
"Lalu? Kau mau apa?" tanya Feng Lias.
"Lebih baik kau ikut dengan kami, ketua sekte pasti akan menerimamu dengan baik," ucap Dong Ho.
"Untuk apa? Bergabung dengan sekte jahat mu? Itu tidak akan terjadi," ucap Feng Lias.
"Jika kau tidak mau maka aku harus memaksamu untuk ikut," ucap Dong Ho.
"Coba saja jika kau bisa," ucap Feng Lias.
"Ayo tangkap dia," perintah Dong Ho.
"Baik," angguk para penjaga itu. Mereka pun bersama mengepung Feng Lias.
"Apa kalian ingin memakai jantung merah darah lagi? Aku sudah melihatnya, apa kalian tidak kreatif, kalian sudah menyerang ku dengan kekuatan yang sama terus menerus membuat aku bosan," ejek Feng Lias.
"Aku harap bukan hanya mulutmu saja yang tajam, kekuatan mu juga," jawab Dong Ho.
"Heh! Kekutan ku lebih tajam dari pedang, kau ingin mencobanya? Maka ke sinilah," tantang Feng Lias.
"Kau pandai bicara juga ya bocah nakal," ucap naga emas.
"Berisik, cepat lawan mereka," perintah Feng Lias.
Para penjaga itu menggabungkan kekuatannya bersama-sama dan mengurung Feng Lias di dalamnya.
"Masih dengan kekuatan yang sama," ucap Feng Lias.
Kali ini kekuatan jantung merah darah tidak mengeluarkan asap kabut merah lagi, tapi mengeluarkan anak jantung merah kecil-kecil, tapi sangat banyak bahkan itu bisa mencapai 10.000 jantung merah darah.
__ADS_1
"Astaga! Jantung merah darah itu malah melahirkan di saat seperti ini," ucap Feng Lias.
Seluruh anak jantung merah darah itu menuju ke arah Feng Lias, yang namanya anak-anak pasti agresif, begitu juga anak dari jantung merah darah itu, ia menempel di seluruh tubuh Feng Lias dan ke seluruh tubuh naga emas dan menghisap darah.
"Lakukan sesuatu," ujar Feng Lias.
"Lakukan apa? Tubuhku gatal semua, mereka seperti nyamuk saja," ucap Naga emas.
"Semburkan api legendaris mu," jawab Feng Lias.
Naga emas menyemburkan apinya ke sekelilingnya. Yang terkena api legendaris anak jantung merah darah itu mati, namun yang sudah menempel di tubuh mereka malah menghisap darah.
"Sialan! Aku akan memusnahkan mu!" teriak Feng Lias geram.
Karena anak jantung merah darah itu terus menempel membuat naga emas tidak nyaman dan mereka berdua akhirnya terjatuh ke tanah.
"Ha-ha-ha aku ingin melihat seberapa lama kau akan bertahan, anak jantung merah darah itu seperti bayi yang kehausan, ia akan menghisap darahmu hingga kering,' ucap Dong Ho.
"Naga emas, aku punya ide, kau semburkan api legendaris mu ke arah ku dan aku akan mengarahkan jurus api legendaris ku padamu," saran Feng Lias.
"Oh iya, kau benar, kau tidak akan mati karena api legendaris ku karena kau mempunyai api legendaris ku, dan kau juga menggunakan jurus api legendaris yang aku berikan padamu waktu itu. Baiklah jika begitu mari kita lakukan," ucap naga emas sepakat.
JURUS API LEGENDARIS
Duuuaaaaaarrrrr!
Feng Lias mengarahkan jurusnya ke arajmh naga emas dan naga emas juga menyemburkan api legendarisnya ke tubuh Feng Lias.
Sama-sama mempunyai api legendaris dan sudah bersumpah darah, mereka hanya akan mati bersama atau hidup lebih lama bersama.
__ADS_1
Api legendaris menyulut di tubuh mereka membakar jantung merah darah tersebut, perkiraan memakan waktu setengah jam, akhirnya anak jantung merah darah itu hangus terbakar, tak terkecuali baju Feng Lias, untungnya ia masih memakai baju Zirah pelindung sehingga yang terbakar hanya kainnya saja, namun baju zirah itu tidak terbakar karena memang untuk melindungi tubuh dari Serangan apa pun.
"Ha-ha-ha, naga hitam, kau bukan lagi menjadi naga emas, tapi naga hitam," ucap Feng Lias tertawa karena di akibatkan apinya membuat kulit naga emas gosong.
"Kau jangan mengejekku, jika tanpa baju zirah itu kau juga telan jang bulat," balas Naga emas.
"Apa! Dia bisa Menghancurkan anak jantung merah sebanyak itu? Dia sungguh patut di bilang penguasa dunia," puji Dong Ho.
Feng Lias kembali naik di atas tubuh naga emas dan mereka kembali terbang ke udara.
"Cepat keluarkan kekuatan kalian yang lain, jangan itu-itu saja, aku sangat bosan dengan pertarungan ini, membuatku mengantuk dan buang-buang waktu saja," omel Dengan Lias.
"Wahai jantung merah darah yang tertanam di bumi, bangkit lah kalian," ucap Dong Ho.
1 Detik
2 detik
3 detik
…
"Apa ini? Kenapa tidak ada respon?" tanya Dong Ho kaget. Ia ingat karena ia memerintah sendiri jika ia menyuruh beberapa puluh orang untuk menanam jantung merah darah itu di sekitar sekte.
"Ha-ha-ha, kenapa? Tidak terjadi sesuatu?" tanya Feng Lias tertawa terpingkal-pingkal.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
__ADS_1
Terima kasih