System Super Kultivasi 2

System Super Kultivasi 2
BAB 90


__ADS_3

"Aku minta maaf Feng Lias, aku tidak akan mengulanginya lagi aku akan menjaga ucapan ku Hu-hu-hu," Song Chen menangis sambil memeluk kaki Feng Lias dengan erat.


"Hm? Kami tidak bertengkar, Xier Shu lari karena ingin aku mengejarnya," ucap Feng Lias.


"Ha?" Song Chen langsung berdiri dan menghapus air matanya.


"Aku tau kau mana mungkin marah denganku," ucap Song Chen memeluk Feng Lias.


"Tapi kamu jangan seperti itu lagi," ucap Feng Lias.


"Baiklah, baiklah, aku tidak akan mengulangi lagi," ucap Song Chen.


"Ini sudah malam, ayo kita masuk dan istirahat," ajak Feng Lias.


"Sebagian sudah roboh, ada sebagian juga masih bisa di tempati tapi bagaimana dengan Xier Shu? Apa kita tidur di luar saja?" tanya Shi Ling.


"Aku tidur bersama kalian saja, tapi kalian beri sedikit jarak dengan ku," jawab Xier Shu.


"Aku akan tidur di sampingmu, kamu tidur di dekat dengan dinding," ucap Feng Lias.


"Baiklah, mari masuk ke dalam, aku sudah mengantuk," ucap Shi Ling.


Mereka pun masuk ke dalam ruangan yang masih tersisa, untungnya tempat tersebut masih muat untuk mereka sehingga bisa memberi jarak untuk Xier Shu.


"Kamu kenapa tidak pulang saja?" tanya Feng Lias.

__ADS_1


"Hm? Tidak apa-apa, aku masih ingin bersama mu," ucap Xier Shu tersenyum.


"Uhuk! Uhuk! Tenggorokan ku sakit," ucap Song Chen memegang lehernya.


"Ya sudah ayo tidur," ucap Feng Lias memegang kepala Song Chen lalu membaringkan.


Karena lelah seharian harus bertarung dan mengeluarkan tenaga yang cukup banyak, mereka pun tertidur lelap.


Tanpa di sadari, Feng Lias memeluk Xier Shu saat tidur.


xxx


Saat pagi tiba


Plakkkk!


"Aduh! Apa ini?" tanya Feng Lias yang langsung terbangun dan memegang pipinya.


"Kamu kenapa peluk aku!" teriak Xier Shu.


"Maaf, maaf, aku nggak sadar, beneran nggak sadar, aku nggak sengaja," ucap Feng Lias mengatup kedua tangannya meminta maaf.


"Kamu... boleh memeluk ku tapi jangan di sini," ucap Xier Shu dengan suara pelan seperti berbisik dengan wajah memerah sambil membuang wajahnya.


"Kami bilang apa?" tanya Feng Lias penasaran karena ia tidak mendengar ucapan Xier Shu.

__ADS_1


"Bukan apa-apa, Ini sudah pagi, mari kita cari makan dulu, perut ku sudah sangat lapar," ajak Xier Shu.


"Ah iya," angguk Feng Lias. "Bangun, bangun, ayo bangun, kita cari makan dulu," ujar Feng Lias menggoyangkan tubuh Song Chen yang tidur di sampingnya.


Song Chen malah membalikkan badannya menghadap Shi Ling dengan mata terpejam.


"Hey ayolah bangun," ujar Feng Lias menggoyangkan kembali tubuh Song Chen, karena tak kunjung bangun, Feng Lias membangunkan Shi Ling.


"Hey Shi Ling, ayo bangun," ujar Feng Lias menarik-narik kaki Shi Ling. Shi Ling menarik kembali kakinya dan kembali tidur.


"Ya sudahlah, mereka masih tidur dan sulit di bangunkan, mati kita pergi saja dulu," ajak Feng Lias melihat ke arah Xier Shu.


"Iya," angguk Xier Shu.


Mereka pun pergi keluar dari tempat tinggal tersebut, meskipun ada warung yang hampir roboh, mereka tetap jualan.


"Mereka sangat berbakti, meskipun dalam keadaan seperti ini saja mereka tetap jualan agar para murid tidak kelaparan," puji Feng Lias.


Mereka masuk ke dalam kantin tersebut dan tiba-tiba saja warung reot itu mau tumbang dan secepatnya Feng Lias menahannya.


"Kalian cepatlah keluar," perintah Feng Lias.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2