System Super Kultivasi 2

System Super Kultivasi 2
BAB 21


__ADS_3

"Silakan!" ucap pemilik warung makan mengantarkan pesanan Feng Lias.


"Terima kasih," ucap mereka.


"Astaga! Ini benar-benar banyak," ucap Jin Chan.


"Habiskan sampai perutmu buncit," ucap Shi Ling.


Mereka pun menyantap makanannya. "Sudah, aku tak sanggup lagi," ucap Song Chen angkat tangan, ia sudah sangat kekenyangan.


"Ayo minum-minum dulu," ucap Shi Ling menyerahkan segelas minuman anggur yang di prementasikan.


Song Chen tak bisa menahannya, ia mengambil gelas yang ada di tangan Shi Ling lalu meminumnya, mereka pun menjadi mabuk, hanya Feng Lias yang menahan keinginannya, ia hanya meminum sedikit.


"Kalian silakan minum sepuasnya, tapi aku tidak bisa, aku harus menjaga tubuhku agar tetap bugar," ucap Feng Lias.


"Mari kita pesta," ucap Song Chen berdiri sambil mengangkat gelas di tangannya.


Mereka mabukan sampai malam. "Hey sudah, kalian harus istirahat," ucap Feng Lias mengingatkan.


"Sana kamu, jangan ganggu," ucap Shi Ling yang sudah tak sadar diri.


"Astaga! Mereka benar-benar ya," ucap Feng Lias menggeleng kepala.

__ADS_1


"Nyonya, berapa semua makanan ini?" tanya Feng Lias.


"30 batu permata level 8," ucap pemilik warung makan


"Berapa buah batu permata jika level 9?" tanya Feng Lias lagi.


"Kamu bisa berikan saya 20 batu permata level 9," jawab penjual itu lagi.


"Baiklah," angguk Feng Lias mengeluarkan batu permata dari cincin penyimpanannya dan menyerahkan kepala pemilik warung makan.


"Terima kasih banyak ya, jika ingin merayakan pesta lagi nanti saya kasih diskon," ucap penjual itu tersenyum.


"Terima kasih nyonya, baiklah, kalau begitu aku permisi dulu," ucap Feng Lias berpamitan.


Sesampainya di tempat tinggalnya. Feng Lias membaringkan mereka di tempat tidur. Feng Lias juga ikut tidur, karena ia harus beristirahat.


xxx


Ke esokkan harinya.


"Baiklah, semuanya bagi yang terpilih akan masuk ke dalam hutan fuyuga hari ini, ingat, di dalam sana sangat berbahaya, kalian harus tetap waspada, bukan hanya hewan liar, hewan penjaga harta Karun juga sangat ganas, sebisa mungkin menghindarkan jika ada bahaya, nyawa kalian lebih penting," ucap Shong Hun.


"Baiklah semuanya siap!" teriak Shong Hun.

__ADS_1


"Siap," jawab para murid.


"Kita berangkat," ucap Shong Hun.


Mereka yang sudah terpilih sekitar 200 orang menuju hutan fuyuga.


Sesampainya di depan gerbang pintu hutan mereka berhenti. "Kalian harus pulang dalam jangka waktu 10 jam, jika tidak pintu ini akan tertutup dan entah kapan akan terbuka lagi," ucap Shong Hun.


Pintu gerbang itu perlahan-lahan berpisah, ia bagaikan pintu dimensi yang akan pergi ke dunia lain, para murid masuk ke dalam dan mereka merasakan hawa yang sangat tidak enak.


"Kita sudah sampai, jika begitu mari kita pergi dan ingat di sini adalah tempat jalan keluarnya lagi," ucap Shong Hun.


Mereka pun berpencar mencari harta Karun. "Aha! Aku dapat buah cangkang telur, ini jika di jual harganya selangit," ucap salah satu murid memetik buah tersebut, namun tiba-tiba saja seekor ular besar yang langsung melilitnya dengan kuat.


"Tolong, tolong aku!" teriak murid itu.


Belum sempat di tolong, pria itu langsung di telan oleh ular tersebut dan para murid yang lain langsung berlari ketakutan.


"Astaga! Ini benar-benar mengerikan, kita harus hati-hati," ucap murid yang lain.


Bersambung


Jangan lupa like komen vote Dan hadiah

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2