
Batu itu membeku sebentar, namun meleleh karena batu lahar tersebut.
JURUS PEDANG KEKUATAN SUPER
Duuuaaaaaarrrrr
Jurus Feng Lias mengenai bagian tangan kanannya, Manusia batu itu terus melawan dengan sisa tangan yang ada.
JURUS PEDANG KEKUATAN SUPER TINGKAT 2
Duuuaaaaaarrrrr
Tangan Manusia batu itu terputus lagi, Feng Lias melompat dan menyerang kan seranganya.
JURUS SERIBU SALJU
Duaaaarrrrrrrrr
Jurus itu mengenai tubuh manusia batu itu dan membuat batu basah, perlahan-lahan batu itu akhirnya runtuh menjadi bebatuan biasa.
Perisai es itu pun mencair.
"Kamu sangat kuat," puji Hinata.
"Tidak juga, ayo kita pergi," ajak Feng Lias.
"Tapi bagaimana dengan hartanya? Kita sudah terlanjur ke sini masa meninggalkan hartanya begitu saja," ucap Shiho.
"Iya kita ambil dan bagi rata," ucap Hinata.
Mereka pun mengambil harta yang ada di dalam gua tersebut.
Ding Ding
__ADS_1
Misi selesai
Selamat Anda mendapatkan 1000 poin
Poin Anda menjadi [8.200]
Kekuatan [90/100]
Kelincahan [90/100]
Level [9]
Kekuatan Jurus [100/100]
Kekuatan jurus pedang [60/100]
Energi [70/100]
Setelah mengumpulkan semua hartanya, mereka pun membawanya keluar.
"Tidak! Aku tidak setuju, meskipun dia sudah membunuh manusia batu itu tapi kita yang bertemu pertama gua ini," ucap Gaara.
"Kamu tidak boleh begitu Gaara, jika bukan karena dia kita tidak akan selamat," ucap Hinata.
"Aku tidak akan berbagi, ini adalah milikku," ucap Gaara pergi membawa harta yang yang ia ambil tadi.
"Gaara! Tunggu!" panggil Hinata. Gaara tidak mendengarnya dan ia berlari menjauh.
"Maaf Feng Lias aku tidak tau akan begini, jika begitu, kau ambil saja punyaku," ucap Hinata.
"Tidak usah, ambil saja. Jika begitu kami pergi dulu," ucap Feng Lias memegang tangan Xier Shu dan mereka pun pergi.
"Kamu serius tidak mengambil bagiannya?" tanya Xier Shu.
__ADS_1
"Aku lebih suka mencari sendiri," ucap Feng Lias.
Xier Shu mengangguk-angguk. "Ayo ikut aku," ajak Xier Shu yang gantian menarik tangan Feng Lias.
Mereka menuju di suatu tempat dan berhenti di sebuah lapangan luas.
"Hm… kenapa kita ke lapangan ini? Apa ada harta di dalam tanah?" tanya Feng Lias.
Xier Shu membawa Feng Lias, namun lapangan itu hanya pantulan cermin saja, sebenarnya itu adalah pembatas yang tak terlihat yang menuju ke suatu tempat.
Mereka pun masuk ke tempat tersebut dan mereka pun berpindah ke tempat yang lain.
"Eh, ada yang begini juga? Dari mana kami tau?" tanya Feng Lias penasaran.
"Sudah aku katakan jika kau pernah ke sini," jawab Xier Shu.
"Dengan siapa kau ke sini?" tanya Feng Lias.
"Dengan Kim Hyun Wu," jawab Xier Shu yang terus berjalan menuju ke suatu tempat, Feng Lias mengikutinya.
"Siapa Kim Hyun Wu?" tanya Feng Lias penasaran.
"Kenapa kau sangat ingin tahu?" tanya Xier Shu.
"Tentu saja aku ingin tahu, aku tidak mau siapa pun tidak boleh mendekati calon istriku," ucap Feng Lias.
"Kau lama-lama menyebalkan ya," ucap Xier Shu. Tapi tiba-tiba saja Xier Shu berhenti membuat Feng Lias menabraknya.
"Aduh," teriak Xier Shu.
"Kenapa kau tiba-tiba berhenti?" tanya Feng Lias.
Bersambung
__ADS_1
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih