System Super Kultivasi 2

System Super Kultivasi 2
BAB 30


__ADS_3

Feng Lias melihat kebelakang dan ternyata adalah Xier Shu datang mendekat.


"Eh, kamu," ujar Feng Lias kaget.


"Apa yang di katakan ayahku?" tanya Xier Shu.


"Dia memintaku untuk menjadi suamimu, tidak menyangka bahwa aku mendapatkan seorang putri raja," ucap Feng Lias menyengir.


"Kenapa kamu tidak menolaknya?" tanya Xier Shu melihat ke luar jendela.


"Bagaimana bisa aku menolaknya, Ayahmu memaksaku, ucapan raja adalah perintah, jadi aku mau tak mau harus menerimanya," jawab Feng Lias.


"Apa maksud dari perkataan mu? Kau terpaksa menerimaku begitu!" ucap Xier Shu membulat kan matanya.


"Eh tidak-tidak, mana mungkin aku terpaksa," ucap Feng Lias mendekati Xier Shu.


"Hey, apa yang kamu mau lakukan!" teriak Xier Shu.


"Tidak ada, hanya ingin dekat denganmu saja. Tapi kenapa sekarang kamu menghindar, bukannya malam siang tadi kamu tidur bersamaku dan kau malah tertidur pulas," goda Feng Lias.


Wajah Xier Shu langsung memerah. "I-itu… dari awal kamu sudah tau jika aku manusia, kenapa kau mendekatiku? Kau sengaja ingin mencari kesempatan ya?" tanya Xier Shu menghindar.

__ADS_1


"Hehehe, selama ini mana ku tahu jika kamu manusia, kau baru tau tadi," ucap Feng Lias berbaring di atas ranjang yang empuk. Feng Lias memiringkan tubuhnya menepuk-nepuk tempat tidur itu sambil menatap Xier Shu tersenyum menggoda.


"Aku… aku balik ke kamar saja," ucap Xier Shu gugup dan langsung berlari ke kamarnya.


Feng Lias tertawa ngakak.


xxx


Ke esokkan harinya.


"Ayah, aku akan membawa kembali Feng Lias ke akademi," ucap Xier Shu memberi hormat.


"Apa kamu tidak ingin tinggal di sini?" tanya Raja kepada Feng Lias.


"Aku sangat bangga padamu wahai anak muda, kau bukan hanya saja berbakat, kau juga sangat sopan dan gigih, tidak salah aku memilihmu untuk menjadi menantuku," puji Raja sambil tersenyum.


"Terima kasih Raja atas pujian Anda. Tapi… kapan kutukan putri Xier Shu akan berakhir?" tanya Feng Lias memberi hormat.


"Itu… tunggu dia menyelesaikan tugasnya, makanya kutukan itu akan menghilang dengan sendirinya," jawab Raja.


"Baiklah ayah, kami akan pergi sekarang," ucap Xier Shu menarik tangan Feng Lias dan langsung terjun dari kerjaan yang tinggi itu, Xier Shu kembali menunjuk ke arah awan lalu ia menjadikannya kendaraan untuk ia terbang.

__ADS_1


"Ternyata kutukan itu tidak mengurangi kekuatanmu ya," ucap Feng Lias.


"Hey, kekuatan ku berkurang seperempatnya selama kutukan ini," jawab Xier Shu manyun.


"Apa! Kurang seperempat? Jadi sekuat apa dia jika ia mempunyai kekuatan penuh? Apa dia bahkan bisa memindahkan gunung?" tanya Feng Lias dalam hati.


Awan terus berhembus mengikuti arah angin yang di buat oleh Xier Shu. Saat turun dari awan, Xier Shu berubah menjadi kelinci.


"Kenapa kamu berubah?" tanya Feng Lias.


"Ak… ak… ak…" celoteh Momo.


"Hm," Feng Lias mengangkat tubuh Momo lalu memeluknya, mengelusnya, pokoknya ia bisa berbuat semaunya.


"Kurang ajar kamu Feng Lias, lihat saja pembalasanku, aku ku potong anu mu," ucap Momo geram.


"Feng Lias, kamu kemana saja tadi malam?" tanya Song Chen.


"Aku… latihan di gunung sebelah sana," jawab Feng Lias ngasal.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih


__ADS_2