
"Terima kasih kasih sudah memberi tahuku, sebagai tanda terima kasihku aku akan mengirim mu ke kehidupan selanjutnya," ucap Feng Lias menebas kepalanya.
Ding Ding
Misi selesai
Selamat Anda mendapatkan 1000 poin.
Poin Anda menjadi [9.200]
Kekuatan [70/100]
Kelincahan [70/100]
Level [9]
Kekuatan Jurus [90/100]
Kekuatan jurus pedang [70/100]
Energi [50/100]
Gunakan poin untuk menambah energi
Memuat…
Loading…
Mulai…
10%…
20%…
30%…
40%…
50%…
60%…
__ADS_1
70%…
80%…
90%…
100%…
Selesai
Poin Anda di potong 200 poin
Sisa poin Anda [9.000]
Kekuatan [100/100]
Kelincahan [100/100]
Level [9]
Kekuatan Jurus [100/100]
Kekuatan jurus pedang [100/100]
Feng Lias meninggalkan mayat tersebut dan Kembali ke dalam kantin.
"Untungnya mereka tidak buat masalah," ucap Feng Lias, kerena semua tenang, Feng Lias pun ikut tidur.
xxx
Ke esokkan harinya.
"Wah… tidurku sangat nyenyak," ucap Song Chen merenggangkan tubuhnya.
"Hey Feng Lias ayo bangun," panggil Shi Ling menggoyangkan tubuhnya.
"Hoam… kenapa cepat sekali paginya," ucap Feng Lias dengan mata pandanya.
"Apa yang kamu bilang? menurut ku malamnya yang panjang," ucap Shu Hey Sato menepuk punggung Feng Lias.
"Aduh!" teriak Feng Lias memegang punggungnya.
__ADS_1
"Hyundai, aku menginginkan dia sebagai murid ku, kau boleh melatih mereka bertiga," ucap Shu Hey Sato.
"Aku ingin menjadi guru karena dia, dan kau ingin merebutnya dari ku? Aku tidak akan membiarkannya," ucap Hyundai tegas.
"Ayolah, kita sudah lama bersahabat, bagaimana jika aku ganti dengan murid ku yang paling berbakat lainnya?" tawar Shu Hey Sato.
"Aku tidak tertarik dengan murid-murid mu," ucap Hyundai ketus.
"Ayolah, kau mau berapa keping emas akan aku berikan," ucap Shu Hey Sato merangkul Hyundai.
"Aku sudah punya segalanya," jawab Hyundai melepaskan rangkulan Shu Hey Sato.
"Ah tidak menarik, ya sudah aku pergi dulu," ucap Shu Hey Sato pergi meninggalkan mereka karena ia harus mengurus para murid-muridnya.
"Ayo kita pergi," ajak Hyundai.
Mereka pun pergi meninggalkan kantin tersebut dan menuju tempat tinggalnya.
"Kalian bersiap-siaplah, kita akan memulai pelatihannya," ucap Hyundai.
"Baik guru," ucap mereka menundukkan kepala memberi hormat. Mereka pun masuk ke dalam tempat tinggalnya dan bersih-bersih.
Mereka pun berangkat dan menuju ke tempat pelatihan.
Di sana sudah banyak murid berbakat yang berkumpul untuk melakukan latihan. Sedangkan murid tahap kekosongan berlatih dengan cara bersemedi di tempat ruangan yang penuh energi.
"Baiklah untuk semua murid pelatihan akan di mulai," ucap Ling Gu.
Pelatihan mereka adalah melawan ikan hiu di dalam danau yang dalamnya tak terhingga semakin dalam maka semakin baik pelatihannya.
Seluruh murid terjun ke dalam danau tersebut masing-masing mereka akan bertemu dengan ikan hiu. Apa bila sudah tak sanggup lagi mereka bisa kembali ke permukaan, setiap mereka di bekali sebuah lencana untuk mengukur ke dalaman mereka berenang dan berapa ekor hiu yang mereka bunuh. Semakin dalam semakin banyak hiunya.
Feng Lias dan yang lain masuk ke dalam danau tersebut, hiu-hiu itu berenang mendekati mereka dengan kecepatan berenangnya.
Hiu itu berenang mendekati Feng Lias dengan mulut yang menganga, ia menangkap mulut hiu itu lalu melemparnya ke bawah.
"Pergerakan ku sungguh terbatas di dalam air ini, ini akan menguntungkan para hiu itu bergerak bebas, aku harus melakukan sesuatu," ucap Feng Lias.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
__ADS_1
Terima kasih