System Super Kultivasi 2

System Super Kultivasi 2
BAB 111


__ADS_3

Syuuuttt!!


Bola api salju itu meluncur cukup jauh hingga tak terlihat.


DUUUAAAAAARRRRR!


Untungnya tidak terlambat, Jurus api itu pecah di tempat sepi. Ada beberapa orang yang sedang asyik menghitung barang curian mereka pun ikut kena imbasnya oleh ledakan api itu membuat mereka gosong.


"Lanjutkan," ucap Feng Lias.


"Kelihatannya Feng Lias sangat santai cara bertarungnya," ucap Jin Chan.


"Itu karena ia nggak serius menanggapinya, meskipun levelnya lebih rendah dari lawannya, namun kekuatannya 3x lipat lebih besar, ia bisa melawan sekali pun itu sang lawan kekuatan dan levelnya lebih tinggi," jawab Song Chen.


JURUS PEDANG BERMATA HITAM


"Hancurkan!" teriak Joong Hoon.


Duuuaaaaaarrrrr!


JURUS PENGHANCUR SEMESTA

__ADS_1


Duuuaaaaaarrrrr!


Jurus mereka kembali beradu dan Feng Lias meninggikan kedua jurus itu agar pecah di udara.


Dan mereka terus berlawan hingga Feng Lias berhasil membuat Joong Hoon di pukul mundur. Joong Hoon menebaskan pedangnya ke arah Feng Lias yang pedangnya sudah di lumuri racun.


"Aku mencium bau racun, sepertinya dia sangat ingin membunuhku," ucap Feng Lias dalam hati. Di dalam taringnya dengan Joong Hoon, Feng Lias menghindar terus menerus sambil mengeluarkan penawar racun dari cincin penyimpanannya.


"Kenapa kau terus menghindar? Apa kau memang seorang pengecut! Jika berani lawan aku dan tangkap pedangku," ucap Joong Hoon memprovokasi agar Feng Lias terpengaruh. Feng Lias menghancurkan obat itu lalu menaburkan ke pedang Joong Hoon saat Joong Hoon menyerangnya.


"Apa! Dia tau jika pedangku ada racun?" tanya Joong Hoon sangat kaget.


"Tentu saja aku tahu, kau menggunakan cara licik untuk bertarung melawan ku," ucap Feng Lias.


JURUS PENGHANCUR SEMESTA TINGKAT 2


Duuuaaaaaarrrrr!


Jurus itu mengenai Joong Hoon membuat ia terpental-pental dan jatuh dari panggung, ia terluka parah dan mengeluarkan banyak darah dari mulutnya.


Karena Joong Hoon sudah sudah keluar dari arena pertandingan, Feng Lias pun turun dari panggung itu, karena ia pikir mungkin Joong Hoon sudah menyerah.

__ADS_1


"Tunggu dulu!" teriak Joong Hoon yang bergelantungan di samping panggung. Feng Lias berhenti lalu membalikkan badannya.


"Ada apa lagi?" tanya Feng Lias.


"Pertandingan kita belum selesai, kau mau ke mana?" tanya Joong Hoon berusaha naik kembali, ia memegang perut karena kesakitan dan bajunya sudah basah oleh darah.


"Kau sudah terluka seperti itu masih ingin bertarung lagi? Aku tidak mengkhawatirkan jika kau mati, tapi aku khawatir jika uangku terbuang sia-sia olehmu," ucap Feng Lias.


"Kau sangat sombong! Jika aku mati kau tidak perlu membayar dendanya," ucap Joong Hoon.


"Baiklah, ini adalah keputusanmu sendiri dan murid di sini menjadi saksinya," ucap Feng Lias.


"Setuju!" teriak mereka bersamaan.


"Sial! Mereka yang dulu mendukung dan mengagumi ku sekarang malah berpihak dengan Feng Lias, akan ku hancurkan kau Feng Lias!" ujar Joong Hoon dalam hati dengan geram.


Joong Hoon mengeluarkan sebutir obat dari cincin penyimpanannya lalu memasukkan obat itu ke dalam mulutnya.


"Dia menelan obat? Mungkinkah itu adalah obat menambah kekuatan besar? Pantas saja dia sangat berani ternyata dia punya kartu As," ucap Feng Lias dalam hati.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih


__ADS_2