System Super Kultivasi 2

System Super Kultivasi 2
BAB 64


__ADS_3

"Jika kamu ingin bertarung kamu bisa gunakan pedang yang ada di dalam kotak hadiah yang kamu dapatkan tadi, ini juga demi keamanan mu, sayang di sayang jika kamu masih semuda ini tapi sudah ada di kerjaan, meskipun kamu berbakat, tapi untuk saat ini kekuatanmu masih lemah, kamu belum bisa mendirikan kerjaan sendiri dan sembunyikan identitas mu," ucap Hyundai.


"Terima kasih guru sudah mengingatkan, aku tidak akan menggunakan pedang itu lagi, terima kasih atas tehnya, aku permisi dulu," ucap Feng Lias pergi meninggalkan tempat kediaman Hyundai.


Feng Lias pun kembali ke tempat tinggalnya dan mendapati Teman-temannya masih menunggu di depan.


"Kenapa kalian masih di sini?" tanya Feng Lias mendekatinya.


"Tentu saja harus menunggumu, kami sangat penasaran apa ini kotak ini," ucap Song Chen.


"Mari kita buka sama-sama, tapi aku ingin memastikan Xier Shu apa sudah tidur atau belum," ucap Feng Lias masuk ke dalam dan di ikuti oleh teman-temannya.


"Kalian duluan masuk ke dalam kamarku," ucap Feng Lias.


"Baiklah, kami akan menunggumu di sana," ucap Shi Ling mendorong Song Chen dari pada nanti dia mengejek Feng Lias lagi.


Gunakan poin untuk membuka perisai.


Memuat…


Loading …


Mulai …


10%…


20%…


30%…


40%…

__ADS_1


50%…


60%…


70%…


80%…


90%…


100%…


Selesai


Poin Anda di potong 100 poin


Sisa poin Anda [18.700]


Feng Lias pun masuk ke dalam kamar tersebut dan mendapati Xier Shu sudah berubah menjadi Momo. Ia sudah tertidur pulas. Feng Lias menyelimuti tubuh Momo dengan selimut yang sudah di sediakan, Feng Lias mengelus bulu lembut Xier Shu.


"Selamat tidur Xier Shu," ucap Feng Lias. Ia pun pergi meninggalkan Momo dan menuju kamarnya.


"Kenapa belum membukanya?" tanya Feng Lias ikut duduk bersama mereka.


"Tentu saja, ini kan punyamu, meskipun kau adalah teman kami, kami juga harus menjaga milik pribadimu," ucap Song Chen.


"Jika itu orang lain mungkin sudah di buka, kian memang setia," puji Feng Lias.


Feng Lias pun membuka kotak kayu tersebut dan di dalamnya ada sebilah pedang dengan gagang berwarna kuning.


Di dalamnya juga ada 1000 koin emas dan beberapa obat-obatan.

__ADS_1


"Obatan apa ini?" tanya Song Chen.


"Di sini ada namanya," ucap Jin Chan mengambil 1 botol obat yang sudah di tulis namanya.


Feng Lias mengeluarkan obat-obatan itu lalu membagikan kepada teman-temannya.


"Ini untuk kalian, sisanya aku akan memberikan kepada Xier Shu," ucap Feng Lias.


"Terima kasih banyak Feng Lias," ucap Shi Ling menyimpan beberapa obat-obatan ke dalam cincin penyimpanannya.


"Untukmu? Apa kamu tidak mau?" tanya Song Chen melihat Feng Lias tidak mengambil dari obat-obatan itu.


"Tidak perlu, aku akan belajar membuatnya sendiri nanti," ucap Feng Lias, karena saat pencarian harta kuno ia banyak mendapatkan bahan obat.


"Dan uang ini kalian bagi rata lah," ucap Feng Lias mengeluarkan koin emas tersebut dari kotak.


"Apa kamu tidak mau?" tanya Song Chen lagi.


"Tidak, ku rasa uangku sudah banyak," jawab Feng Lias memeriksa pedang gagang kuning itu.


"Atau mungkin untuk Xier Shu?" tanya Jin Chan.


"Tidak juga, aku rasa dia tidak kekurangan uang," geleng Feng Lias.


"Apa maksudmu? Apa kami terlihat kekurangan uang ya," tebak Song Che.


"Dan itu sangat terlihat di wajahmu," ucap Shi Ling tertawa.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2