System Super Kultivasi 2

System Super Kultivasi 2
BAB 67


__ADS_3

"Ada apa kamu ke sini?" tanya Hyundai.


"Aku hanya ingin bertanya, bagaimana menggunakan pedang ini?" tanya Feng Lias meletakkan di hadapan Hyundai. Feng Lias sengaja tidak melepaskan pegangannya, agar Hyundai menyentuh tangannya dengan begitu ia bisa mengendalikan pikirannya.


Hyundai pun memegang gagang pedang tersebut.


"Kesempatan," ucap Feng Lias dalam hati.


Gunakan poin untuk mengendalikan pikiran


Memuat…


Loading…


Mulai…


10%…


20%…


30%…


40%…

__ADS_1


50%…


60%…


70%…


80%…


90%…


100%…


Selesai.


Sisa poin Anda [18.600]


Seketika Hyundai terdiam. Feng Lias langsung membaca pikirannya apa benar dia yang melakukan ini semua dan apa tujuannya.


Di sana sudah tergambarkan jika benar Hyundai memang bekerja sama dengan sekte gelap itu, ia adalah sebagai pencari murid berbakat untuk di latih lalu di persembahkan kepada sekte gelap itu, dan dalang semuanya adalah wakil sekte, namun ada sisi lain yang bertolak belakang, Hyundai menyuruhnya Feng Lias menyimpan pedang pusaka agar ia tak ketahuan oleh masyarakat luar maupun dalam, untuk kali ini Hyundai tidak ingin menyerahkan Feng Lias kepada sekte gelap itu, Hyundai tau jika Feng Lias adalah penguasa dan ia ingin melatihnya sendiri, ia tak mau menyia-nyiakan bakat Feng Lias, ia sangat ingin melindungi Feng Lias dengan semampunya jika nanti Feng Lias di bawa oleh sekte gelap, dan ia sendiri akan melawannya dan berusaha mempertahan Feng Lias.


Feng Lias juga mencari tempat tinggal sekte gelap itu, namun Hyundai juga tidak tahu di mana tempatnya.


"Sial! Apa kita harus menunggu kedatangan sekte gelap itu ke sini? Jika itu terjadi sekte ini pasti akan jadi masalah, bagaimana aku dan naga emas akan menyerangnya," ucap Feng Lias dalam hati.

__ADS_1


Feng Lias melepaskan pegangannya dan barulah Hyundai sadar.


"Kamu hanya mengunakan pedang seperti biasa saja," ucap Hyundai melepaskan pegangan pedangnya dan tiba-tiba ia terdiam. Hyundai melihat ke arah Feng Lias lalu ia berdiri dan berjalan pelan ke jendela lalu berhenti di depan jendela, ia tampak khawatir.


"Feng Lias, bisakah kamu pergi dari sekte ini dalam beberapa waktu?" tanya Hyundai ragu-ragu.


"Apa ada terjadi masalah?" tanya Feng Lias.


Hyundai menghela nafas. "Ya, masalah besar akan terjadi di sekte ini, aku ingin kamu menyelamatkan diri, aku tidak ingin kamu terluka, maka dari itu bisakah kamu pergi?" tanya Hyundai pelan.


Feng Lias terdiam sejenak lalu berkata. "Kenapa aku harus meninggalkan tempat ini? Tempat ini sudah sebagai rumah, jika ada sesuatu maka hadapi saja bersama," ucap Feng Lias.


"Kamu tidak mengerti Feng Lias, masalah ini bukan bisa di hadapi oleh orang seperti kita, mereka terlalu kuat untuk di hadapi, satu-satunya cara agar kita tetap hidu adalah dengan menuruti keinginan mereka, aku tidak mau penguasa dunia sepertimu akan jatuh di tangan mereka, hanya kau yang bisa merubah dunia ini, jadi lebih baik kamu pergi, dunia ini membutuhkanmu, termasuk sekte ini juga, kamu harus hidup dan berlatih, dengan begitu kamu akan menjadi kuat dan jadi penguasa, dan kau bisa menyelamatkan mereka orang yang kau sayangi," jawab Hyundai.


"Tapi…"


"Feng Lias, tolong jangan membantah, ini demi mu dan demi sekte, tolonglah agar tetap bertahan hidup," ucap Hyundai.


Bersambung


jangan lupa like vote komen dan hadiah


terima kasih

__ADS_1


__ADS_2