System Super Kultivasi 2

System Super Kultivasi 2
BAB 113


__ADS_3

Feng Lias mengeluarkan pedang pusaka kunonya dan menghadang serangan Joong Hoon.


Tak berapa lama tiba-tiba saja Joong Hoon berhenti menyerang.


"Aku harus cepat menyelesaikan ini, waktunya hampir saja habis," ucap Joong Hoon dalam hati.


"Kenapa? Apa sudah selesai?" tanya Feng Lias.


"Jangan senang dulu, aku masih punya kekuatan lainnya," ucap Joong Hoon. Joong mengangkat tangannya, ia mengumpulkan seluruh kekuatannya menjadi sebuah pusaran angin yang membulat di sertai kilat memancar di dalamnya, lama kelamaan angin itu berubah menjadi kabut.


"Matilah kau Feng Lias!" teriak Joong Hoon melempar kekuatannya ke arah Feng Lias dan itu mengenainya membuat Feng Lias berputar-putar di dalam kabut itu.


"Itu adalah kekuatan dahsyat, jika sudah masuk ke dalam kabut itu maka tidak akan keluar, apa Feng Lias bisa keluar di dalam kabut itu?" tanya mereka.


"Kabut itu bahkan lebih besar dari pernah yang ku lihat sebelumnya," ucap mereka.

__ADS_1


"Haish… bahkan orang terkuat sekali pun akan sangat sulit keluar dari kabut itu, apa lagi di tambah dengan kekuatan obat terlarang itu," ucap mereka khawatir.


JURUS PEDANG PUSAKA KUNO


"Terbelahlah!" teriak Feng Lias membelah kabut itu terbelah dan angin itu bertiup dan perlahan-lahan menghilang.


"Apa kau pikir hanya dengan kabut seperti ini bisa mengurungku? Apa kau masih kekuatan lagi? Keluarkan semuanya," tantangan Feng Lias.


"Kau sangat sombong dengan kekuatan kali ini kau akan hancur berkeping-keping," ucap Joong Hoon.


Dan Feng Lias pun terbelah menjadi dua. Mereka sangat terkejut.


"Feng Lias!" teriak Xier Shu terbelalak, ia tak percaya jika Feng Lias mati di hadapannya. Air mata tak bisa ia bendung lagi, terasa sangat sesak di dadanya, tubuhnya lemas dan ia terjatuh terduduk di tanah.


"Feng… Feng Lias," ucap Song Chen tak percaya. Ia berdiri terpaku terdiam, seolah-olah dia sudah tak ada di dunia itu lagi.

__ADS_1


"Feng Lias," lirih Shi Ling dengan mata berkaca-kaca. Sedangkan Jin Chan terduduk di tanah tak berdaya.


"Apa! Feng Lias mati?" tanya para murid-murid itu tak percaya.


"Ha-ha-ha, Ha-ha-ha, Ha-ha-ha, aku sudah menghancurkan mu Feng Lias, kau pikir kau bisa mengalahkan ku, Ha-ha-ha, orang sepertimu memang pantas mati! Selamat tinggal Feng Lias dan sampai jumpa di neraka, Ha-ha-ha," ucap Joong Hoon tertawa penuh dengan kemenangan. Ia menabur koin emas di tubuh Feng Lias 10.000 koin emas.


"Ha-ha-ha rasa ini sudah terbayarkan meskipun aku sementara waktu tidak punya kekuatan," ucap Joong Hoon tertawa puas. Ia melempar-lemparkan koin emas itu di segala arah sebagai tanda kemenangannya.


Tiba-tiba saja uang koin itu tersebut semua. Joong Hoon sangat terkejut.


"Apa kau sudah selesai tertawanya?" tanya Feng Lias yang ternyata berdiri di antara para murid-murid dan ia pun keluar dari kerumunan itu.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2