System Super Kultivasi 2

System Super Kultivasi 2
BAB 91


__ADS_3

"Kalian cepatlah keluar," perintah Feng Lias.


Para murid yang sedang makan, mereka pun keluar dari tempat tersebut sambil membawa makanannya.


Feng Lias melempar gubuk yang ia tahan tadi ke samping.


"Untung saja ada Feng Lias ya, jika tidak kita sudah terhimpit oleh gubuk itu," ucap salah satu murid.


"Iya, kamu benar, dia sangat kuat dan juga baik," jawab temannya.


"Benar, namanya ada di urutan pertama di sayap Phoenix, dia tidak sombong meskipun ia adalah orang nomor satu di sekte," jawab Yang lain.


"Aku dengar song Chen dan Shi Ling berbicara saat itu, katanya Feng Lias kenal dengan penguasa dunia, apa penguasa dunia itu saudaranya Feng Lias?" tanya salah murid.


"Kau menguping ya? Tapi hebat sekali jika Feng Lias bisa meminta bantuan Dari penguasa dunia untuk menyelamatkan sekte, ternyata status Feng Lias tidak biasa ya," ucap mereka mengangguk-anggukkan kepala.


"Kamu benar, jadi jangan macam-macam dengannya," bisik yang lain.


"Mereka ini menggosip di saat aku ada di sini, song Chen bilang aku yang meminta penguasa dunia untuk menyelamatkan sekte, lucu sekali, tapi ya sudahlah, setidaknya dia sudah menyelamatkan identitas ku," ucap Feng Lias tersenyum.

__ADS_1


Xier Shu melihat ke arah Feng Lias sambil tersenyum dan mereka saling berpandangan dan akhirnya tertawa bersama.


"Song Chen sepertinya bisa jadi pelawak," ucap Xier Shu.


"Anak itu, ya sudah aku pesan kan untukmu, kau duduklah dulu," ucap Feng Lias.


Xier Shu mengangguk dan ia mencari tempat duduk meskipun duduk di atas tanah.


Terdengarlah oleh Joong Hoon gosipan dari mereka membuat ia kesal, ia mengepal erat tangannya.


"Feng Lias ya, aku tidak akan membiarkan kau menjadi sombong karena kau sudah bisa menggeserkan nama ku, lihat saja nanti, aku akan ambil kembali kejayaan namaku," ucap Joong Hoon geram sambil melihat ke arah Feng Lias yang membawakan makanan untuk Xier Shu.


"Bahkan dia sangat ingin bersaing denganku dalam segala apa pun termasuk wanita. Aku akan mencari tahu nanti," ucap Joong Hoon berbalik badan dan pergi.


Sebelum pergi Joong Hoon sempat berpapasan dengan Song Chen, Shi Ling dan Jin Chan, mereka hampir bertabrakan.


"Kalau jalan lihat-lihat jangan asal nabrak orang!" ucap Joong Hoon kesal.


"Ye… kamu itu tiba-tiba mutar balik dan nggak lihat ada orang belakang," balas Song Chen.

__ADS_1


"Huhft… menyebalkan!" ujar Joong Hoon pergi meninggalkan mereka.


"Udah nabrak, nyalahin orang lagi, ingin rasanya ku tabok ginjalnya," ucap Song Chen kesal.


"Sudah, ayo di sana ada Feng Lias duduk, kita pesan makanannya dulu," ajak Shi Ling.


"Kamu ya makan berduaan serasa dunia milik kalian berdua aja," ucap Song Chen.


"Kalau iya kenapa? Lagian sudah ku bangun kalian masih saja tidur dan nggak mau bangun, entah apa yang kalian mimpikan sampai sangat sulit di bangunkan," ucap Feng Lias.


"Benarkah Xier Shu?" tanya Song Chen.


"Iya, itu benar, aku menjadi saksinya," ucap Xier Shu lembut sambil mengangguk.


"Tapi Feng Lias, ada apa dengan wajahmu? itu seperti terkena hantaman keras?" tanya Shi Ling.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2