
"Mereka bertiga yang bersamaku sudah di makan ular," ucap Feng Lias dengan wajah murung.
"Bukannya kau terkenal kuat? Tidak mungkinkan jika kau tidak bisa melindungi mereka," ucap Lee Hyun Wu memegang kedua bahu Feng Lias dengan marah.
"Aku tidak bisa melindunginya karena mereka terburu-buru ingin mengambil harta itu yang padahal itu mulut ular yang kelaparan," jawab Feng Lias.
"Kamu pasti berbohong, atau kamu sengaja ingin membiarkan mereka mati begitu saja kan?" tebak Lee Hyun Wu menatap tajam Feng Lias.
"Apa maksudmu menuduh ku seperti itu? Sudah aku jelaskan, jika kamu tidak percaya ya sudah, aku tidak perlu menjelaskannya lagi," ucap Feng Lias pergi meninggalkan Lee Hyun Wu.
"Kurang ajar! Jangan mentang-mentang kamu kuat kamu bisa melakukan apa yang kamu mau, aku akan membalaskan dendam mereka," ucap Lee Hyun Wu memanas.
"Terserah kamu saja, jika kamu ingin membalas dendam aku tidak akan lari," ucap Feng Lias yang tidak terlalu peduli ancaman Lee Hyun Wu.
"Baiklah, semuanya apa semua murid sudah berkumpul? Apa masih ada yang tertinggal lagi?" Tanya Hyundai.
Para pemandu yang lain melihat layar lebar.
"Sepertinya tidak ada lagi," jawab Pemandu yang melihat ke layar lebar.
"Baiklah semuanya naik ke altar kita akan kembali pulang," ucap Hyundai.
__ADS_1
Semua murid naik ke atas altar dan Altar itu pun bergerak meninggalkan tempat tersebut. Pulang kali ini tidak perlu memahami ruang, Altar meluncur dengan mulus.
Sesampainya di tempat awal mereka pun turun dari altar tersebut.
"Baiklah, untuk seluruh murid boleh pulang, pembimbing kalian sudah menjemput, tapi untuk Feng Lias, kamu tinggal dulu," ucap Hyundai.
"Song Joong ada yang ingin aku katakan," ucap Hyundai.
"Ada apa pemandu?" tanya Song Joong memberi hormat.
"Aku sangat tertarik dengan murid akademi mu dan ingin mengangkatnya menjadi murid resmi di sekte ku aku sangat menyangkan bakatnya, jika dia belajar di sekte ku maka bakatnya akan berkembang pesat, apa kau mengizinkannya!" tanya Hyundai.
"Baiklah, aku sendiri yang akan menuju akademi kalian," ucap Hyundai.
Mereka pun bersama-sama pergi menuju ke akademi dan kali ini mereka juga harus melewati badai ruang.
"Feng Lias, bukanya kamu mengerti hukum ruang, kau pasti bisa memecahkan badai ruang ini," ucap Hyundai mengetes Feng Lias.
"Baiklah," jawab Feng Lias.
Feng Lias berdiri di depan, ada seutas cahaya yang melintas dan Feng Lias mengikutinya.
__ADS_1
Lingkaran itu melaju dengan mulus berkat arahan Feng Lias dan sampai dengan selamat.
"Kamu sangat berbakat, apa lagi jika kamu bergabung bersama sekte kami, di sana kumpulan murid yang berbakat, kamu akan lebih banyak belajar di sana, bakat mu juga akan berkembang pesat," ucap Hyundai menepuk pundak Feng Lias.
Feng Lias terdiam, ia masih ragu-ragu, apa ia harus meninggalkan tempat tersebut yang ada guru dan Temannya.
"Ya sudah aku akan meminta izin dengan akademi," ucap Hyundai.
"Mari lewat sini pemandu," ucap Song Joong mempersilakan.
Feng Lias berbalik badan dan mencari teman-temannya.
"Feng Lias!" panggil seseorang dengan suara yang ia kenal.
"Song Chen, Shi Ling, Jin Chan," ucap Feng Lias.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih
__ADS_1