
"Iya, jika itu bisa menemukan tempat jantung merah darah itu berkembang," jawab Feng Lias mengangguk.
"Jika kamu mau ikut, aku punya satu kuota untuk ikut pertandingan di belahan dunia ini, jika kau mempunyainya kau bisa ikut di pertandingan besar mana pun," ucap Xier Shu mengeluarkan sebuah lencana berwarna biru laut.
"Ini… untukku?" tanya Feng Lias.
"Tentu saja," jawab Xier Shu tersenyum.
"Tapi bagaimana denganmu?" tanya Feng Lias menekuk alisnya.
"Saat ini mana bisa aku ikut pertandingan, kutukan ini belum berakhir dan aku juga harus menyelesaikan misi ku untuk menghapus kekuatan jahat itu," ucap Xier Shu.
"Tapi kamu tetap ikut ke mana pun aku pergi ya," ucap Feng memegang tangan Xier Shu.
"Hey Feng Lias!" panggil Shi Ling. Mereka pun berlari mendekati Feng Lias dan Xier Shu, Cepat-cepat Xier Shu melepaskan tangannya sambil membuang wajahnya ke samping.
"Akhirnya kamu pulang juga," ucap Shi Ling.
__ADS_1
"Eh iya, bagaimana keadaan kalian? Apa baik-baik saja?" tanya Feng Lias.
"Iya, kami baik-baik saja, obat yang kamu berikan juga sangat besar khasiatnya sisanya kami berikan pada murid yang terluka parah akibat asap kabut merah itu. Dan kamu hari ini terlihat gagah sekali," ucap Shi Ling mendekati Feng Lias dan melihat Feng Lias dari atas sampai bawah.
"Tentu saja, ini adalah hadiah dari Xier Shu, tentu saja tampak gagah," ucap Feng Lias bangga.
"Hm… hanya tinggal kau saja yang tidak memberinya hadiah," ucap Song Chan ceplas ceplos.
"Eh… hm… aku tentu saja akan mencari hadiah yang terbaik untuk Xier Shu ku," ucap Feng Lias merangkul Pundak Xier Shu.
"Benarkah? Kau ingin memberikan apa?" tanya Song Chen m ngangkat alisnya.
"Ini apa di sebut hadiah?" tanya Feng Lias mengulurkan ke depan wajah Xier Shu.
Ketiga temannya tertawa sambil terpingkal-pingkal. "Ha-ha-ha, Feng Lias jangan memalukan donk, itu sebuah batu dan kau malah memberikan kepada Xier Shu. Ayolah Feng Lias kau kan pernah memberikan hadiah kepada wanita," ucap Song Chen menyeka air mata di sudut matanya.
"Kau pernah memberikan hadiah kepada siapa? Apa bukan aku orang pertama mendapatkan hadiah darimu?" tanya Xier Shu.
__ADS_1
"Eh… bukan begitu aku memberikan itu kepada…"
Xier Shu langsung pergi meninggalkan Feng Lias dan yang lainnya.
"Xier Shu… Xier Shu… tunggu!" panggil Feng Lias yang segera mengejar Xier Shu.
"Hm… kamu sih kenapa terlalu jujur dan lagian Feng Lias hanya pernah memberi hadiah pada gurunya, bukan wanita yang benar-benar ia sukai," ucap Shi Ling.
"A-aku minta maaf, aku bukan maksud begitu," ucap Song Chen merasa bersalah.
"Kamu harus menjaga ucapan mu jika di depan wanita, karena wanita itu sangat sensitif jika seseorang yang ia sukai punya wanita lain meskipun ibunya sendiri jika tidak di jelaskan dengan baik," ucap Shi Ling.
"Iya… iya aku minta maaf," ucap Song Chen menundukkan kepalanya.
"Jangan minta maaf denganku, minta maaflah padanya setelah ia pulang nanti," jawab Shi Ling.
Bersambung
__ADS_1
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih