiri kesakitan.


"Baiklah, aku mengakui kekuatanmu, kau bisa membawa mereka," ucap Hyundai.


"Benarkah? Terima kasih pemandu," ucap Feng Lias senang.


"Kalian boleh ikut aku pergi bersama ke sekte, guru juga," ucap Feng Lias.


"Maaf Feng Lias, guru tidak bisa ikut kamu ke sekte, guru ingin mengabdi di akademi ini, terima kasih atas bantuannya selama ini, terima kasih semuanya, mungkin guru tidak akan bertemu dengan murid sepertimu yang mengangkat martabat gurunya, kalian berkembanglah di sana, jadilah kuat yang bisa melindungi orang yang kalian sayangi, selamat jalan, jika ada waktu mainlah ke sini, guru akan selalu menunggu kalian," ucap Xier Ming.


"Apa guru beneran tidak mau ikut?" tanya Feng Lias memastikan.


"Tidak Feng Lias, guru tidak bisa ikut bersama kalian, pergilah," ucap Xier Ming menepuk pundak Feng Lias.


"Baiklah guru, terima kasih juga atas kebaikan dan bantuan guru selama ini," ucap Feng Lias.


Mereka pun pergi meninggalkan akademi meskipun dengan berat hati, tapi ini juga untuk ke baikan mereka yang memang harus berkembang.


"Kita akan menggunakan waktu, meski kita sedikit akan menemukan sesuatu di perjalanan tapi ini adalah yang tercepat," ucap Hyundai.


Hyundai mengangkat tangannya dan mengeluarkan cahaya biru dari telapak tangannya dan membuka sebuah celah waktu.


"Mari kita masuk," ajak Hyundai yang terlebih dahulu masuk.


Mereka berempat juga ikut masuk ke dalamnya.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2