
"Baiklah, Baiklah," ucap Feng Lias mengeluarkan naga emas yang berisik itu dari cincin penyimpanannya.
"Aku merasa bisa bernafas dengan lega sekarang," ucap Naga emas itu.
"Cepat membungkuk," ucap Feng Lias.
"Ada apa?" tanya naga emas mengikuti perintah Feng Lias.
Feng Lias naik ke punggung naga emas. "Ayo kita pergi cari makan dulu," ucap Feng Lias memukul kepala naga emas.
"Kurang ajar kamu! Aku itu lebih tua dari mu," omel naga emas. Ia pun terbang ke langit bersama Feng Lias.
"Wah dari atas sini bisa melihat semua yang ada di bawah," ucap Feng Lias.
Tak lama mereka pun melewati sebuah keramaian.
"Sepertinya itu adalah pasar, kamu masuklah ke dalam cincin ku," ucap Feng Lias.
Naga itu langsung menghilang dari pandangan dan masuk ke dalam cincin penyimpanannya.
Feng Lias baru menyadari jika ia masih di atas. Ia terjatuh dari ketinggian meluncur bebas ke tanah.
"Dasar naga nakal, ku bunuh kau! ku bunuh kau!" teriak Feng Lias.
__ADS_1
Bruk!!
Feng Lias mendarat di tanah dengan cara tak terhormat di tengah keramaian, para orang yang berlalu lalang segera menghindar dan melihat Feng Lias yang jatuh dengan menungging.
"Dasar naga sialan! lihat saja pembalasanku," ucap Feng Lias kesal, ia menepuk-nepuk debu di bajunya.
"Rasain tuh! Kau yang selalu mengerjai ku rasakan akibatnya," ucap Naga emas merasa puas.
Feng Lias segera berdiri dan melewati jalan yang padat itu.
"Nah, ini adalah warung makannya," ucap Feng Lias masuk ke dalam warung makan tersebut.
"Pesan apa Tuan?" tanya seorang pelayan mendekati Feng Lias.
"Baik Tuan tunggu sebentar," ucap pelayan itu kembali ke belakang.
Feng Lias melihat ke arah seluruh pengunjung di sana, mereka makan sambil bercerita.
"Aku dengar sekte cemerlang akan datang beberapa hari lagi ke sekte kita, aku pasti akan masuk ke dalam sekte itu, katanya jika masuk ke dalam sekte itu maka kita akan menjadi lebih kuat dan masa depan cemerlang," ucap Salah satu yang terlihat seperti murid.
"Aku tidak bisa masuk tahun ini, mungkin akan masuk tahun berikutnya, kekuatan ku tidak cukup jika masuk di tahun ini," ucap Temannya.
"Sekte cemerlang maksudnya sekte gelap itu ya? Mereka sungguh tidak tahu tentang sekte itu, berarti ada orang dalam yang bekerja sama dengan sekte gelap itu," ucap Feng Lias dalam hati.
__ADS_1
"Silakan Tuan," ucap pelayan itu meletakkan makanan di atas meja.
"Terima kasih," ucap Feng Lias yang langsung melahap makanannya.
"Makanan di sini sangat enak," ucap Feng Lias. Baru beberapa suap makan, ada pertengkaran antara murid dengan pemilik warung makan.
"Tuan, sebelum pergi harap bayar dulu makanannya," ucap pemilik warung.
"Aku tidak mau, apa kau tahu siapa aku?" ucap pria itu membelalakkan matanya.
"Saya tau Anda adalah murid nomor satu di sekte, tapi jika sudah makan Anda tetap harus bayar, makanan kami ini tidak gratis, harap Tuan bayar," ucap pemilik warung itu.
"Berisik, aku sudah kenyang aku pergi dulu, jika kau berani menagih akan ku hancurkan warung makan mu ini," ancam murid itu mengintimidasi.
Pemilik warung hanya diam dan pasrah, ia tak punya kekuatan untuk melawan murid nomor satu sekte tersebut.
Murid itu berbalik badan dan hendak keluar bersama kedua temannya dari warung makan itu. Tiba-tiba Feng Lias berada di depan murid itu.
Bersambung
jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih
__ADS_1