
"Ada sebuah pertandingan, apa kau mau ikut?" tanya kepala sekte.
"Pertandingan? Di mana?" tanya Feng Lias.
"Aku punya lencana untuk kamu mengikutinya, lencana ini kamu bisa mengikuti pertandingan di mana pun, termasuk pertandingan besar, aku sangat yakin kau pasti bisa menang mengikuti pertandingan itu, tinggal di sini malah akan memendam bakat mu, pergilah, terbang lah ke langit, jadilah penguasa dunia yang sesungguhnya," ucap kepala sekte.
"Kepala sekte," lirih Feng Lias.
Kepala sekte menarik nafas dan mengangguk-angguk. "Semoga kamu berjaya di luar sana," ucap Kepala sekte yang kemudian meninggalkan warung makan tersebut.
"Terima kasih kepala sekte," ucap Feng Lias memberi hormat.
"Kamu mendapatkan lencana ini berarti kamu akan pergi jauh, tapi tolong jangan lupakan kami," ucap Song Chen segera memeluk Feng Lias.
"Sampai kapan pun aku tidak akan melupakan kalian semua, kalian adalah sahabat terbaikku, tapi sayangnya aku tidak bisa membawa kalian karena ini hanya satu," ucap Feng Lias.
"Tidak apa-apa Feng Lias, kami akan belajar dan berkembang di sini, kamu tak perlu khawatirkan kami, pergi dan jadilah penguasa yang di banggakan," ucap Shi Ling memegang bahu Feng Lias.
__ADS_1
"Oh iya, Song Chen, tolong berikan obat ini kepada Guru Xier Ming, dia menginginkan obat siang malam dan aku sudah membuatnya di malam hari, dan juga ada beberapa obat untuk memperbaiki nadi sudah aku buat juga, jika kamu pulang tolong berikan kepada ibuku, dan juga beberapa obat untuk kalian juga, semoga ini bisa membantu di saat kalian dalam kesulitan," ucap Feng Lias mengeluarkan beberapa botol obat yang terisi penuh.
"Baiklah, aku pasti akan menyampaikan titipan mu ini, kamu juga jaga kesehatan dan jaga diri baik-baik," ucap Song Chen.
"Baiklah jika begitu, kalau begitu, aku pergi sekarang," ucap Feng Lias.
"Ya hati-hatilah di jalan," ucap Song Chen dan yang lain sambil melambaikan tangan.
Feng Lias dan Xier Shu pun pergi meninggalkan tempat tersebut dan pergi menjauh.
Xier Shu memanggil Awan sebagai kendaraannya. Mereka pun naik ke atasnya.
"Kita akan mencari pertandingan besar untuk menemukan salah satu dari jantung merah darah itu, Jika begitu aku akan tahu di mana sekte gelap itu dan menghabisi sekte jahat itu," ucap Feng Lias.
"Mari aku bawakan ke suatu pertandingan besar itu, aku tau tempatnya," ucap Xier Shu.
"Baiklah, jika cepat kita menemukan sekte gelap itu secepatnya kamu akan berubah sepenuhnya menjadi manusia," ucap Feng Lias.
__ADS_1
awan itu terus terbang di antara awan yang lain, perjalanan beberapa jam, akhirnya mereka pun sampai.
Tempat yang sangat luas dan sangat besar, di sana juga ribuan manusia yang datang untuk melihat pertandingan.
"Silakan Tuan dan Nona perlihatkan lencana nya," ucap penjaga gerbang.
Feng Lias dan Xier Shu menunjukkan lencana nya dan mereka pun di perbolehkan masuk.
Baru saja mereka masuk ada pertandingan seru yang berlangsung. Yaitu pertandingan dari salah satu murid yang mempunyai jantung merah darah. Pertarungan sengit yaitu pertarungan hidup dan mati.
Feng Lias dan Xier Shu memperhatikan pertandingan murid itu.
"Saat pertandingan selesai, kita akan mengikutinya," bisik Feng Lias. Xier Shu mengangguk.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
__ADS_1
Terima kasih