System Super Kultivasi 2

System Super Kultivasi 2
BAB 61


__ADS_3

"Astaga! tendangan mu kuat sekali," ucap Jin Chan.


Mereka pun masuk ke dalam, ruangan itu kosong dan tidak ada tempat tidur juga. "Aku akan tidur di sini, Xier Shu tidur di kamarku," ucap Feng Lias.


"Kau sampai berbuat seperti itu," ujar Jin Chan.


"Tentu saja, karena aku sudah berjanji untuk menjaganya," ucap Feng Lias tersenyum.


"Kamu pergi lihat ke luar sana, mana tau mereka jahil menganggu Xier Shu, tapi meskipun dia kehilangan sebagian kekuatannya, tapi ia bisa memanggil awan sebagai kendaraannya, dia bahkan lebih kuat dariku," ucap Feng Lias mengingatkan.


"Ow… sangat mengerikan, bisa memanggil awan bukannya itu hanya di miliki oleh suatu kerjaan, tapi aku tidak tahu kerajaan apa itu, kerajaan misterius? Kerajaan apa ya?" tanya Jin Chan berpikir.


Feng Lias menekuk alisnya. "Apa kau tahu sesuatu?" tanya Feng Lias mendekati Jin Chan.


"Hm… tidak juga, aku hanya pernah dengar saja, ada yang mengatakan jika itu dongeng pengantar tidur saja, aku tidak tahu jika beneran ada seseorang yang bisa memanggil awan, apa dia dari kerajaan itu?" tanya Jin Chan.


"Ha-ha-ha, aku tadi hanya bercanda saja jika dia bisa memanggil awan, tapi tetap tolong jaga dia ya, ya sudah aku mau bersih-bersih dulu," ucap Feng Lias.


"Oh baiklah," jawab Jin Chan meninggalkan Feng Lias.

__ADS_1


Feng Lias mencari kain yang sudah tak terpakai, ia membersihkan debu yang menempel di gedung kosong itu.


"Tidak apa-apa aku tidur di lantai untuk sementara, aku akan membeli ranjang dan kasur jika aku punya waktu ke pasar," ucap Feng Lias. Ia juga memperbaiki pintu kamar itu meskipun sudah tak seutuhnya seperti tadi.


Setelah merasa bersih, Feng Lias Kembali ke biliknya.


"Kamu sudah selesai makan?" tanya Feng Lias melihat makanan sudah habis.


"Iya, terima kasih," ucap Xier Shu.


"Kamu tidur di sini, aku tidur di kamar belakang," ucap Feng Lias.


"Tidak! Jangan! Kamu tidur di dalam cincin penyimpanan ku pasti tidak nyaman, aku hanya ingin membiarkanmu tidur dengan nyaman," ucap Feng Lias.


"Benar, dia laki-laki bisa tidur di mana pun, kamu seorang gadis lemah harus tidur di tempat hangat," ucap Song Chen.


"Terima kasih jika begitu," ucap Xier Shu tersenyum.


"Jangan begitu, aku sudah berjanji akan menjaga mu, jadi biarkan aku melakukan sesuatu untukmu," ucap Feng Lias.

__ADS_1


"Ini sudah hampir malam, tadi ada pengumuman jika kita malam ini akan berkumpul di aula," ucap Shi Ling.


"Baiklah, kamu istirahatlah agar kau tidak lemas lagi, jika ada sesuatu cepat beri tahu aku," ucap Feng Lias.


"Iya," angguk Xier Shu.


Feng Lias berdiri. "Kunci pintu kamarnya, jangan keluar dan jangan bukan pintu untuk siapa pun," pesan Feng Lias.


"Baiklah," angguk Xier Shu.


Mereka berempat pun keluar dari kamar tersebut, tiba-tiba Feng Lias berhenti. "Kalian pergilah dulu, ada sepatu yang ingin aku lakukan," ucap Feng Lias.


"Hm… jangan bilang jika kau tidak rela meninggalkan Momo mu sebelum melakukan sesuatu?" tebak Song Chen tersenyum sambil menaik turunkan alisnya.


"Ayolah, aku bukan pria seperti itu," jawab Feng Lias mengalihkan


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2